Anwar, Matlaul
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pengaruh Ukuran Partikel dan Waktu Steam Aging Terhadap Kandungan f-CaO Pada Steel Slag Anwar, Matlaul; Milandia, Anistasia; Juniarsih, Andinnie
Jurnal Furnace Vol 7, No 1 (2024)
Publisher : Program Studi Teknik Metalurgi, Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36055/furnace.v1i1.27548

Abstract

Steel slag merupakan produk limbah utama yang terjadi dalam proses steelmaking pada furnace yang berasal dari hasil reaksi smelting besi dengan oksidator. Limbah steel slag dapat dimanfaatkan sebagai agregat, pupuk dan semen, tetapi dalam pemanfaatannya terdapat masalah karena kandungan kalsium oksida bebas (f-CaO) yang tinggi pada steel slag.Kandungan tersebut mengakibatkan ketidakstabilan volume ekspansi yang menyebabkan terjadinya pemuaian dan keretakan pada bahan bangunan dan jalan. Untuk mengurangi kandungan f-CaO pada steel slag dapat dilakukan dengan natural aging tetapi membutuhkan waktu yang cukup lama. Untuk itu dilakukan metode accelerated aging agar dapat mempersingkat waktu. Salah satu metodenya yaitu dengan steam aging treatment. Steam aging adalah sebuah proses aging menggunakan uap air untuk menurunkan kandungan f-CaO. Pada penelitian ini dilakukan proses steam aging menggunakan steamer dengan waktu aging selama 8 jam; 10 jam; 12 jam dan dengan ukuran partikel -20+35#, -35+50# dan -50+100#. Kemudian dilakukan proses titrasi volumetri untuk mengetahui mengetahui berapa % kandungan f-CaO pada sampel serta apakah kandungan f-CaO pada steel slag ini telah menurun atau berkurang. Dari hasil pengujian steam aging diperoleh % kandungan f-CaO secara berurutan sebesar 0,36; 0,31; 0,26; dan 0,24. Berdasarkan hasil tersebut, dapat dibuktikan bahwa proses steam aging dapat digunakan untuk mengurangi kandungan %f-CaO pada steel slag sebanyak 30%.
BEYOND TECHNOCRATIC DIGITALIZATION: INTEGRATING SCIENTIFIC AND CRITICAL PARADIGMS IN DIGITAL EDUCATION MANAGEMENT Mad Umar, Mad Umar; Nuryati, Nuryati; Muin, Abdul; Anwar, Matlaul; Nujuludin, Risqon
El Midad Vol. 18 No. 1 (2026): El-Midad: Jurnal Jurusan PGMI
Publisher : Universitas Islam Negeri Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20414/elmidad.v18i2.14715

Abstract

Digital transformation has profoundly reshaped the governance and management of education systems through the expansion of data-driven decision-making, learning analytics, and platform-based management. However, research on digital education management remains largely dominated by a scientific–technocratic paradigm that prioritises efficiency, performance measurement, and system optimisation. While this orientation can strengthen organisational accountability, it often underplays the social, ethical, and political dimensions embedded in digital governance practices. This study addresses this limitation by examining digital education management through an integration of scientific and critical paradigms. Using a qualitative integrative literature review, we analysed peer-reviewed publications (2020–2025) retrieved from Scopus, Web of Science, and Google Scholar. The analysis followed a three-stage procedure comprising paradigmatic mapping, thematic coding, and conceptual integration. The findings indicate a persistent fragmentation between technocratic and critical approaches, alongside limited attempts at substantive integration. Building on this synthesis, the study proposes an integrative conceptual framework that conceptualises digital education management as both a technical practice and a social praxis. The study contributes theoretically by bridging competing paradigms in educational management scholarship and practically by offering a reflective foundation for digital education governance that is efficient, participatory, and socially just.