Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Makna Leksikal Udang di Balik Batu dalam Ungkapan Ayuni, Zelpi; Feranti, Nadila; Safitri, Meili; Hermandra, Hermandra
Maktabatun: Jurnal Perpustakaan dan Informasi Vol 3 No 2 (2023): Maktabatun: Jurnal Perpustakaan dan Informasi
Publisher : Prodi Perpustakaan dan Sains Informasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Language often changes along with the times and its speakers. Language as a means of expression and communication in human life such as in the fields of culture, science and technology. The development of the influence of the western world that makes changes to the language in Indonesia such as vocabulary and terminology. The research method used in this research is a type of qualitative research that is descriptive and carried out using analysis. The process and meaning are more cenerung in this study with theory as a foundation to focus on research in accordance with the field, the results and research of this study require in-depth analysis to obtain data. Lexical semantics refers to lexical meaning, or the meaning that exists in a lexeme even though there is no explicit context. For example, the lexeme buya (crocodile) has a lexical "a type of slithering animal" meaning. Therefore, the lexical meaning is equivalent to the ordinary meaning of language/expression is a combination of words whose meaning has been fused and does not need to be interpreted with the meaning of the elements that make it up. Based on the results of the study, there is a lexical meaning in the expression "There are shrimp behind the stone", the lexical meaning in the expression "There are shrimp behind the stone" is to strengthen an idea in a hidden way. By using the terms "shrimp" and "stone", this expression illustrates the activeness of the language.
PENGARUH PENGGUNAAN BAHAN AJAR BERBASIS MEDIA VIDEO ANIMASI BERBANTUAN CANVA TERHADAP KEMAMPUAN MENULIS TEKS BERITA SISWA KELAS VII SMP YLPI PERHENTIAN MARPOYAN Safitri, Meili; Faizah, Hasnah; Permatasari, Silvia
Jurnal Basataka (JBT) Vol. 8 No. 2 (2025): Desember 2025
Publisher : Prodi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, Universitas Balikpapan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36277/basataka.v8i2.1026

Abstract

Berdasarkan observasi awal guru Bahasa Indonesia kelas VII, ditemukan beberapa permasalahan dalam pembelajaran menulis teks berita, yaitu: siswa kesulitan menentukan unsur 5W+1H, kurang memahami materi, dan penggunaan media pembelajaran yang monoton seperti buku, majalah, dan papan tulis. Penelitian ini merupakan eksperimen dengan desain pretest-posttest control group, yang melibatkan dua kelas di SMP YLPI Perhentian Marpoyan, Pekanbaru, yaitu kelas VII.1 sebagai kontrol dan VII.2 sebagai eksperimen. Kelas eksperimen menggunakan media video animasi berbantuan Canva, sedangkan kelas kontrol menggunakan metode konvensional. Pengambilan sampel dilakukan dengan teknik simple random sampling, masing-masing kelas berjumlah 26 siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata nilai pretest kelas eksperimen adalah 50,54 dan meningkat menjadi 84,08 pada posttest, dengan peningkatan median dan modus yang signifikan. Sementara itu, kelas kontrol juga mengalami peningkatan dari 53,77 menjadi 69,54, namun tidak sebesar kelas eksperimen. Uji Mann-Whitney U menunjukkan nilai signifikansi p = 0,001, yang berarti terdapat perbedaan signifikan antara kedua kelas. Penelitian ini membuktikan bahwa media video animasi efektif dalam meningkatkan kemampuan menulis teks berita siswa.