Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Description of Toddler Mother's Knowledge of Stunting in Forestry Hamlet, Secanggang Village, Langkat District Nurhayati, Nurhayati; Andin, Munanda; Purba, Dwi Syahputri; Panggabean, Diani Sari
MAGNA MEDICA Berkala Ilmiah Kedokteran dan Kesehatan Vol 11, No 2 (2024): August
Publisher : Universitas Muhammadiyah Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26714/magnamed.11.2.2024.205-213

Abstract

Background:  Lack of nutritional intake is a significant factor causing stunting in children, affecting their growth and development. The role of maternal knowledge and parenting practices is crucial in preventing stunting.Objective: In This study aims to determine the relationship between maternal knowledge and stunting in toddlers in Forestry Hamlet, Secanggang Village, Langkat Regency.Methods: A descriptive quantitative research design was employed. Data were collected using questionnaires from a sample of 30 mothers of toddlers. The study analyzed the knowledge levels of these mothers regarding stunting.Results: The analysis revealed that 70% of mothers had good knowledge, 26.7% had sufficient knowledge, and 3.3% had poor knowledge about stunting. The findings suggest that higher education levels among mothers are associated with better knowledge about preventing stunting.Conclusion: There is a significant relationship between maternal knowledge and the incidence of stunting in toddlers. Enhancing health education and promoting better understanding of toddler nutrition among mothers can contribute to reducing stunting rates. Health services and authorities should focus on disseminating information through various media to improve maternal knowledge and practices related to child nutrition.
ANALISIS BIAYA LANGSUNG MEDIS TERAPI ANTIDIABETES ORAL PADA PASIEN DIABETES MELITUS TIPE 2 RAWAT JALAN Wahyudi, Wahyudi; Panggabean, Diani Sari; Purba, Dwi Syahputri; Pane, Jihan Mawaddah; Triana, Meutia Hafni Indah; Adinda, Putri
PREPOTIF : JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT Vol. 8 No. 2 (2024): AGUSTUS 2024
Publisher : Universitas Pahlawan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/prepotif.v8i2.27921

Abstract

Diabetes Melitus tipe 2 ialah varian DM yang sering ditemui, dengan angka kejadian mencapai lebih dari 90-95% dari keseluruhan kasus, penyakit ini berhubungan erat dengan kebiasaan makan dan pola hidup seseorang. DM tipe 2 merupakan kondisi  di mana tubuh tidak dapat menggunakan insulin secara efektif atau tidak menghasilkan cukup insulin alami tubuh terganggu karena penurunan sensitivitas pankreas. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis total dan rerata biaya langsung medis  terapi antidiabestes oral pada pasien DM tipe 2 rawat jalan di Rumah Sakit Umum Universitas Sumatera Utara (USU) yang berlokasi di Medan. Metode yang digunakan berupa penelitian kuantitatif yang menggunakan pendekatan deskriptif dengan pengumpulan data secara retrospektif. Penelitian ini mengambil sudut pandang Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS)  dengan pengambilan data pada bulan April 2023. Sebanyak 48 pasien DMT2 yang sesuai kriteria inklusi direkrut secara simple random sampling. Hasil Penelitian ini dapat diketahui, pasien dengan diabetes tipe 2 yang berusia 51-60 tahun mencapai sekitar 43,75% dari populasi, dengan pasien perempuan mencapai 62,5% dari total pasien. Pengeluaran tahunan rata-rata pasien setiap tahunnya meliputi Rp. 625.157,25 untuk obat resep, Rp. 1.837.500,00 untuk kunjungan dokter, Rp. 1.597.000,00 untuk layanan laboratorium, Rp. 1.830.000,00 untuk persediaan medis, dan Rp. 300.000,00 untuk biaya administrasi. Penelitian ini memperoleh hasil bahwa biaya medis langsung terbesar terdapat pada biaya dokter, dan biaya terendah adalah biaya administrasi.
Pengaruh Senam Hipertensi Terhadap Penurunan Tekanan Darah Masyarakat Di Desa Kutalimbaru Purba, Dwi Syahputri; Panggabean, Diani Sari; Tanjung, Nadya Ulfa; Pane, Jihan Mawaddah; Sa'adah, Naila; Amanda, Dea
JUKEJ : Jurnal Kesehatan Jompa Vol 4 No 4 (2025): JUKEJ: Jurnal Kesehatan Jompa
Publisher : Yayasan Jompa Research and Development

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57218/jkj.Vol4.Iss4.1874

Abstract

Hipertensi merupakan masalah kesehatan global dengan prevalensi nasional di Indonesia mencapai 33,4%. Di Puskesmas Kutalimbaru tercatat 685 kasus hipertensi pada periode Januari hingga Juli 2025. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh senam hipertensi terhadap tekanan darah masyarakat Desa Kutalimbaru. Desain penelitian menggunakan quasi-experimental dengan model pre-test dan post-test pada 20 responden yang dipilih melalui teknik accidental sampling. Pengukuran dilakukan 30 menit sebelum dan sesudah senam menggunakan tensi digital, dan data dianalisis dengan uji Wilcoxon Signed Rank Test. Hasil menunjukkan seluruh responden berjenis kelamin perempuan dengan usia dominan 46–55 tahun (65%). Senam hipertensi menurunkan tekanan darah sistolik dari 135 mmHg menjadi 121,7 mmHg dan diastolik dari 85,4 mmHg menjadi 75,1 mmHg (p = 0,001). Senam hipertensi terbukti efektif menurunkan tekanan darah, sehingga direkomendasikan sebagai kegiatan rutin masyarakat dalam upaya pengendalian hipertensi secara nonfarmakologis.
Hubungan Usia dan Masa Kerja Dengan Kelelahan Kerja Pada Pekerja Di HAR 1 dan HAR 2 PLTGU PLN Nusantara Power UP Belawan Wasiyem, Wasiyem; Panggabean, Diani Sari; Rahayu, Pivit; Simanjuntak, Annisa Salsabila; Purba, Dwi Syahputri; Triana, Meutia Hafni Indah; Panjaitan, Wiranti Utami
JUKEJ : Jurnal Kesehatan Jompa Vol 4 No 4 (2025): JUKEJ: Jurnal Kesehatan Jompa
Publisher : Yayasan Jompa Research and Development

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57218/jkj.Vol4.Iss4.2025

Abstract

Workers in the Maintenance (HAR) department of power plants are at high risk of fatigue at work due to exposure to high temperatures, noise, and heavy physical workloads. Work-related fatigue can lead to decreased work effectiveness and increase the likelihood of accidents in the workplace. This study aims to analyze the relationship between age and length of service with the level of work fatigue among workers in HAR 1 and HAR 2 at the PLN Nusantara Power UP Belawan power plant. This study used a quantitative descriptive method with purposive sampling of 30 workers in the maintenance division. Data collection used the Subjective Self Rating Test questionnaire from the IFRC. The relationship between age and length of service and fatigue levels was analyzed using the Chi-Square test. The results showed that most workers experienced moderate fatigue levels (70%), while the rest experienced low fatigue levels (30%). The most dominant physical fatigue symptoms were increased frequency of drinking (score 90), back pain (score 67), and whole body fatigue (score 65). Statistical analysis showed that there was no significant relationship between age (p = 0.898) and length of service (p = 0.338) and work fatigue levels. Work fatigue among maintenance workers was more influenced by work environment factors and physical workload than by individual factors such as age and length of service.