Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Peran Dinas Pemuda, Olahraga dan Pariwisata dalam Pengembangan Objek Wisata Pulau Gusung Toraja di Kecamatan Binuang Kabupaten Polewali Mandar Mashuri, Moch Ali; Bonggasau, Eri; Agus, Nurlia
Parjhuga : Jurnal Penelitian dan Pengembangan Daerah Vol 2 No 1: Juni 2024
Publisher : Badan Penelitian dan Pengembangan Daerah Kabupaten Bangkalan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.60128/parjhuga.v2i1.16

Abstract

Pengembangan objek wisata yang dilakukan oleh pemerintah sudah berupaya secara optimal. Dalam hal ini pemerintah berperan dalam pengembangan objek wisata melalui, diantaranya : peran perencanaan melalui optimalisasi informasi pariwisata dan optimalisasi objek wisata, perlu diketahui bahwa indikator pengembangan objek wisata ini sudah dikatakan efektif karena pemerintah telah melakukan perannya sebagai fasilitator untuk memperkenalkan objek wisata Gusung Toraja melalui berbagai media serta melibatkan masyarakat dan stakeholder lainnya. Peran pembangunan pariwisata, dalam pembangunan objek wisata pemerintah telah berupaya melakukan perannya secara optimal tetapi dalam indikator ini pemerintah memiliki tantangan dalam pembangunan objek wisata dari segi anggaran. Peran kebijakan pariwisata, orientasi kebijakan pariwisata berhubungan dengan orientasi kesempatan kerja bagi pelaku usaha disekitar objek wisata Pulau Gusung Toraja. Peran peraturan pariwisata yaitu memberikan perlindungan bagi wisatawan dan menambah wawasan pengetahuan serta pengalaman wisata. Peraturan-peraturan penting yang penting untuk diterapkan berkaitan dengan perlindungan, keamanan dan kenyamanan  bagi wisatawan dan menambah wawasan pengetahuan serta pengalaman wisata pada objek wisata Pulau Gusung Toraja.
Kualitas Pelayanan Publik Di Puskesmas Binuang Kecamatan Binuang Kabupaten Polewali Mandar Ismawaty, Andi; Mashuri, Moch Ali; Bonggasau, Eri
Parjhuga : Jurnal Penelitian dan Pengembangan Daerah Vol 2 No 1: Juni 2024
Publisher : Badan Penelitian dan Pengembangan Daerah Kabupaten Bangkalan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.60128/parjhuga.v2i1.18

Abstract

Puskesmas merupakan unit pelaksana teknis kesehatan di bawah supervisi Dinas Kesehatan Kabupaten/Kota. Secara umum harus memberikan pelayanan preventif, promotif, kuratif sampai dengan rehabilitatif baik melalui upaya kesehatan perorangan atau upaya kesehatan masyarakat. Pelayanan kesehatan Puskesmas Binuang pada hakekatnya bertujuan memberikan kepuasan pada masyarakat. Kepuasan masyarakat dapat diperoleh apabila terdapat kesesuaian antara nilai kinerja pelayanan dengan nilai harapan masyarakat terhadap pelayanan itu sendiri. Teori yang dikemukakan untuk menentukan kualitas pelayanan Puskesmas Binuang berdasarkan teori Parasuraman, Zeithaml dan Berry dalam Tjiptono dan Chandra (2015:133) bahwa terdapat lima indikator kualitas pelayanan yaitu ketampakan fisik (tangibles), daya tanggap (responsiveness), keandalan (reliability), jaminan (assurance), empati (empathy). Secara umum pelayanan kesehatan di Puskesmas Binuang sudah memenuhi standar pelayanan umum yang ditetapkan dan masyarakat menyatakan pula bahwa secara umum PUAS terhadap Pelayananan Kesehatan pada Puskesmas Binuang walaupun pada beberapa aspek masih perlu perbaikan-perbaikan. Adapun permasalahan pembatasan jadwal waktu pelayanan masyarakat sebagaimana dikemukakan dalam latar belakang masalah penelitian ini tidak dilakukan secara permanen namun hanya menyesuaikan kondisi yang belum usai dan pelayanan tetap dilakukan secara optimal.
Efektivitas Implementasi Absensi Digital Bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) di Kantor Kecamatan Anreapi Ismawaty, Andi; Bonggasau, Eri; Gaming S, Hidayat
Arus Jurnal Sosial dan Humaniora Vol 5 No 2: Agustus (2025)
Publisher : Arden Jaya Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57250/ajsh.v5i2.1522

Abstract

Kecamatan Anreapi merupakan salah satu dari 16 kecamatan di Kabupaten Polewali Mandar yang memiliki karakteristik wilayah perkebunan dan struktur administrasi yang terdiri atas 4 desa dan 1 kelurahan. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya peningkatan disiplin kerja Aparatur Sipil Negara (ASN) melalui pemanfaatan teknologi, khususnya sistem absensi digital. Meskipun sistem ini telah diterapkan, pelaksanaannya belum berjalan secara optimal akibat kendala teknis seperti ketidakstabilan jaringan internet yang memengaruhi kelancaran proses absensi. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengevaluasi efektivitas implementasi absensi digital di Kantor Kecamatan Anreapi. Metode yang digunakan adalah Research and Development (R&D) dengan pendekatan kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa meskipun terdapat hambatan teknis, penerapan sistem absensi digital memberikan dampak positif terhadap peningkatan kehadiran dan kedisiplinan ASN. Data kehadiran menunjukkan adanya peningkatan signifikan setiap bulan setelah penerapan sistem digital dibandingkan sistem manual. Kesimpulan dari penelitian ini adalah bahwa absensi digital efektif dalam meningkatkan akuntabilitas dan kedisiplinan ASN, serta layak untuk terus dikembangkan dengan perbaikan infrastruktur pendukung seperti koneksi internet. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi masukan bagi pimpinan dalam pengambilan kebijakan serta referensi bagi penelitian selanjutnya.