Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

Gambaran Asuhan Keperawatan Luka Phlebitis pada An. R dan An. M dengan Pemasangan Infus di RSUD Haji Makassar Saputri, Aulia; Lusiana, Evi; Nofianti, Nofianti; Mikawati, Mikawati
Jurnal Persada Husada Indonesia Vol 11 No 42 (2024): Jurnal Persada Husada Indonesia
Publisher : STIKes Persada Husada Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56014/jphi.v11i42.400

Abstract

Phlebitis is venous inflammation caused by chemical, mechanical or bacterial irritation which is often caused by complications from intravenous therapy. To find out the description of the management of phlebitis wounds in children with infusion at Haji Hospital Makassar. The research method in preparing this case study is descriptive and action observation. The management of phlebitis wounds carried out by nurses was by giving warm compresses, where subject 1 was given for 2 days while subject 2 was given for 3 days according to the SOP at the hospital. Evaluation of the management of phlebitis wounds carried out by nurses by giving warm compresses to patient subject 1 whose phlebitis wound resolved on day 2 while in patient subject 2 the phlebitis wound resolved on day 3. From the results of research conducted by the author in the Al-Kautsar Room, Haji Hospital Makassar on 10-13 June 2024, the results showed a description of the actions for treating phlebitis wounds in accordance with the SOP. In dealing with phlebitis wounds, good and appropriate care has been taken. When providing treatment for phlebitis wounds, you should take action by the established SOP procedures.
Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Penatalaksanaan Patuh Minum Obat Pasien Skizofrenia Di Rumah Sakit Jiwa Kota Kendari Indriani, Cece; Idrus, Muh; Saputri, Aulia
Jurnal Anoa Keperawatan Mandala Waluya Vol. 3 No. 1 (2024): Jurnal Anoa Keperawatan Mandala Waluya (JAKMW)
Publisher : Program Studi Ilmu Keperawatan dan Profesi Ners. Universitas Mandala Waluya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54883/jakmw.v3i1.683

Abstract

Skizofrenia adalah kumpulan gejala atau sindrom yang dapat menyebabkan masalah kejiwaan yang serius sangat parah, ditandai dengan halusinasi atau gangguan sensorik, delusi, gangguan pikiran dan bicara, serta perilaku dan perasaan yang tidak pantas. Berdasarkan fenomena dan wawancara yang dilakukan oleh peneliti dengan mewawancarai 10 orang dari keluarga pasien skizofrenia diperoleh informasi bahwa enam orang pasien tidak patuh mengonsumsi obat akibat dari kurangnya support atau dukungan dan perhatian dari keluarga, kurangnya pengetahuan dalam hal kepatuhan minum obat, serta usia juga menjadi salah satu faktor pasien cenderung  tidak  patuh  minum  obat.  Dampak  yang  ditimbulkan dari ketidakpatuhan pengobatan adalah kekambuhan yang dapat membuat pasien skizofrenia dirawat kembali di rumah sakit. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan kepatuhan minum obat pasien meliputi dukungan keluarga, usia dan pendidikan. Jenis penelitian ini menggunakan penelitian kuantitatif dengan menggunakan rancangan desain Cross   Sectional Study dengan teknik pengambilan sampel Porpusive Random Sampling dengan jumlah dalam populasi penelitian ini sebanyak 340 responden dengan jumlah sampel 77 responden. Hasil penelitian dengan uji Fisher Exact Test menunjukan ada hubungan antara  dukungan keluarga  dengan kepatuhan  minum obat  pasien dengan nilai 0,000 dan nilai Phi = 0,72, usia dengan kepatuhan minum obat  dengan nilai 0,000 dan Phi = 0,54, pendidikan dengan kepatuhan minum obat nilai 0,000 dan Phi = 0,50. Kesimpulan dari penelitian ini yaitu dukungan keluarga, usia dan pendidikan merupakan faktor yang berhubungan dengan kepatuhan minum obat. Saran pada penelitian ini diharapkan kepada pihak Rumah Sakit Jiwa untuk dapat memberikan pembinaan terkait kepatuhan minum obat pada keluarga pasien penderita Skizofrenia pada saat pasien kontrol.
KEEFEKTIFAN MEDIA PEMBELAJARAN NEARPOD TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA KELAS 4 SDN MACANAN 1 PADA MATERI PERUBAHAN WUJUD ZAT Saputri, Aulia; Sahari, Sutrisno; Nursalim
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 10 No. 02 (2025): Volume 10, Nomor 02 Juni 2025
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v10i02.27889

Abstract

The science learning process (IPAS) in Grade 4 at SDN Macanan 1 still relies solely on textbooks as the main learning resource, resulting in low student engagement and difficulty in understanding the material, particularly the topic of changes in the states of matter. Based on observations and interviews, only 13 out of 40 students met the Minimum Mastery Criteria (KKTP) score of 75. This study aims to determine the effectiveness of using Nearpod-based instructional media to improve students' learning outcomes. The research employed a Research and Development (R&D) method using the ADDIE model, which consists of five stages: Analysis, Design, Development, Implementation, and Evaluation. The subjects of this study were 40 fourth-grade students, and the data were collected through observation, interviews, and learning outcome tests. The instructional media were tested in both limited and wider trials. The limited trial showed a mastery level of 80%, while the wider trial showed 86.6%. These results indicate that the Nearpod-based instructional media are highly effective in improving students’ learning outcomes, exceeding the KKTP score, and can be implemented without any revisions.
Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Penatalaksanaan Patuh Minum Obat Pasien Skizofrenia Di Rumah Sakit Jiwa Kota Kendari Indriani, Cece; Idrus, Muh; Saputri, Aulia
Jurnal Anoa Keperawatan Mandala Waluya Vol. 3 No. 1 (2024): Jurnal Anoa Keperawatan Mandala Waluya (JAKMW)
Publisher : Program Studi Ilmu Keperawatan dan Profesi Ners. Universitas Mandala Waluya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54883/jakmw.v3i1.683

