Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Determinan Kejadian Preeklampsia di RSUD Dr. H. Yuliddin Away Tapaktuan Anwar, Chairanisa; Rosdiana, Eva; Ismail, Ismail; Wahyuni, Lestari
JOURNAL OF HEALTHCARE TECHNOLOGY AND MEDICINE Vol 9, No 2 (2023): Oktober 2023
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33143/jhtm.v9i2.3523

Abstract

Latar Belakang: Angka kejadian preeklampsia di Indonesia pada tahun 2018 sekitar 3,3%. Secara umum preeklamsia masih menjadi masalah utama meningkatkan kesakitan dan kematian ibu serta bayi di dunia. Preeklampsia berkaitan dengan komplikasi yang terjadi baik pada ibu maupun bayi yang dilahirkan. Bayi berat lahir rendah (BBLR) merupakan salah satu dampak dari ibu dengan preeklamsia dimana risikonya meningkat pada preeklamsia berat dibandingkan preeklamsia ringan. Preeklampsia dapat menyebabkan darah tidak cukup menuju plasenta sehingga asupan nutrisi dan oksigen ke janin berkurang dan akan mempengaruhi berat badan janin. Dampak yang timbulkan dalam jangka panjang yaitu bayi mengalami BBLR. Metode: Penelitian ini cross sectional yang dilakukan tanggal 17-28 Juli 2023 dengan responden berjumlah 52 ibu hamil periode Juni 2023. Alat pengumpulan data yang digunakan checklist. Hasil Penelitian: Tidak ada hubungan paritas ibu (P=1,000), tidak ada hubungan usia ibu (P=0,114) dan ada hubungan BBLR (P=0,030) dengan kejadian preeklampsia di ruang rawat inap RSUD Dr. H. Yuliddin Away Tapaktuan tahun 2023. Kata Kunci: Paritas, umur, BBLR, preeklampsia.Background: The incidence of preeclampsia in Indonesia in 2018 was around 3.3%. In general, preeclampsia is still a major problem increasing maternal and infant morbidity and mortality in the world. Preeclampsia is related to complications that occur in both the mother and the baby being born. Low birth weight (LBW) babies are one of the impacts of mothers with preeclampsia where the risk increases for severe preeclampsia compared to mild preeclampsia. Preeclampsia can cause not enough blood to go to the placenta so that the intake of nutrients and oxygen to the fetus is reduced and will affect the fetus's weight. The long-term impact is that the baby experiences LBW. Method: This research was cross sectional which was conducted on 17-28 July 2023 with 52 pregnant women as respondents for the period June 2023. The data collection tool used was a checklist. Research Results: There was no relationship between maternal parity (P=1.000), no relationship between maternal age (P=0.114) and there was a relationship between LBW (P=0.030) with the incidence of preeclampsia in the inpatient ward of Dr. H. Yuliddin Away Tapaktuan in 2023.Keywords: Parity, age, LBW, preeclampsia
PENGARUH STRUKTUR KEPEMILIKAN TERHADAP KETERBUKAAN PENGUNGKAPAN ISLAMIC SOCIAL REPORTING Wahyuni, Lili; Anggreni Das, Nidia; Wahyuni, Lestari
NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial Vol 11, No 12 (2024): NUSANTARA : JURNAL ILMU PENGETAHUAN SOSIAL
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jips.v11i12.2024.5180-5184

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Kepemilikan Institusional terhadap Pengungkapan Islamic Social Reporting (ISR) pada perusahaan yang terdaftar di Jakarta Islamic Index (JII) selama periode 2021-2023. Islamic Social Reporting merupakan salah satu bentuk pelaporan sosial yang didasarkan pada prinsip-prinsip Islam dan mencakup informasi mengenai kegiatan tanggung jawab sosial perusahaan sesuai dengan syariat Islam. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh perusahaan yang terdaftar di JII pada tahun 2021-2023. Pengambilan sampel dilakukan menggunakan teknik purposive sampling, yang menghasilkan total 60 sampel perusahaan yang memenuhi kriteria tertentu. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis regresi sederhana dengan bantuan software SPSS versi 22. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Kepemilikan Institusional tidak berpengaruh signifikan terhadap tingkat Pengungkapan Islamic Social Reporting. Hal ini dibuktikan oleh nilai t hitung sebesar |1,402| yang lebih kecil dari nilai t tabel |2,04841|, serta nilai signifikansi sebesar 0,172 yang lebih besar dari 0,05. Temuan ini menunjukkan bahwa faktor kepemilikan institusional belum cukup kuat untuk mempengaruhi perusahaan dalam meningkatkan pengungkapan ISR. Penelitian ini memberikan implikasi bagi perusahaan dan investor untuk memahami bahwa ada faktor lain yang perlu diperhatikan dalam mendorong peningkatan pelaporan ISR.
Determinan Kejadian Preeklampsia di RSUD Dr. H. Yuliddin Away Tapaktuan Anwar, Chairanisa; Rosdiana, Eva; Ismail, Ismail; Wahyuni, Lestari
JOURNAL OF HEALTHCARE TECHNOLOGY AND MEDICINE Vol 10, No 1 (2024): April 2024
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33143/jhtm.v10i1.3812

