Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Penyuluhan Pengetahuan Dan Dukungan Keluarga Dengan Kepatuhan Minum Obat Pasien Diabetes Mellitus Di Wilayah Kerja Puskesmas Suak Ribee Aceh Barat Supartiningsih; Cut Melda Meriyana
Jurnal Abdimas Mutiara Vol. 4 No. 2 (2023): JURNAL ABDIMAS MUTIARA
Publisher : Universitas Sari Mutiara Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Diabetes mellitus disebut juga sebagai penyakit degeneratif, yang mengakibatkan fungsi atau jaringan tubuh secara progresif menurun dari waktu ke waktu karena faktor usia atau gaya hidup. Berdasarkan wawancara awal dengan 6 pasien diabetes, 2 pasien menyatakan bahwa mereka sering lupa jadwal minum obat yang di anjurkan oleh dokter dan kurang mengetahui tentang makanan yang baik bagi kesehatan diabetes mellitus mereka sehingga mereka hanya mengurangi makanan manis dan mengurangi konsumsi gula, akan tetapi untuk makan nasi tetap. Kemudian 4 orang dari 6 pasien lainnya menyatakan bahwa dirinya, suami dan anak bekerja dari pagi sampai sore, sehingga untuk mengingatkan minum obat itu tidak dapat dilakukan setiap saat oleh keluarga. Adapun tujuan kegiatan penyuluhan ini untuk mengetahui hubungan pengetahuan dan dukungan keluarga dengan kepatuhan minum obat pasien diabetes mellitus di Wilayah Kerja Puskesmas Suak Ribee Aceh Barat. Kegiatan penyuluhan ini menggunakan metode cross sectional dengan subjek 65 responden yang diambil secara purposive sampling dan teknik pengumpulan sampel yaitu responden yang memenuhi kriteria inklusi. Instrumen yang digunakan adalah kuesioner. Analisis data menggunakan uji chi square. Hasil adanya hubungan antara Pengetahuan dengan kepatuhan minum obat pada pasien diabetes mellitus di Puskesmas Suak Ribee Kabupaten Aceh Barat (Pvalue = 0,000 < α = 0,05) dan adanya hubungan antara Dukungan Keluarga dengan kepatuhan minum obat pada pasien diabetes mellitus di Puskesmas Suak Ribee Kabupaten Aceh Barat (Pvalue = 0,007 < α = 0,05)
Education on clean and healthy living behavior and wise use of medicine at the Al-Qur'an Tahfidz Boarding School Jami' Baitusshalihin [Edukasi perilaku hidup bersih dan sehat serta bijak menggunakan obat di Pesantren Tahfidz Al-Qur'an Jami' Baitusshalihin] Tedy Kurniawan Bakri; S Suryawati; Hijra Novia Suardi; Heru Fahlevi; Shylvana Adella; Rudi Dharma; Cut Melda Meriyana; R Raihanah
Buletin Pengabdian Bulletin of Community Services Vol 4, No 3 (2024): Bull. Community. Serv.
Publisher : The Institute for Research and Community Services (LPPM) Universitas Syiah Kuala (USK)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/bulpen.v4i4.41329

Abstract

A healthy and clean environment can be created starting from self-awareness and the surrounding community. A clean environment fosters a healthy life and is free from various diseases. Clean and Healthy Living Behavior (PHBS) is an action to prevent the occurrence of diseases and improve health levels. Disease disorders caused by poor sanitation in the boarding school environment certainly require further treatment, one of which is by consuming certain drugs. The steps in obtaining, using, storing, and disposing of drugs need to be known by students in order to maximize the healing of their illnesses. The purpose of this service is to increase awareness among students about the importance of maintaining personal and environmental hygiene, as well as to provide the right knowledge about the use of drugs. The methods used in this community service include lectures, discussions, educational videos, and simulations. The results of this community service indicate an increase in the understanding and knowledge of students regarding clean living patterns. Boarding school managers also gained a better understanding of the importance of proper sanitation in the boarding school environment and how to use drugs properly and correctly. In conclusion, there is an increase in students' understanding of clean-living patterns and knowledge of how to use drugs appropriately.