Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pemberdayaan Warga Binaan di Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIA Bekasi Melalui Kegiatan Pengolahan Sampah sebagai Media Budidaya Maggot Alternatif Pakan Lele Syafitri, Syifa Khaila; Maharani, Shafira Cantika; Elmatina, Sefilla; Mokoagow, Khanzha Aulia Salsabila Oktaviandra Putri; Amalia, Jelita; Azis, Lukman
Jurnal Pemberdayaan Masyarakat Universitas Al Azhar Indonesia Vol 6, No 3 (2024): Agustus 2024
Publisher : Universitas Al Azhar Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36722/jpm.v6i3.3062

Abstract

AbstrakLembaga Pemasyarakatan (LAPAS) Kelas IIA Bekasi merupakan tempat pembinaan bagi seseorang yang diputuskan secara resmi telah melakukan pelanggaran hukum negara. Tujuan kegiatan ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan warga binaan dan petugas LAPAS tentang manajemen pemilahan limbah, budidaya maggot, dan ikan lele. Kegiatan ini berlangsung selama 6 minggu diikuti oleh 13 peserta yang terdiri dari 10 warga binaan dan 3 petugas LAPAS. Metode yang digunakan selama pelaksanaan program ini adalah pelatihan dan pendampingan dengan memberikan materi di dalam ruangan dan praktik secara langsung tentang pemilahan limbah, pembuatan kandang maggot dan kolam lele, serta budidaya maggot dan ikan lele. Hasil test sebanyak tiga kali yaitu sebelum pelatihan (pre-test), sesudah pelatihan (post-test), dan setelah praktik mampu meningkatkan pengetahuan dan keterampilan peserta. Selama berlangsungnya kegiatan ini, limbah organik yang dibutuhkan untuk budidaya maggot tiap minggu terus meningkat sebanding dengan kuantitas maggot yang terus bertambah. Sementara itu, ikan lele yang diberikan alternatif pakan berupa maggot juga mengalami peningkatan berat tiap minggu. Sehingga dapat disimpulkan bahwa kegiatan ini berhasil meningkatkan pengetahuan dan keterampilan peserta diikuti dengan penurunan kuantitas limbah organik di LAPAS serta peningkatan berat maggot dan ikan lele.Kata kunci: Budidaya, Ikan Lele, Limbah Organik, Lembaga Pemasyarakatan, Maggot.
Peningkatan Kapasitas Kader Posyandu melalui Pelatihan Pembuatan PMT Berbasis Ikan Lele (Gyozale) sebagai Upaya Pencegahan Stunting di Desa Rawa Panjang Umami, Zakia; R, Lusi Anindia; Irawan, Andi M Asrul; Ananda, Alfina; Elmatina, Sefilla
Prosiding Seminar Nasional Pemberdayaan Masyarakat (SENDAMAS) Vol 5, No 1 (2025): Desember 2025
Publisher : UniversitasAl Azhar Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36722/psn.v5i1.4988

Abstract

Mitra Pengabdian Masyarakat adalah Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) Desa Rawa Panjang, Kecamatan Bojonggede, Kabupaten Bogor. Desa Rawa Panjang memiliki potensi sumber daya alam yang cukup baik, namun masih menghadapi tantangan serius yaitu tingginya prevalensi stunting. Program Pemberian Makanan Tambahan (PMT) pada posyandu masih kurang bervariatif dan minim zat gizi, sehingga dibutuhkan kreasi produk PMT yang lebih menarik, bergizi dan memanfaatkan pangan lokal yang ada di desa, salah satunya ikan lele. Berdasarkan kondisi tersebut, maka pelaksana melakukan pelatihan pembuatan PMT berbahan dasar Ikan Lele berupa gyoza lele yang selanjutnya disebut Gyozale. Tujuan dari kegiatan ini adalah memanfaatkan bahan pangan lokal ikan lele dengan kreasi yang lebih menarik dan padat gizi untuk menurunkan prevalensi stunting. Peserta pelatihan berjumlah 24 orang yang terdiri dari Ketua TP PKK, Perwakilan Pokja PKK, Kader Posyandu dan Ibu Balita. Metode yang digunakan adalah pemberian edukasi dan pelatihan. Tahapan pelaksanaan terdiri atas FGD dengan stakeholder, merancang dan sosialisasi program, trial pembuatan Gyozale, pemberian edukasi, pelatihan pembuatan Gyozale, serta pendampingan Posyandu. Hasil dari kegiatan ini adalah terdapat peningkatan pengetahuan dan peserta terlatih membuat Gyoza, serta pengimplementasian PMT Gyozale pada saat Posyandu.Kata kunci: Lele, Pelatihan, PMT.