Abstract

Angka kejadian preeklampsia di Indonesia pada tahun 2018 sekitar 3,3%. Secara umum preeklamsia masih menjadi masalah utama meningkatkan kesakitan dan kematian ibu serta bayi di dunia. Preeklampsia berkaitan dengan komplikasi yang terjadi baik pada ibu maupun bayi yang dilahirkan. Bayi berat lahir rendah (BBLR) merupakan salah satu dampak dari ibu dengan preeklamsia dimana risikonya meningkat pada preeklamsia berat dibandingkan preeklamsia ringan. Preeklampsia dapat menyebabkan darah tidak cukup menuju plasenta sehingga asupan nutrisi dan oksigen ke janin berkurang dan akan mempengaruhi berat badan janin. Dampak yang timbulkan dalam jangka panjang yaitu bayi mengalami BBLR. Penelitian ini cross sectional yang dilakukan tanggal 17-28 Juli 2023 dengan responden berjumlah 52 ibu hamil periode Juni 2023. Alat pengumpulan data yang digunakan checklist. Hasil penelitian tidak ada hubungan paritas ibu (P=1,000), tidak ada hubungan usia ibu (P=0,114) dan ada hubungan BBLR (P=0,030) dengan kejadian preeklampsia di ruang rawat inap RSUD Dr. H. Yuliddin Away Tapaktuan tahun 2023.Kata Kunci: Paritas, umur, BBLR, preeklampsia.The incidence of preeclampsia in Indonesia in 2018 was around 3.3%. In general, preeclampsia is still a major problem increasing maternal and infant morbidity and mortality in the world. Preeclampsia is related to complications that occur in both the mother and the baby being born. Low birth weight (LBW) babies are one of the impacts of mothers with preeclampsia where the risk increases for severe preeclampsia compared to mild preeclampsia. Preeclampsia can cause not enough blood to go to the placenta so that the intake of nutrients and oxygen to the fetus is reduced and will affect the fetus's weight. The long-term impact is that the baby experiences LBW. This research was cross sectional which was conducted on 17-28 July 2023 with 52 pregnant women as respondents for the period June 2023. The data collection tool used was a checklist. There was no relationship between maternal parity (P=1.000), no relationship between maternal age (P=0.114) and there was a relationship between LBW (P=0.030) with the incidence of preeclampsia in the inpatient ward of Dr. H. Yuliddin Away Tapaktuan in 2023.Keywords: Parity, age, LBW, preeclampsia  
PENGARUH STRUKTUR KEPEMILIKAN TERHADAP KETERBUKAAN PENGUNGKAPAN ISLAMIC SOCIAL REPORTING Wahyuni, Lili; Anggreni Das, Nidia; Wahyuni, Lestari
NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial Vol 11, No 12 (2024): NUSANTARA : JURNAL ILMU PENGETAHUAN SOSIAL
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jips.v11i12.2024.5180-5184

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Kepemilikan Institusional terhadap Pengungkapan Islamic Social Reporting (ISR) pada perusahaan yang terdaftar di Jakarta Islamic Index (JII) selama periode 2021-2023. Islamic Social Reporting merupakan salah satu bentuk pelaporan sosial yang didasarkan pada prinsip-prinsip Islam dan mencakup informasi mengenai kegiatan tanggung jawab sosial perusahaan sesuai dengan syariat Islam. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh perusahaan yang terdaftar di JII pada tahun 2021-2023. Pengambilan sampel dilakukan menggunakan teknik purposive sampling, yang menghasilkan total 60 sampel perusahaan yang memenuhi kriteria tertentu. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis regresi sederhana dengan bantuan software SPSS versi 22. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Kepemilikan Institusional tidak berpengaruh signifikan terhadap tingkat Pengungkapan Islamic Social Reporting. Hal ini dibuktikan oleh nilai t hitung sebesar |1,402| yang lebih kecil dari nilai t tabel |2,04841|, serta nilai signifikansi sebesar 0,172 yang lebih besar dari 0,05. Temuan ini menunjukkan bahwa faktor kepemilikan institusional belum cukup kuat untuk mempengaruhi perusahaan dalam meningkatkan pengungkapan ISR. Penelitian ini memberikan implikasi bagi perusahaan dan investor untuk memahami bahwa ada faktor lain yang perlu diperhatikan dalam mendorong peningkatan pelaporan ISR.