Wutsqa, Yusfia Urwatul
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Efek Konseling Farmasi pada Kualitas Hidup dan Gula Darah Pasien Diabetes Melitus Tipe 2 : The Effect of Pharmacy Counseling on The Quality of Life and Blood Sugar Levels of Type 2 Diabetes Mellitus Patients Istiqomah, Iis; Sari, Dwi Retno; Muhammad Fauzi, Fawwaz; Wutsqa, Yusfia Urwatul
Journal of Pharmacy and Nutrition Research Vol. 1 No. 01 (2025): June, 2025
Publisher : LPPM STIKes KHAS Kempek

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64689/jopanur.v1i01.4

Abstract

Diabetes Melitus (DM) adalah penyakit tidak menular yang sulit disembuhkan dan dapat menyebabkan kematian jika tidak dikelola dengan tepat. Konseling farmasi kepada pasien DM dapat meningkatkan pemahaman terhadap penyakit, sehingga berpotensi meningkatkan efektivitas pengobatan baik secara farmakologis maupun non-farmakologis, serta memperbaiki kualitas hidup pasien. Penelitian ini bertujuan mengkaji dampak konseling farmasi terhadap kualitas hidup dan kadar gula darah pasien DM tipe 2 sebelum dan sesudah intervensi. Penelitian menggunakan rancangan kuasi-eksperimen dengan pendekatan pre-test dan post-test. Alat ukur yang digunakan adalah kuesioner Diabetes Quality of Life Clinical Trial Questionnaire (DQLCTQ) untuk menilai kualitas hidup, serta pemeriksaan kadar gula darah sewaktu sebagai parameter klinis. Sebanyak 23 responden dipilih secara purposive sampling sesuai kriteria inklusi. Hasil analisis menggunakan paired sample t-test menunjukkan bahwa konseling farmasi berdampak signifikan terhadap peningkatan kualitas hidup pasien, dengan rata-rata skor meningkat dari 188,70 menjadi 206,17 (p = 0,00). Selain itu, terjadi penurunan rerata kadar gula darah sewaktu dari 337,91 mg/dL menjadi 285,17 mg/dL setelah intervensi (p = 0,00). Dengan demikian, konseling farmasi terbukti berperan positif dalam meningkatkan kualitas hidup dan menurunkan kadar gula darah sewaktu pada pasien DM tipe 2 di Puskesmas Palimanan, Kabupaten Cirebon.
Kadar Flavonoid Total dan Aktivitas Antioksidan Ekstrak Etanol Angiopteris evecta (G. Forst.) Hoffm. dengan Metode ABTS: Total Flavonoid Content and Antioxidant Activity of Ethanolic Extract of Angiopteris evecta (G. Forst.) Hoffm. Using the ABTS Method Muzayinah, Muzayinah; Wutsqa, Yusfia Urwatul; Fauzi, Fawwaz Muhammad
Journal of Pharmacy and Nutrition Research Vol. 1 No. 02 (2025): December, 2025
Publisher : LPPM STIKes KHAS Kempek

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64689/jopanur.v1i02.10

Abstract

Angiopteris evecta (G. Forst.) Hoffm. merupakan tumbuhan paku dari famili Marattiaceae yang tersebar luas di wilayah tropis dan berpotensi sebagai sumber senyawa antioksidan alami. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi kandungan metabolit sekunder, menentukan kadar flavonoid total, serta mengevaluasi aktivitas antioksidan ekstrak etanol A. evecta. Ekstraksi dilakukan menggunakan metode maserasi dengan pelarut etanol 96%. Skrining fitokimia dilakukan untuk mengidentifikasi golongan senyawa metabolit sekunder, meliputi alkaloid, flavonoid, fenolik, dan saponin. Penetapan kadar flavonoid total dilakukan menggunakan metode aluminium klorida (AlCl3) dengan kuersetin sebagai standar, yang dianalisis menggunakan spektrofotometer UV-Vis pada panjang gelombang maksimum. Aktivitas antioksidan diuji menggunakan metode ABTS (2,2’-azino-bis-(3-etilbenzotiazolin-6-asam sulfonat)) pada rentang konsentrasi 50–250 ppm, dengan kuersetin sebagai pembanding. Hasil skrining fitokimia menunjukkan bahwa ekstrak etanol A. evecta mengandung alkaloid, flavonoid, fenolik, dan saponin. Kadar flavonoid total yang diperoleh sebesar 105,322 ±0,04 mg QE/g ekstrak. Uji aktivitas antioksidan menggunakan metode ABTS menunjukkan bahwa ekstrak etanol daun A. evecta memiliki nilai IC50 sebesar 183,1 ppm, sedangkan kuersetin sebagai standar menunjukkan nilai IC50 sebesar 3,01 ppm. Hasil ini menunjukkan bahwa ekstrak etanol A. evecta memiliki aktivitas antioksidan yang lebih rendah dibandingkan kuersetin.