Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

A Correlation between Digital Literacy and EFL Students' Reading Comprehension at Higher Education Sari, Tri Ratna; Dewi Yana; Edi, Warno; Putri, Aulia
Lectura : Jurnal Pendidikan Vol. 15 No. 2 (2024): Lectura: Jurnal Pendidikan
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP), Universitas Lancang Kuning

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31849/lectura.v15i2.20132

Abstract

Proficient reading abilities are crucial for acquiring a language at an advanced level. Furthermore, students encounter digital information sources in the current technological era, underscoring the importance of digital abilities. Nevertheless, there is a dearth of research investigating the correlation between digital literacy and reading comprehension, particularly within the context of higher education institutions. The aim of the study is to examine whether there is a correlation between higher levels of digital literacy and reading comprehension among English as a Foreign Language (EFL) students in higher education. The research employed a correlational design. Non-probability sampling, specifically saturated sampling, was the sample technique used. The research sample consisted of twenty-five students enrolled in the fifth semester of the English Education Study Program at Universitas Riau Kepulauan. The research utilized questionnaires and test as the instruments to assess digital literacy and reading comprehension. The researcher administered the test to the sample after assessing its validity and reliability using SPSS version 23.0 for windows. The researcher employed the Pearson Product Moment to establish the relationship between digital literacy and reading comprehension. Based on data in a significance level of 5%, the analysis revealed that the r-count value (0.562) is greater than the r-table value (0.039). It approved Ha and declined Ho. The study revealed a significance correlation between students' digital literacy and reading comprehension. This research suggests integrating digital tools into learning and creating a learning environment that supports both digital skills and reading understanding simultaneously.
ANALISIS PENGGUNAAN EKSPERIMEN SAINS KONTEKSTUAL UNTUK MEMBANGUN KARAKTER SOSIAL SISWA DI SEKOLAH DASAR Puspitaningtyas, Diah; Salsabila, Elma Maylisa Wahyu; Sari, Tri Ratna; Julianto, Julianto; Susiyawati, Enny; Hidayati, Fitria
EDUPROXIMA : Jurnal Ilmiah Pendidikan IPA Vol 7, No 4 (2025)
Publisher : Universitas Bhinneka PGRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29100/.v7i4.7706

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengembangan karakter sosial siswa melalui eksperimen sains kontekstual yang mengangkat isu sosial, seperti pengolahan sampah dan air bersih, di SDN 2 Pecuk, Kecamatan Patianworo, Kabupaten Nganjuk. Pendekatan kualitatif digunakan dengan teknik pengumpulan data melalui observasi partisipatif, wawancara semi-terstruktur, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembelajaran eksperimen yang melibatkan isu-isu sosial secara signifikan meningkatkan keterlibatan sosial siswa, seperti kerja sama, tanggung jawab, dan kepedulian terhadap lingkungan. Sebagian besar siswa menunjukkan peningkatan dalam kemampuan bekerja sama dalam kelompok dan berkomunikasi secara efektif, serta bertanggung jawab terhadap tugas eksperimen. Selain itu, siswa juga mulai menerapkan kesadaran lingkungan dalam kehidupan sehari-hari, seperti memilah sampah dan menghemat penggunaan air. Penelitian ini menegaskan pentingnya mengintegrasikan pembelajaran sains dengan isu sosial untuk membangun karakter sosial siswa sejak dini. Hasil ini memberikan kontribusi penting bagi pengembangan model pembelajaran yang tidak hanya mengutamakan aspek kognitif, tetapi juga afektif dalam pendidikan dasar. Penulis merekomendasikan agar pembelajaran berbasis eksperimen kontekstual dapat diterapkan lebih luas di sekolah dasar untuk mendukung pembentukan karakter siswa yang lebih holistik dan aplikatif.