Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Cellular mechanisms of microplastic and nanoparticle exposure and its relationship with metabolic diseases: Literature review Syarifah, Ismi Farah; Hasby, Rizal Maulana; Taupiqurrohman, Opik; Mahroji, Mokhamad
Biological Environment and Pollution Vol. 5 No. 1 (2025)
Publisher : Association for Scientific Computing, Electronics, and Engineering (ASCEE)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31763/bioenvipo.v5i1.880

Abstract

Microplastics (MP) and nanoparticles (PS-NPs) are emerging environmental contaminants of significant concern due to their adverse effects on human health. This study systematically reviews the impact of these pollutants on cellular mechanisms, with a specific focus on their association with metabolic diseases. Data were collected from various scientific publications relevant to the research topic. Research findings indicate that exposure to microplastics (MP) can result in a reduction in triglyceride and total cholesterol levels, while also disrupting insulin signaling pathways, thereby contributing to insulin resistance. Additional studies have demonstrated that exposure to nanoparticles (PS-NPs) in pregnant mice may increase the risk of metabolic disorders in their offspring. Moreover, PS-NP exposure has been shown to exacerbate type 2 diabetes by inhibiting the AKT/GSK3β pathway. Collectively, exposure to microplastics and nanoparticles has the potential to aggravate metabolic disorders and increase the risk of metabolic diseases, including diabetes, obesity, and cardiovascular conditions. These findings offer valuable insights into the potential health risks associated with environmental exposure to microplastics and nanoparticles and underscore the critical importance of addressing microplastic pollution to human health.
Program Kesehatan Masyarakat dan Lingkungan melalui Aktivitas Senam dan Gotong Royong di Desa Ramea Kabupaten Pandeglang Syarifah, Ismi Farah; Tri Yulvia, Novrita; Ina Zahrah, Nisri; Qonita, Qonita; Selvianita, Defi
IMPACT: Journal of Community Service Vol. 1 No. 1 (2025): Februari
Publisher : GEN ID

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.60005/impact.v1i1.79

Abstract

Kesehatan masyarakat merupakan aspek penting dalam pembangunan desa. Program yang melibatkan aktivitas fisik dan sosial, seperti senam dan gotong royong, dapat meningkatkan kualitas kesehatan serta memperkuat hubungan sosial masyarakat. Pengabdian ini bertujuan untuk mengimplementasikan program kesehatan berbasis senam dan gotong royong di Desa Ramea guna meningkatkan kesadaran hidup sehat, kebersihan lingkungan, serta interaksi sosial. Program ini dilaksanakan melalui senam mingguan yang dipandu oleh instruktur dan kegiatan gotong royong yang melibatkan seluruh elemen masyarakat. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa partisipasi masyarakat dalam menjaga kebersihan lingkungan meningkat dari 40% menjadi 85%, sedangkan keikutsertaan dalam senam naik dari 30% menjadi 75%. Selain itu, 90% responden merasa lebih bugar dan 80% melaporkan peningkatan interaksi sosial. Keberhasilan program ini menunjukkan bahwa pendekatan berbasis komunitas dapat meningkatkan kesadaran kesehatan, memperkuat solidaritas sosial, serta menciptakan lingkungan yang lebih bersih dan sehat. Keberlanjutan program ini diharapkan dapat diperkuat melalui peningkatan fasilitas dan partisipasi aktif masyarakat.
Edukasi Radiasi Non-Pengion Untuk Peningkatan Literasi Kesehatan Kerja di Perusahaan Syarifah, Ismi Farah; Raharjo, Agung; Ariyanto, Januar
BERNAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 7 No. 2 (2026)
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/jb.v7i2.17248

Abstract

Paparan radiasi elektromagnetik non-pengion dari perangkat digital telah menjadi bagian tak terpisahkan dari lingkungan kerja perkantoran, namun sering diabaikan dalam program kesehatan kerja karena dianggap tidak berbahaya. Radiasi sendiri dapat menyebabkan paparan kronis yang dapat memicu stres oksidatif, gangguan tidur, dan penurunan fungsi kognitif. Pengabdian ini bertujuan meningkatkan pemahaman karyawan Perusahaan Jasa Konsultasi Teknik tentang risiko paparan radiasi non-pengion dan strategi mitigasinya melalui pendekatan terintegrasi yang mencakup literasi radiasi, nutrisi antioksidan, dan pengaturan lingkungan kerja dengan pengembangan konten menggunakan pendekatan Health Belief Model. Pelaksanaan dilakukan secara daring melalui Microsoft Teams pada 2 Desember 2025, mengikuti empat tahapan: (1) analisis situasi dengan HSSE Manager perusahaan, (2) pengembangan konten berbasis tinjauan literatur ilmiah, (3) pelatihan interaktif selama 120 menit untuk 18 peserta, dan (4) evaluasi menggunakan pretest dan posttest berbasis Google Form. Hasil menunjukkan peningkatan signifikan skor pengetahuan rata-rata dari 4,78 menjadi 8,44 (peningkatan 76,6%), mengindikasikan penguasaan substansi oleh mayoritas peserta. Temuan ini membuktikan bahwa intervensi edukasi berbasis Health Belief Model yang disampaikan secara daring mampu membangun kesadaran dan kesiapan perilaku sehat di tempat kerja. Kegiatan ini tidak hanya menjawab kebutuhan aktual mitra, tetapi juga membuka peluang replikasi sebagai program kesehatan kerja berkelanjutan