Abstract

Skizofrenia adalah kumpulan gejala atau sindrom yang dapat menyebabkan masalah kejiwaan yang serius sangat parah, ditandai dengan halusinasi atau gangguan sensorik, delusi, gangguan pikiran dan bicara, serta perilaku dan perasaan yang tidak pantas. Berdasarkan fenomena dan wawancara yang dilakukan oleh peneliti dengan mewawancarai 10 orang dari keluarga pasien skizofrenia diperoleh informasi bahwa enam orang pasien tidak patuh mengonsumsi obat akibat dari kurangnya support atau dukungan dan perhatian dari keluarga, kurangnya pengetahuan dalam hal kepatuhan minum obat, serta usia juga menjadi salah satu faktor pasien cenderung  tidak  patuh  minum  obat.  Dampak  yang  ditimbulkan dari ketidakpatuhan pengobatan adalah kekambuhan yang dapat membuat pasien skizofrenia dirawat kembali di rumah sakit. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan kepatuhan minum obat pasien meliputi dukungan keluarga, usia dan pendidikan. Jenis penelitian ini menggunakan penelitian kuantitatif dengan menggunakan rancangan desain Cross   Sectional Study dengan teknik pengambilan sampel Porpusive Random Sampling dengan jumlah dalam populasi penelitian ini sebanyak 340 responden dengan jumlah sampel 77 responden. Hasil penelitian dengan uji Fisher Exact Test menunjukan ada hubungan antara  dukungan keluarga  dengan kepatuhan  minum obat  pasien dengan nilai 0,000 dan nilai Phi = 0,72, usia dengan kepatuhan minum obat  dengan nilai 0,000 dan Phi = 0,54, pendidikan dengan kepatuhan minum obat nilai 0,000 dan Phi = 0,50. Kesimpulan dari penelitian ini yaitu dukungan keluarga, usia dan pendidikan merupakan faktor yang berhubungan dengan kepatuhan minum obat. Saran pada penelitian ini diharapkan kepada pihak Rumah Sakit Jiwa untuk dapat memberikan pembinaan terkait kepatuhan minum obat pada keluarga pasien penderita Skizofrenia pada saat pasien kontrol.
PERAN GURU SEKOLAH DASAR DALAM MENERAPKAN PEMBELAJARAN ABAD 21 BERBABASIS DIGITAL LEARNING Dahlan, Taufiqulloh; Selly K, Putri; Maryati, Siti; Ajeng S, Natasya; Saputri, Aulia; Fauziyyah, Elvina
Tarbiya Islamica Vol. 13 No. 2 (2025): juli-desember
Publisher : Fakutas Tarbiyah Institut Agama Islam Sultan Muhammaad Syafiuddin Sambas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37567/ti.v13i2.4514

Abstract

This study aims to describe the understanding, readiness, and obstacles faced by prospective elementary school teachers in implementing digital-based learning methods in the 21st century. The method used in this study was qualitative with semi-structured interviews and observations during PPL activities, aimed at uncovering prospective teachers' experiences in utilizing technology for learning. The study shows that prospective teachers recognize the importance of digital innovation in supporting 4C skills and creating interactive learning experiences. They see technology as a tool that facilitates students' learning in more flexible and creative ways. However, implementation still faces obstacles such as a lack of digital skills, nervousness when using new applications, and inadequate school facilities, including internet access and necessary devices. This study concludes that to achieve success in digital learning, continuous training, intensive mentoring, and appropriate infrastructure support are needed so that prospective teachers can integrate technology well into the learning process in elementary schools. Keywords: 21st century learning, digital learning, implementation challenges, students Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan pemahaman, kesiapan, dan kendala yang dihadapi oleh calon guru sekolah dasar dalam menerapkan metode pembelajaran berbasis digital di abad ke-21. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif dengan wawancara semi-terstruktur serta observasi selama kegiatan PPL, bertujuan untuk mengungkap pengalaman calon guru dalam memanfaatkan teknologi untuk pembelajaran. Penelitian menunjukkan bahwa calon guru menyadari pentingnya inovasi digital dalam mendukung keterampilan 4C dan menciptakan pengalaman belajar yang interaktif. Mereka melihat teknologi sebagai alat yang memfasilitasi siswa untuk belajar dengan cara yang lebih fleksibel dan kreatif. Namun, pelaksanaannya masih menghadapi hambatan seperti kurangnya keterampilan digital, rasa gugup ketika menggunakan aplikasi baru, serta kondisi fasilitas sekolah yang belum memadai, termasuk akses internet dan perangkat yang diperlukan. Penelitian ini menarik kesimpulan bahwa untuk mencapai keberhasilan dalam pembelajaran digital, dibutuhkan pelatihan yang terus-menerus, pendampingan yang intensif, serta dukungan infrastruktur yang tepat agar calon guru dapat mengintegrasikan teknologi dengan baik dalam proses belajar di sekolah dasar Kata Kunci: Pembelajaran abad ke-21, Pembelajaran digital, Tantangan implementasi, Mahasiswa