Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Pengaruh Adversity Quotient terhadap Prestasi Belajar Matematika Siswa Mayesty, Desintha Paxia; Fatimah, Liya; Sembiring, Andre; Setiawan, Niko; Marhaeni, Nafida Hetty
Educationist: Journal of Educational and Cultural Studies Vol. 2 No. 1 (2023): Journal of Educational and Cultural Studies
Publisher : PT Literasi Nusantara Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The purpose of this study is to determine the influence of Adversity Quotient on students' mathematics learning achievement. The research was conducted in class VIII of MTs Hidayatussibyan Wadaslintang. The population and sample of the study were all students in that class, so sampling was done using total sampling technique. The instruments used were a questionnaire on the influence of Adversity Quotient and students' mathematics scores on the Periodic Assessment Test (PAT), which met the criteria for validity and reliability. The data analysis used hypothesis testing through simple linear regression analysis. No prerequisite tests were conducted because this study used a valid and reliable questionnaire. The results of the study showed that (1) the Sig. value of 0.000 < 0.05, thus rejecting the null hypothesis (H0), indicating that there is an influence of Adversity Quotient on students' mathematics learning outcomes; (2) the coefficient of determination (R square) was 0.480, indicating that Adversity Quotient accounts for 48% of the variance in students' mathematics learning outcomes, while the remaining 52% is influenced by other variables. The regression equation is Y = -2.375 + 0.822X. It can be concluded that in the absence of Adversity Quotient, students' mathematics learning achievement consistently remains at -2.735. Meanwhile, a 1% increase in Adversity Quotient results in a 0.822 increase in students' mathematics learning outcomes.
Respon Siswa Terhadap Penggunaan Aplikasi Pembelajaran Ulih Latih dalam Pembelajaran Matematika Sembiring, Andre; Khuzaini, Nanang; Winarni, Ririn
Indonesian Research Journal on Education Vol. 4 No. 3 (2024): irje 2024
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/irje.v4i3.792

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui respon peserta didik terhadap penggunaan aplikasi pembelajaran matematika ULIH LATIH dalam pembelajaran matematika. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kuantitatif tentang tingkat kepuasan peserta didik dalam proses pembelajaran matematika menggunakan aplikasi pembelajaran matematika ULIH LATIH. Data yang digunakan merupakan data yang didapatkan melalui angket respon peserta didik. Populasi pada penelitian ini adalah peserta didik SMA Negeri 1 Sedayu pada kelas XI MIPA 4. Sampel yang digunakan adalah 35 peserta didik. Dalam pengumpulan data teknik yang digunakan peneliti menggunakan angket yang berisi butir – butir pernyataan meliputi 5 komponen penilaian, yaitu kualitas isi dan tujuan, kualitas teknik, kualitas pembelajaran, penggunaan bahasa, dan ketertarikan. Hasil penelitian menunjukkan respon siswa dalam uji skala kecil berada pada kategori “Sangat Baik” dengan nilai rata-rata 41,94 dan dalam uji coba skala besar berada pada kategori “Baik” dengan nilai rata-rata 41,54. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa aplikasi pembelajaran matematika ULIH LATIH sebagai media pembelajaran memperoleh respons positif dari siswa dan praktis digunakan sebagai media pembelajaran matematika.
POLA PEMBINAAN KECERDASAN EMOSIONAL PADA SANTRI MELALUI KEGIATAN ASRAMA DAYAH INSAN QUR`ANI ACEH BESAR Sembiring, Andre; Misnan, Misnan
AT-TAJDID Vol 9, No 2 (2025): JULI-DESEMBER 2025
Publisher : Universitas Muhammadiyah Metro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24127/att.v9i2.4172

Abstract

Pendidikan adalah proses terencana yang bertujuan menciptakan suasana belajar untuk mengembangkan potensi peserta didik secara optimal. Dalam konteks pembangunan bangsa, pendidikan berperan penting dalam membentuk generasi yang unggul dalam pengetahuan dan matang secara emosional. Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2003 menegaskan bahwa pendidikan harus mengembangkan kemampuan dan membentuk watak bangsa. Namun, banyak lembaga pendidikan yang masih fokus pada aspek akademik, mengabaikan pengelolaan emosi. Goleman menyatakan bahwa kecerdasan emosional berkontribusi besar terhadap keberhasilan hidup. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif untuk memahami pola pembinaan kecerdasan emosional pada santri melalui kegiatan asrama di Dayah Insan Qurani Aceh Besar melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Kegiatan seperti salat berjamaah, mentoring, dan interaksi sosial berkontribusi pada pengembangan karakter santri. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembinaan berbasis nilai Islam dapat meningkatkan kemampuan pengelolaan stres dan empati. Dengan pendekatan holistik dan sistematis, diharapkan santri tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga matang secara emosional, siap menghadapi tantangan hidup, dan berkontribusi positif dalam masyarakat.Education is a planned process that aims to create a learning atmosphere to develop students' potential optimally. In the context of nation building, education plays an important role in shaping a generation that is superior in knowledge and emotionally mature. Law No. 20/2003 emphasizes that education must develop the ability and shape the character of the nation. However, many educational institutions still focus on academic aspects, neglecting emotional management. Goleman states that emotional intelligence contributes greatly to life success. This research uses a descriptive qualitative approach to understand the pattern of fostering emotional intelligence in santri through boarding activities at Dayah Insan Qurani Aceh Besar through observation, interviews, and documentation. Activities such as congregational prayer, mentoring, and social interaction contribute to the development of santri character. The results showed that Islamic value-based coaching can improve stress management skills and empathy. With a holistic and systematic approach, it is expected that santri are not only academically intelligent, but also emotionally mature, ready to face life's challenges, and contribute positively to society.