Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pengaruh Media terhadap BudayaTradisionil, Lokal, Kontemporer dan Budaya Popular Amal, Riski
At-Tabayyuun: Journal Islamic Studies Vol. 1 No. 2 (2019): AT-TABAYYUN - JOURNAL ISLAMIC STUDIES
Publisher : Pascasarjana IAIN Lhokseumawe

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47766/atjis.v1i2.1718

Abstract

Culture is derived from the word buddhayah (Sanskrit), meaning the mind or intellect. In Latin, the word culture comes from Colere, which berartti tilling the soil. So culture in general can be interpreted as "everything that is produced by the intellect (mind) of man with the aim to meet the needs of life and the environment". Culture theory that includes the theory of Selective Process and Cultivation theory role of the media see the mass media as a window on events and experriece. The media is seen as a window that allows the audience to see what is happening there. Or media is a means to learn to know the different events. How does the media influence of traditional culture and local culture of Indonesia and created a new culture of contemporary or contemporary and more violent or global pop culture that began infecting every culture in the world, in particular Indonesian Aceh alone. How can we be wise and positive in dealing with any new culture and preserve the old culture.
Implementasi Budaya dan Etika Digital Kalangan Konten Kreator dan Pemuda di Gampoeng Lancang Garam Kota Lhokseumawe Hasan, Kamaruddin; Sambo, Masriadi; Jafaruddin, Jafaruddin; Muchlis, Muchlis; Arifin, Awaludin; Zahari, Zahari; Amal, Riski
Jurnal Vokasi Vol 9, No 3 (2025): November
Publisher : Politeknik Negeri Lhokseumawe

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30811/vokasi.v9i3.8233

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk mengimplementasikan serta menumbuhkan pemahaman tentang budaya dan etika digital di kalangan konten kreator dan pemuda di Gampoeng Lancang Garam, Kota Lhokseumawe. Saat ini pemuda sebagai pengguna aktif media sosial memiliki peran penting dalam menciptakan ekosistem digital yang beretika dan berbudaya luhur merujuk pada nilai lokal (Aceh) dan nilai-nilai keislaman. Melalui kegiatan ini, tim pengabdian melaksanakan serangkaian sosialisasi, pelatihan, dan diskusi interaktif mengenai penggunaan media digital secara bijak, pembuatan konten positif, serta penerapan nilai-nilai budaya lokal dalam aktivitas digital. Kegiatan ini melibatkan beberapa pihak sebagai narasumber utama yang berasal dari kalangan akademisi dan praktisi digital. Sementara itu, peserta berasal dari masyarakat Gampong Lancang Garam. Kegiatan ini dilakukan ke dalam tiga tahapan utama; pertama, pre-test kegiatan, bertujuan untuk mendapatkan pengetahuan sementara peserta, kedua, kegiatan pelatihan, dan ketiga post-test untuk mengukur tingkat pengetahuan peserta pasca pelatihan. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan kesadaran dan pemahaman peserta terhadap pentingnya etika serta tanggung jawab dalam bermedia digital. Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi langkah awal dalam membangun generasi muda yang berkarakter, kreatif, dan berbudaya di ruang digital