Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Radioisotope 32P for Keloid Therapy: A Review Rahman, Wira Y; Budiawan, Budiawan; Suseno, Heny
Indonesian Journal of Chemical Research Vol 12 No 2 (2024): Edition for September 2024
Publisher : Jurusan Kimia, Fakultas Sains dan Teknologi, Universitas Pattimura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30598/ijcr.2024.12-wir

Abstract

Keloids are skin disorders resulting from an abnormal wound healing response, often leading to excessive scar tissue growth. Keloids can be itchy, painful, and aesthetically disturbing. Keloid therapy varies, but until now, there is no standard method that is effective due to different patient responses. Racial, environmental, and genetic variables influence keloids. Various therapeutic techniques, such as surgery, cryotherapy, corticosteroid injections, laser light, and radiotherapy, have been used to treat keloids, but each has advantages and disadvantages. However, these treatments have limitations, such as high recurrence rates and patient discomfort. The application of radioisotope therapy, specifically using 32P, has emerged as a promising alternative. Radioisotope 32P emits β-particles, effectively inhibiting keloid cell growth by causing DNA damage and reducing collagen production. Studies show that 32P therapy significantly reduces keloid size and recurrence rates while causing minimal patient discomfort. Although there are potential risks, such as damage to surrounding healthy tissue, 32P therapy provides a practical and non-invasive option for keloid management. However, more research is required to fully understand this method’s effectiveness, safety, and long-term impact on keloid therapy, optimize treatment protocols, and minimize side effects.
Commissioning Test of a New Production Facility for Radioisotope Phosphorus-32 (32P) : Scale-up and Resin Analysis using Dry Distillation Separation Method: Pengujian Fasilitas Baru Untuk Produksi Radioisotop Fosfor-32 (32P) : Peningkatan Skala Produksi dan Analisis Resin Menggunakan Metode Pemisahan Distilasi Kering Pratama, Chaidir; Nurmanjaya, Ahid; Rahman, Wira Y; Pujiyanto, Anung; Abidin, Abidin; Triyatna, Fani; Sarmini, Endang; Imron, Anas Fahmi; Yudhantama, Andru Irvanda
INDONESIAN JOURNAL OF CHEMICAL RESEARCH Volume 8, ISSUE 1, 2023
Publisher : Chemistry Department, Universitas Islam Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20885/ijcr.vol8.iss1.art4

Abstract

Fasilitas produksi baru untuk radioisotop fosfor-32 (32P) harus memenuhi peraturan dan persyaratan yang berlaku. Komisioning pemenuhan peraturan dan persyaratan melibatkan tiga tahap yaitu  pengujian sistem aliran udara, pengujian sistem distilasi kering, dan pengujian keamanan fasilitas. Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui kesiapan fasilitas produksi radioisotop 32P dengan parameter yang optimal, dan juga menganalisis tipe resin yang tepat dalam pemisahan / pemurnian produk 32P. Metode penelitian dilakukan dengan cara mengukur semua parameter kritis pada fasilitas proses produksi termasuk bagian keselamatan fasilitas, dan melakukan  percobaan pengujian sistem distilasi kering serta pemisahanya menggunakan resin penukar ion. Berdasarkan hasil pengujian fasilitas produksi 32P menunjukan bahwa, parameter kristis dalam fasilitas tersebut memenuhi persayaratan minimum yaitu tekanan pada fasilitas glove box  minimal -20 pascal dan laju aliran udara 0,50 m/s. Hasil pengukuran menunjukan bahwa fasilitas produksi 32P mencapai tekanan -50 Pascal dan laju aliran sirkulasi udara mencapai 1,80 s/d 2,40 m/s dengan sistem HVAC. Pengujian paparan radiasi  sesuai ketentuan dan regulasi yang berlaku tidak boleh lebih dari 80 µSv/hari. Berdasarkan peengujian laju paparan radiasi mencapai 35 µSv/hari. Proses produksi 32P menggunakan sulfur alam dengan melakukan irradiasi Reaktor Nuklir G.A. Siwabessy dengan daya maksimum 15 MW. Hasil iradiasi sulfur kemudian diproses dengan cara distilasi kering untuk memishakan sulfur dan fosfor. Pemisahan radioisotope 32P dilakukan dengan dua jenis resin tipe AG50-WX8 dari Bio-Rad dan Dowex Chemical. Total radioaktivitas yang diperoleh dengan menggunakan fasilitas proses baru adalah 706,21 mCi. Kemurnian radiokimia 32P sebelum menggunakan resin adalah 93,76% dan setelah penggunaan resin Dowex Chemical mencapai 95,95%, resin Bio-Rad mencapai 99,99%.