Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

Peran Mindfulness Terhadap Kesehatan Mental: A Systematic Literature Review (SLR) Kurniawan, Pedi; Surya, Julia
Journal of Education Religion Humanities and Multidiciplinary Vol 2, No 1 (2024): Juni 2024
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/jerumi.v2i1.2038

Abstract

Penelitian ini dilakukan untuk mengeksplorasi dampak mindfulness terhadap kesehatan mental. Pendekatan yang digunakan melibatkan analisis literatur dari 10 penelitian, baik nasional maupun internasional, yang dikaji secara sistematis. Pustaka yang diulas berasal dari berbagai sumber seperti Science Direct, Scispace, dan Google Scholar dalam rentang waktu enam tahun terakhir. Temuan dari tinjauan 10 artikel penelitian ini menunjukkan bahwa penerapan mindfulness memiliki pengaruh yang signifikan terhadap kesehatan mental, termasuk dalam menjaga stabilitas mental dan mengurangi tingkat kecemasan serta stres. Kesimpulan dari kajian literatur ini menguatkan peran mindfulness dalam merawat dan meningkatkan kesehatan mental bagi individu yang memperaktikan teknik mindfulness.
Teori dan Praktik Vipassanā Bhāvanā Kurniawan, Pedi; Utomo, Budi; Ardiansyah, Alberd Alberto; Sriyana; Prasetiyo, Edi
Jounal Nyanadassana Vol 3 No 1 (2024)
Publisher : STAB Kertarajasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59291/jnd.v3i1.50

Abstract

Meditasi Vipassāna Bhāvāna merupakan praktik meditasi yang sangat penting dalam ajaran Buddha, namun seringkali disalahpahami. Artikel ini bertujuan untuk mengklarifikasi konsep dan praktik meditasi Vipassāna Bhāvāna. Metode penelitian yang digunakan adalah studi kepustakaan untuk mengumpulkan data dari berbagai sumber perpustakaan. Pembahasan meliputi pengertian meditasi Vipassāna Bhāvāna, empat macam satipatthana, penghambat dalam praktik meditasi, dan langkah-langkah meditasi yang benar. Meditasi Vipassāna Bhāvāna bertujuan untuk memurnikan pikiran dari gangguan dan mencapai pemahaman penuh tentang ketidakkekalan, penderitaan, dan tanpa diri, yang merupakan landasan menuju pencerahan. Empat sattipathana meliputi perenungan terhadap tubuh, perasaan, pikiran, dan dhamma. Pentingnya pemahaman terhadap penghalang dalam meditasi juga dibahas, termasuk sepuluh macam Vipassanupakilesa dan empat Vipallasa-Dhamma. Artikel ini juga menyoroti langkah- langkah penting dalam praktik meditasi Vipassāna Bhāvāna, termasuk pemilihan tempat yang nyaman, perhatian pada napas, dan bimbingan guru meditasi. Dengan demikian, artikel ini bertujuan untuk memberikan pemahaman yang lebih baik tentang meditasi Vipassāna Bhāvāna dan menghindari kesalahpahaman yang sering terjadi.
Pemberdayaan Ekonomi dan Ekologi Masyarakat Berdasarkan Nilai-Nilai Agama Buddha Kurniawan, Pedi; Sakawana, Sakawana; Sriyana, Sriyana; Nyanakaruno, Kabri
JAMPARING: Jurnal Akuntansi Manajemen Pariwisata dan Pembelajaran Konseling Vol 3, No 1 (2025): Februari 2025
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/jamparing.v3i1.5044

