Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Interpretasi Tokoh Agama Tentang Pentingnya Pemahaman Manajemen Emosional di Masa Krusial 1 Sampai 5 Tahun Awal Pernikahan dalam Urgensi Preventif Perceraian di Kec. Patumbak Mutiara, Dwi Utamika; Huda Prasetiya, Nurul; Affandy, Arif
UNES Law Review Vol. 6 No. 1 (2023): UNES LAW REVIEW (September 2023)
Publisher : LPPM Universitas Ekasakti Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31933/unesrev.v6i1.1163

Abstract

Marriage is one of the developmental tasks of the younger generation. Newlyweds' expectations are often not met in the early stages of marriage, which can even lead to a difficult adjustment period for both parties. Therefore, managing emotions during this period is very important for the quality of the marriage in the future. Lack of emotional maturity at the start of marriage can cause conflict and even lead to divorce. Good emotional management in the early stages of marriage is very necessary to prevent divorce. The focus of this research is to determine the importance of emotional management in the early stages of marriage, divorce factors, and forms of emotional management, using a qualitative approach and a case study approach. Data collection techniques were carried out through an interview process. The findings show that understanding emotion management in the first 1 to 5 years of marriage is important for preventing divorce.
PELANGGARAN KODE ETIK ADVOKAT DALAM PEMBUATAN SURAT KUASA Nurhaliza, Nurhaliza; Mutiara, Dwi Utamika; Lubis, Fauziah
Jurnal Ilmiah Muqoddimah: Jurnal Ilmu Sosial, Politik dan Hummaniora Vol 7, No 1 (2023): Pebruari, 2023
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jim.v7i1.2023.162-166

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana bentuk pertanggung jawaban seorang advokat terhadap pelanggaran kode etik dalam pembuatan surat kuasa. Kasus ini sering terjadi pada masyarakat yang kurang mampu,terutama pada kasus yang kurang mendapatkan perhatian serius sehingga terkantung-kantung atau tidak segera mendapat penyelesaian. Karena terkadang Sebagian kecil seorang advokat mementingkan klien besar atau orang yang mempunyai uang banyak dan terjadi adanya pelanggaran – pelanggaran pembuatan surat kuasa yang dimana klien atau seorang tersangka diombang ambing sehingga terjadinya pelanggaran tentang pembuatan surat kuasa yang mengakibatkan kerugian yang dialami klien dan pada jaman sekarang etika sedang menurut yang menyebabkan seseorang menghalalkan segala cara untuk memperoleh sesuatu yang di inginkan yang mengakibatkan pelanggaran pelanggaran kode etik. Metode penelitian yang digunakan adalah yuridis normatif, yaitu metode pendekatan dengan mengkaji hukum yang dikonsepkan sebagai norma atau kaidah yang berlaku dalam masyarakat, dan menjadi acuan perilaku setiap orang. alat pengumpul data melalui studi kepustakaan. atau yang digunakan sekunder, yaitu data yang diperoleh melalui studi dokumentasi dengan cara membaca buku-buku ilmiah, majalah, internet, surat kabar dan bacaan-bacaan lain yang berhubungan dengan penelitian. Hasil penelitian yaitu pelanggaran yang diberikan kepada Advokat tidak hanya mengacu pada UU no 18 tahun 2003 akan tetapi diatur pada Kode Etik Advokat yang dimana pada pasal 16 (1) Kode Etik Advokat yang diberikan oleh Organisasi kepada Advokat hampir sama dengan pasal 7 ayat (1) UU no 18 tahun 2003 yang dimana pada pasal 16 ayat (1) Kode Etik Advokat menyebutkan bahwa “(1) Hukuman yang diberikan dalam keputusan dapat berupa: Peringatan biasa; Peringatan keras; Pemberhentian sementara untuk waktu tertentu; dan Pemecatan dari keanggotaan Organisasi profesi.
Interpretasi Tokoh Agama Tentang Pentingnya Pemahaman Manajemen Emosional di Masa Krusial 1 Sampai 5 Tahun Awal Pernikahan dalam Urgensi Preventif Perceraian di Kec. Patumbak Mutiara, Dwi Utamika; Huda Prasetiya, Nurul; Affandy, Arif
UNES Law Review Vol. 6 No. 1 (2023)
Publisher : Universitas Ekasakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31933/unesrev.v6i1.1163

Abstract

Marriage is one of the developmental tasks of the younger generation. Newlyweds' expectations are often not met in the early stages of marriage, which can even lead to a difficult adjustment period for both parties. Therefore, managing emotions during this period is very important for the quality of the marriage in the future. Lack of emotional maturity at the start of marriage can cause conflict and even lead to divorce. Good emotional management in the early stages of marriage is very necessary to prevent divorce. The focus of this research is to determine the importance of emotional management in the early stages of marriage, divorce factors, and forms of emotional management, using a qualitative approach and a case study approach. Data collection techniques were carried out through an interview process. The findings show that understanding emotion management in the first 1 to 5 years of marriage is important for preventing divorce.