Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

PERTANGGUNGJAWABAN PIDANA TERHADAP SELEBGRAM DALAM PERKARA MEMPROMOSIKAN SITUS JUDI ONLINE MELALUI INSTAGRAM (STUDI PERKARA NOMOR 65/PID.SUS/2024/PN BIR) Sajidah, Hanna; Zulfan, Zulfan; Fauzah Nur Aksa
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Hukum Universitas Malikussaleh Vol. 8 No. 3 (2025): (Agustus)
Publisher : Fakultas Hukum Universitas Malikussaleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/jimfh.v8i3.22635

Abstract

Pesatnya perkembangan teknologi informasi dan komunikasi telah melahirkan berbagai bentuk profesi baru di era digital di masa sekarang, salah satunya adalah selebritas media sosial atau yang lebih dikenal dengan sebutan selebgram. Selebgram memanfaatkan platform seperti Instagram untuk membangun citra diri sekaligus menjadikannya sebagai media promosi berbagai produk maupun jasa, termasuk promosi berbayar (endorsement). Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui bentuk pertanggungjawaban pidana yang dapat dikenakan kepada selebgram yang melakukan promosi terhadap situs judi online melalui media sosial, serta pertimbangan hakim dalam menjatuhkan sanksi pidana ringan terhadap selebgram  dalam kasus Putusan Nomor 65/Pid.Sus/2024/PN Bir. Metode penelitian yang digunakan, yaitu yuridis normatif dengan menggunakan pendekatan kasus. Hasil penelitian yang didapatkan yaitu, selebgram dalam putusan tersebut dinilai telah memenuhi unsur-unsur tindak pidana sebagaimana diatur dalam UU ITE, karena dengan sengaja dan tanpa hak mendistribusikan serta membuat dapat diaksesnya informasi elektronik yang bermuatan perjudian melalui akun Instagram pribadinya. Meskipun peran selebgram bukan sebagai pelaku utama dalam penyelenggaraan perjudian, namun keterlibatannya dalam menyebarkan promosi situs judi online dianggap sebagai perbuatan yang turut mendukung keberlangsungan tindak pidana tersebut. Dalam amar putusan, terdakwa dijatuhi pidana penjara selama 20 hari. Putusan ini sekaligus menunjukkan bahwa profesi selebgram tidak berada di luar jangkauan hukum pidana ketika melakukan pelanggaran. Penelitian ini merekomendasikan agar pemerintah dan aparat penegak hukum meningkatkan sosialisasi mengenai regulasi digital, terutama terkait promosi produk dan jasa di media sosial. Edukasi hukum bagi pelaku industri digital penting untuk mencegah keterlibatan dalam aktivitas ilegal.
Meningkatkan SDM dalam Menjaga Kebersihan Lingkungan di Desa Pahlawan Kecamatan Tanjung Tiram Kabupaten Batubara Handayani, Aminda Tri; Gultom, Ade Khairul Fuad; Panjaitan, Gadiez Salsabilla; Sajidah, Hanna; Detris, Mutiara; Sayidina, Aulia Qory
PEMA Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Perkumpulan Manajer Pendidikan Islam Indonesia (PERMAPENDIS) Prov. Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56832/pema.v5i3.1663

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dampak sumber daya manusia dalam meningkatkan kesadaran dan perilaku hidup sehat terhadap kebersihan lingkungan di Desa Pahlawan Kecamatan Tanjung Tiram Kabupaten Batubara. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan pendekatan observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kegiatan gotong royong berhasil meningkatkan pemahaman masyarakat tentang pentingnya kebersihan lingkungan sebagai bagian dari perilaku hidup sehat. Sebelum kegiatan gotong royong, tingkat partisipasi masyarakat dalam kegiatan kebersihan hanya mencapai 30%, namun meningkat menjadi 80% setelah kegiatan berlangsung. Selain itu, terjadi perubahan perilaku positif, seperti pemilahan sampah dan pembersihan lingkungan secara rutin. Faktor keberhasilan meliputi pendekatan partisipatif dan edukasi yang relevan dengan kondisi lokal. Program ini tidak hanya memperbaiki kualitas lingkungan, tetapi juga meningkatkan kesehatan masyarakat secara keseluruhan dengan mengadakan tempat sampah disetiap jalan. Penelitian ini menegaskan pentingnya edukasi dan kolaborasi komunitas dalam menciptakan lingkungan yang bersih dan sehat sebagai fondasi pembangunan berkelanjutan.
UPAYA MENINGKATKAN MOTIVASI BELAJAR SISWA DENGAN MENGGUNAKAN MEDIA PEMBELAJARAN INTERAKTIF PADA MATA PELAJARAN IPAS MATERI WUJUD ZAT KELAS IV UPT SDN 105325 Mutiara, Rizky; Juwita, Putri; Atika Siregar, Mutia; Amelia, Bunga; Sajidah, Hanna; Apri Husna, Tasya; Kusramadani, Maya
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 11 No. 01 (2026): Volume 11 No. 01 Maret 2026 Publish
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v11i01.40880

Abstract

This study aims to improve the learning motivation of fourth-grade students through the use of interactive learning media in the subject of natural sciences (IPAS) on the material of states of matter at UPT SDN 105325. This study uses a Classroom Action Research (CAR) approach with the Kemmis and McTaggart model which is implemented in two cycles. The research subjects were 18 fourth-grade students. Data collection techniques were carried out through observation, interviews, and documentation, while data analysis used descriptive percentage techniques. The results of the study showed that student learning motivation experienced a significant increase after the implementation of interactive learning media. In the pre-cycle stage, student learning motivation was in the very low category with a percentage of 50%. After the action was carried out in cycle I, student learning motivation increased to 78% with a moderate category. Furthermore, in cycle II student learning motivation increased again to 86% and was in the very high category. Based on these results, it can be concluded that the use of interactive learning media is able to improve student learning motivation in the subject of natural sciences (IPAS) on the material of states of matter. Interactive learning media makes the learning process more interesting, active, and enjoyable, thus encouraging students to be more involved in learning activities.