Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

IMPLEMENTASI AKUNTANSI SYARIAH: STUDI KASUS PADA RUMAH SAKIT Ahmad Djalaluddin; Moch. Bukhori Muslim; Aji Dedi Mularwaman; Asfi Manzilati; Ari Kamayanti; Fadjar Setiyo Anggraeni; Tumirin Tumirin; Lutfillah, Novrida; Darti Djuharni; Sonhaji Sonhaji; Virginia Nur Rahmanti
Imanensi: Jurnal Ekonomi, Manajemen, dan Akuntansi Islam Vol 9 No 1 (2024): Imanensi: Jurnal Ekonomi, Manajemen, dan Akuntansi Islam
Publisher : Forum Dosen Ekonomi dan Bisnis Islam (FORDEBI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This article aims to reveal the dynamics of concept formulation and implementation of sharia accounting for waqf-based hospitals. The Islamic accounting that is formulated and implemented is derived from the concept of Semesta Sejahtera that was initiated by the Islamic Economics and Business Lecturer Forum in 2017. The method used is a case study with a longitudinal-narrative approach, with a span of years between 2018 and 2023, at Sultan Agung Islamic Hospital, Semarang. The findings show that although the biggest challenge faced is the awareness of stakeholders, the concept of "idealistic" Islamic accounting that prioritizes the disclosure of contracts is very applicable. Abstrak Artikel ini bertujuan mengungkapkan dinamika perumusan konsep hingga penerapan akuntansi syariah untuk rumah sakit berbasis wakaf. Akuntansi syariah yang dirumuskan dan diterapkan, diturunkan dari konsep Semesta Sejahtera yang telah digagas Forum Dosen Ekonomi dan Bisnis Islam tahun 2017. Metode yang digunakan adalah studi kasus dengan pendekatan longitudinal-naratif, dengan rentang tahun antara 2018 hingga 2023, pada Rumah Sakit Islam Sultan Agung, Semarang. Temuan menunjukkan bahwa walau tantangan terbesar yang dihadapi adalah penyadaran para pemangku kepentingan, namun konsep akuntansi syariah "idealis" yang mengedepankan pengungkapan akad sangat bisa diterapkan.
ARTIFICIAL INTELLIGENCE, EFISIENSI OPERASIONAL, DAN KEUNGGULAN KOMPETITIF DALAM BISNIS DIGITAL: TINJAUAN LITERATUR SISTEMATIS Rahmi Nur Islami; Hamka Hamka; Fadjar Setiyo Anggraeni
Manajerial dan Bisnis Tanjungpinang Vol. 9 No. 1 (2026): Jurnal Manajerial dan Bisnis Tanjung Pinang vol 9 no 1 2026
Publisher : STIE PEMBANGUNAN TANJUNGPINANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Transformasi digital mendorong organisasi mengadopsi Artificial Intelligence (AI) tidak hanya untuk meningkatkan efisiensi operasional, tetapi juga untuk membangun keunggulan kompetitif dalam bisnis digital. Namun, literatur yang ada masih cenderung membahas manfaat AI secara parsial sehingga belum banyak sintesis yang menjelaskan hubungan bertahap antara AI, efisiensi operasional, kapabilitas organisasi, dan keunggulan kompetitif. Penelitian ini bertujuan mensintesis kontribusi AI terhadap efisiensi operasional, menjelaskan perannya dalam pembentukan keunggulan kompetitif, serta mengidentifikasi tantangan implementasinya dalam konteks bisnis digital. Penelitian menggunakan pendekatan Systematic Literature Review (SLR) dengan acuan PRISMA 2020 terhadap artikel yang ditelusuri melalui Scopus, ScienceDirect, Emerald Insight, SpringerLink, dan Google Scholar pada periode 2018–2025. Hasil kajian menunjukkan bahwa AI secara konsisten meningkatkan efisiensi operasional melalui otomatisasi proses bisnis, dukungan pengambilan keputusan berbasis data, dan optimasi rantai pasok. Namun, efisiensi tersebut tidak otomatis menghasilkan keunggulan kompetitif. Nilai strategis AI muncul ketika teknologi ini terintegrasi dengan kapabilitas organisasi, seperti tata kelola data, kemampuan analitik, pengetahuan domain, dan kelincahan organisasi. Kajian ini juga menunjukkan bahwa keberhasilan implementasi AI dipengaruhi oleh kualitas data, kesiapan sumber daya manusia, keamanan dan etika, serta komitmen investasi jangka panjang. Dengan demikian, AI lebih tepat dipahami sebagai mekanisme strategis yang memperkuat kapabilitas organisasi dan menopang keunggulan kompetitif yang berkelanjutan.