Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

THE INFLUENCE OF PERCEPTIONS OF PRICE, LIFESTYLE, BRAND IMAGE, ON DECISIONS TO PURCHASE USED CLOTHING AT THE MEDAN JASMINE TAX: PENGARUH PERSEPSI HARGA, GAYA HIDUP, CITRA MEREK, TERHADAP KEPUTUSAN PEMBELIAN PAKAIAN BEKAS DI PAJAK MELATI MEDAN Lubis, Elistina; Naibaho, Ropella
UPMI Proceeding Series Vol. 1 No. 01 (2023): Ed.01
Publisher : LPPM UPMI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55751/ups.v1i01.210

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi karena keputusan pembelian masyarakat akan pakaian bekas sudah menjadi kebiasaan dan trending dimasa sekarang ini, jual beli pakaian bekas yang menjamur dan sangat banyak ditemui di berbagai tempat salah satunya Pajak Melati Medan.Tujuan penelitian dalam skripsi ini adalah a.Untuk mengetahui Bagaimana pengaruh persepsi harga,gaya hidup, citra merek terhadap keputusan pembelian pakaian bekas di Pajak Melati Medan,b. Untuk mengetahui Bagaimana pengaruh persepsi harga, gaya hidup, citra merek secara bersama-sama terhadap keputusan pembelian pakaian bekas di Pajak Melati Medan.Adapun metodologi dalam penelitian ini adalah pendekatan kuantitatif, dengan menggunakan data primer. Data primer adalah data yang diperoleh dari responden. Data primer dalam penelitian ini diperoleh dari responden melalui kuesioner,. Sedangkan metode analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode analisis regresi linier berganda. Hasil penelitian Persepsi Harga berpenagruh terhadap keputusan pembelian di mana, Gaya Hidup tidak berpengaruh terhadap keputusan pembelian, , Citra Merek tidak berpengaruh terhadap keputusan pembelian sedangkan secara simultan Persepsi Harga, Gaya Hidup, Citra Merek secara signifikan terhadap pengaruh keputusan pakaian bekas
PENGARUH KOMUNIKASI DAN GAYA KEPEMIMPINAN TERHADAP KINERJA KARYAWAN MELALUI KEPUASAN KERJA SEBAGAI VARIABEL MEDIASI DI PT INDOMARCO PRISMATAMA CABANGMEDAN Naibaho, Ropella; Lubis, Elistina R.
Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran Vol. 7 No. 1 (2024): Volume 7 No 1 Tahun 2024
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jrpp.v7i1.25933

Abstract

Sumber daya manusia yang memiliki kapasitas dan potensial dibutuhkan untuk menjalankan kegiatan dalam suatu perusahaan atau organisasi. Manajemen sumber daya manusia merupakan suatu sistem yang bertujuan untuk mempengaruhi, sikap, perilaku, dan kinerja karyawan agar mampu memberikan kontribusi yang optimal dalam rangka mencapai sasaran-sasaran perusahaan. PT Indomarco Prismatama adalah salah satu perusahaan ritel terkemuka di Indonesia, yang memiliki cabang di berbagai daerah termasuk kota Medan. Fenomena yang terjadi adalah masih rendahnya pengaruh komunikasi dan gaya kepemimpinan terhadap kinerja karyawan melalui kepuasan kerja. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian kuantitatif. Metode penelitian kuantitatif diartikan sebagai bagian dari serangkaian investigasi sistematika terhadap fenomena dengan mengumpulkan data untuk kemudian diukur dengan teknik statistik matematika atau komputasi.Untuk mengukur teknik statistic digunakan pengolahan menggunakan SPSS versi 29. Hasil penelitian yaitu hasil uji t pada variabel komunikasi terhadap kepuasan kerja diperoleh nilai thitung (5,746) > ttabel (2,052) dengan signifikansinya 0,001 < 0.05 yang berarti komunikasi berpengaruh signifikan terhadap kepuasan kerja. Hasil uji t pada variabel gaya kepemimpinan terhadap kepuasan kerja diperoleh nilai thitung (7,806) > ttabel (2,052) dengan signifikansinya 0,001 < 0,05 yang berarti gaya kepemimpinan berpengaruh signifikan terhadap kepuasan kerja. Hasil uji t pada variabel komunikasi terhadap kinerja karyawan diperoleh nilai thitung(5,989) > ttabel (2,052) dengan signifikansinya 0,001 < 0,05 yang berarti komunikasi berpengaruh signifikan terhadap kinerja karyawan. Hasil uji t pada variabel gaya kepemimpinan terhadap kinerja karyawan diperoleh nilai thitung(13,726) > ttabel (2,052) dengan signifikansinya 0,001 < 0,05 yang berarti gaya kepemimpinan berpengaruh signifikan terhadap kinerja karyawan. Hasil uji t pada variabel kepuasan kerja terhadap kinerja karyawan diperoleh nilai thitung(6,163) > ttabel (2,052) dengan signifikansinya 0,001 < 0,05 yang berarti kepuasan kerja berpengaruh signifikan terhadap kinerja karyawan. Hasil uji f pada variabel komunikasi dan gaya kepemimpinan terhadap kinerja karyawan senilai Fhitung (90,849)>Ftabel(3,34) dengan signifikansi 0,000 < 0,05 yang berarti H6 diterima. Hasil analisis jalur nilai pengaruh langsung < nilai pengaruh tidak langsung, yaitu 0,001936 < 0,822 yang berarti adanya pengaruh signifikan antara variabel komunikasi dan gaya kepemimpinan terhadap variabel kinerja karyawan yang dimediasi oleh kepuasan kerja, dengan kesimpulan H7 di terima.