Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

ANALISIS KAPABILITAS TEKNOLOGI INFORMASI DAN PEMASARAN DIGITAL TERHADAP KEUNGGULAN BERSAING Ibrahim, Muhammad Taufik; Danial, R Deni Muhammad; Komariah, Kokom
PERFORMANCE: Jurnal Bisnis & Akuntansi Vol 14 No 2 (2024): Performance: Jurnal Bisnis & Akuntansi
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Wiraraja Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24929/feb.v14i2.2673

Abstract

This study aims to determine the description of Information Technology Capability and Digital Marketing on the Competitive Advantages of UMKM Bakery and Pastry in Sukabumi City, to know Information Technology Capabilities to Competitive Advantages, to Know Digital Marketing to Competitive Advantages. The results in this study using the coefficient of determination test seen from the value (R Squire) that the effect of Information Technology Capability and Digital Marketing on Competitive Advantage is 0.653, while Information Technology Capability on Competitive Advantage is 0.718 The amount of Digital Marketing on Competitive Advantage is 0.743 the effect of Information Technology Capability and Digital Marketing on Competitive Advantage 65.3% and the remaining 34.7% is influenced by other variables not examined. From the results obtained from the hypothesis test (F test) it can be seen that Information Technology Capability affects Competitive Advantage and Digital Marketing influences Competitive Advantage. The results of the partial hypothesis test (T test) show that Information Technology Capability has a significant positive effect on Competitive Advantage and Digital Marketing has a significant positive effect on Competitive Advantage.
Peran Battlefield Acupuncture Sebagai Modalitas Analgesia Cepat Pada Nyeri Traumatik Di Medan Tempur Maghfiroh, Dina; Vani, Emya Grace; Ibrahim, Muhammad Taufik; Pradika, Joseph Bagasjati; Rasuli, Muhammad Luthfi Al; Sinabutar, Reinhard Sadrakh; Deta, Yesania Putri Umbu
Journal of Innovative and Creativity Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v6i1.6938

Abstract

Battlefield Acupuncture (BFA) merupakan teknik auricular acupuncture yang dikembangkan oleh Angkatan Udara Amerika Serikat sebagai metode analgesia cepat menggunakan lima titik khusus pada aurikula dengan acupuncture needles tipe semi-permanen. Modalitas ini dirancang untuk memberikan kontrol nyeri segera pada kondisi nyeri akut, termasuk nyeri traumatik yang sering terjadi pada lingkungan militer dan medan tempur. Dalam situasi operasional dengan sumber daya terbatas, BFA menjadi pilihan non-farmakologis yang praktis karena bersifat portabel, aman, dan dapat diaplikasikan dengan cepat oleh tenaga medis terlatih. Review ini dilakukan untuk menilai efektivitas BFA dalam penanganan nyeri traumatik, termasuk kecepatan onset analgesia, durasi efek, keamanan, serta potensi pengurangan kebutuhan analgesik farmakologis. Pencarian literatur dilakukan melalui beberapa basis data seperti PubMed, MEDLINE, Cochrane Library, Scopus, dan Google Scholar. Sebagian besar studi melaporkan bahwa BFA mampu memberikan penurunan nyeri dalam hitungan menit setelah aplikasi, dengan durasi efek analgesia yang dapat bertahan dari beberapa jam hingga beberapa hari. Efek samping minimal, dan teknik ini terbukti bermanfaat dalam kondisi perang, bencana, maupun situasi pra-rumah sakit. BFA dapat disimpulkan sebagai modalitas analgesia yang efektif, aman, murah, dan mudah dibawa, sehingga berpotensi menjadi komponen penting dalam manajemen nyeri traumatik di medan tempur dan kondisi emergensi dengan akses terbatas terhadap obat-obatan.