Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengembangan karakter sosial siswa melalui eksperimen sains kontekstual yang mengangkat isu sosial, seperti pengolahan sampah dan air bersih, di SDN 2 Pecuk, Kecamatan Patianworo, Kabupaten Nganjuk. Pendekatan kualitatif digunakan dengan teknik pengumpulan data melalui observasi partisipatif, wawancara semi-terstruktur, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembelajaran eksperimen yang melibatkan isu-isu sosial secara signifikan meningkatkan keterlibatan sosial siswa, seperti kerja sama, tanggung jawab, dan kepedulian terhadap lingkungan. Sebagian besar siswa menunjukkan peningkatan dalam kemampuan bekerja sama dalam kelompok dan berkomunikasi secara efektif, serta bertanggung jawab terhadap tugas eksperimen. Selain itu, siswa juga mulai menerapkan kesadaran lingkungan dalam kehidupan sehari-hari, seperti memilah sampah dan menghemat penggunaan air. Penelitian ini menegaskan pentingnya mengintegrasikan pembelajaran sains dengan isu sosial untuk membangun karakter sosial siswa sejak dini. Hasil ini memberikan kontribusi penting bagi pengembangan model pembelajaran yang tidak hanya mengutamakan aspek kognitif, tetapi juga afektif dalam pendidikan dasar. Penulis merekomendasikan agar pembelajaran berbasis eksperimen kontekstual dapat diterapkan lebih luas di sekolah dasar untuk mendukung pembentukan karakter siswa yang lebih holistik dan aplikatif.