Abstract

Pemberdayaan ekonomi dan ekologi menjadi isu yang semakin mendesak di tengah tantangan global seperti perubahan iklim, penurunan sumber daya alam, dan ketidakadilan sosial. Banyak masyarakat di seluruh dunia menghadapi kesulitan dalam mencapai kesejahteraan yang berkelanjutan, baik secara ekonomi maupun lingkungan. Pendekatan berbasis nilai-nilai agama Buddha menawarkan perspektif holistik dalam mengatasi permasalahan ini. Nilai-nilai Buddha memberikan pedoman bagi para perumah tangga untuk memperoleh penghasilan tanpa mengabaikan prinsip moral, serta cara mengelola harta dengan bijaksana untuk menghadapi masa-masa sulit. Melalui pemahaman yang lebih dalam tentang ajaran Buddha dan penerapannya dalam konteks ekonomi dan lingkungan, diharapkan masyarakat dapat menemukan cara yang lebih baik untuk mencapai kesejahteraan yang berkelanjutan dan harmonis. Ajaran Buddha menekankan prinsip-prinsip ahimsa (tanpa kekerasan) dan interdependensi, yang mendorong individu untuk tidak hanya memikirkan keuntungan pribadi tetapi juga dampak dari tindakan yang dilakukan terhadap orang lain dan lingkungan. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi pustaka untuk membangun pemahaman yang holistik dan kontekstual tentang fenomena yang diteliti.
Meta-Analisis Mindfulness dan Afirmasi Diri Terhadap Kesejahteraan Psikologis Kurniawan, Pedi; Nyanasuryanadi, Partono
JAMPARING: Jurnal Akuntansi Manajemen Pariwisata dan Pembelajaran Konseling Vol 3, No 1 (2025): Februari 2025
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/jamparing.v3i1.5456

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh mindfulness dan afirmasi diri terhadap kesejahteraan psikologis melalui pendekatan meta-analisis terhadap 40 studi yang memenuhi kriteria inklusi. Hasil meta-analisis menunjukkan bahwa mindfulness memiliki efek yang signifikan terhadap kesejahteraan psikologis, terutama dalam mengurangi stres, kecemasan, dan depresi, serta meningkatkan regulasi emosi dan kepuasan hidup. Afirmasi diri juga terbukti efektif dalam meningkatkan kesejahteraan psikologis, terutama dalam aspek harga diri dan strategi coping. Analisis moderator menunjukkan bahwa durasi intervensi, populasi penelitian, dan metode intervensi memengaruhi efektivitas intervensi. Studi ini memberikan implikasi penting bagi praktisi kesehatan mental, akademisi, dan masyarakat umum mengenai pentingnya mindfulness dan afirmasi diri dalam meningkatkan kesejahteraan psikologis.
Mindfulness and self-affirmation interventions for orphaned children: differential effects on psychological well-being Kurniawan, Pedi; Khiong, Tjhia Kie; Utomo, Budi
Jurnal EDUCATIO: Jurnal Pendidikan Indonesia Vol. 12 No. 1 (2026): Jurnal EDUCATIO: Jurnal Pendidikan Indonesia
Publisher : Indonesian Institute for Counseling, Education and Therapy (IICET)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29210/1202625998

Abstract

This study investigates the effects of mindfulness practice and self-affirmation on the psychological well-being of orphaned children at the Buddhayana Vidyalaya Foundation in Bandar Lampung, Indonesia. A quasi-experimental design was employed with 62 participants. Due to dormitory-based institutional arrangements, female children (n = 32) were assigned to the experimental group receiving mindfulness and self-affirmation interventions, while male children (n = 30) served as the control group. This non-equivalent grouping should be interpreted cautiously because gender differences may confound the treatment effects. The intervention was delivered in six online sessions via Zoom. Simple regression analysis showed that mindfulness (R² = 0.347, p < 0.001) and self-affirmation (R² = 0.405, p < 0.001) were individually associated with psychological well-being. However, in the multiple regression model, only self-affirmation remained a significant predictor (β = 0.587, p = 0.035), whereas mindfulness was not significant (p = 0.168). Although the model explained 44.5% of the variance, the practical impact was minimal (Cohen’s d = 0.049). The limited effect may be related to the short intervention duration, online delivery, and varying participant engagement.