Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search
Journal : J-CEKI

Penerapan Sistem Keuangan Desa (Siskeudes) Di Desa Alamendah Suryanita Supyan, Ita; Triani, Astri
J-CEKI : Jurnal Cendekia Ilmiah Vol. 4 No. 4: Juni 2025
Publisher : CV. ULIL ALBAB CORP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/jceki.v4i4.8998

Abstract

Pengelolaan keuangan desa yang transparan dan akuntabel masih menjadi tantangan bagi banyak desa akibat pencatatan manual yang rentan terhadap kesalahan dan keterlambatan. Untuk mengatasi hal tersebut, pemerintah mengembangkan aplikasi Sistem Keuangan Desa (SISKEUDES) sebagai solusi digital. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengelolaan keuangan desa, peran pihak yang terlibat, implementasi SISKEUDES, alasan penerapannya, hambatan yang dihadapi, serta manfaat yang diperoleh di Desa Alamendah. Dengan metode studi kasus dan pendekatan deskriptif kualitatif, data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi dengan Sekretaris Desa sebagai informan utama. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengelolaan keuangan desa di Desa Alamendah telah mengikuti tahapan sesuai Permendagri No. 20 Tahun 2018, dan berdasarkan temuan penelitian, SISKEUDES telah diterapkan sejak 2019 untuk menggantikan pencatatan manual. Implementasi sistem ini meningkatkan efisiensi dan transparansi, meskipun masih menghadapi kendala seperti keterbatasan pemahaman perangkat desa, ketidakstabilan koneksi internet, dan minimnya pendampingan teknis. Untuk mengoptimalkan implementasi, diperlukan pelatihan berkelanjutan, peningkatan insfratruktur digital, serta publikasi laporan keuangan secara online agar lebih mudah diakses oleh masyarakat. 
Implementasi SAK EMKM pada UMKM Erlita Glory Batik di Kabupaten Bandung Noviyanti, Tita; Suryanita Supyan, Ita
J-CEKI : Jurnal Cendekia Ilmiah Vol. 4 No. 4: Juni 2025
Publisher : CV. ULIL ALBAB CORP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/jceki.v4i4.8999

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui laporan keuangan apa saja  yang telah dibuat oleh UMKM Erlita Glory Batik, pada waktu kapan laporan  keuangan dibuat oleh UMKM Erlita Glory Batik, siapa yang bertanggung jawab  untuk membuat laporan keuangan pada UMKM Erlita Glory Batik, bagaimana  implementasi SAK EMKM dalam pelaporan keuangan pada UMKM Erlita Glory  Batik dan apa saja hambatan yang dihadapi UMKM Erlita Glory Batik dalam mengimplementasikan SAK EMKM. Desain penelitian ini dilakukan dengan pendekatan studi  kasus. Temuan pada penelitian ini adalah bahwa UMKM Erlita Glory Batik belum  sepenuhnya mengadopsi SAK EMKM dalam pembuatan laporan keuangannya, laporan keuangan hanya dibuat ketika ada pesanan besar saja, yang bertanggung jawab untuk membuat laporan keuangan adalah pemilik UMKM Erlita Glory Batik dan UMKM Erlita Glory Batik belum memiliki tenaga ahli untuk  mengimplementasikan SAK EMKM dalam dalam pembuatan laporan  keuangannya. Jenis penelitian menggunakan deskriptif kualitatif.  
Analisis Implementasi Digitalisasi Desa sebagai Upaya Efisiensi Pelayanan Publik di Desa Patrolsari Kecamatan Arjasari Kabupaten Bandung Supyan, Ita Suryanita; Fadilah, Dea Nur
J-CEKI : Jurnal Cendekia Ilmiah Vol. 4 No. 6: Oktober 2025
Publisher : CV. ULIL ALBAB CORP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/jceki.v4i6.11028

Abstract

Perkembangan teknologi digital mendorong pemerintahan desa untuk mengadopsi sistem pelayanan berbasis digital guna meningkatkan efisiensi dan transparansi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui implementasi digitalisasi desa dalam pelayanan publik di Desa Patrolsari, mengidentifikasi hambatan yang dihadapi, serta manfaat yang dirasakan setelah penerapannya. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan metode studi kasus. Data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi terhadap aparatur desa yang terlibat langsung dalam proses digitalisasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa, sejak tahun 2021, digitalisasi ini terbukti mempercepat proses pelayanan, meningkatkan efisiensi kerja, serta mendorong transparansi administrasi. Kendala yang dihadapi meliputi keterbatasan anggaran, rendahnya literasi digital aparatur dan masyarakat, serta ketergantungan pada vendor teknologi. Secara keseluruhan, digitalisasi memberikan dampak positif dalam penyelenggaraan pelayanan publik di tingkat desa.