Nabila, Esra Reinanda
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

PEMBUATAN MEDIA PERTUMBUHAN BAKTERI MENGGUNAKAN TEPUNG BIJI NANGKA (Artocarpus heterophyllus Lamk) UNTUK PERTUMBUHAN BAKTERI Staphylococcus aureus haryati, eti; Pandanwangi TW, Siti; Nabila, Esra Reinanda; Nurpatmawati, Nurpatmawati
Praeparandi : Jurnal Farmasi dan Sains Vol 7 No 1 (2023): Praeparandi : Jurnal Farmasi dan Sains
Publisher : Praeparandi : Jurnal Farmasi dan Sains

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58365/ojs.v7i1.215

Abstract

Protein dan karbohidrat merupakan komponen penting dalam media pertumbuhan bakteri. Tepung biji nangka (Artocarpus heterophyllus Lamk) memiliki kandungan protein dan karbohidrat yang diperlukan oleh bakteri Staphylococcus aureus untuk tumbuh dan berkembang biak. Tujuan penelitian ini untuk menentukan berat tepung biji nangka yang paling baik sebagai media pertumbuhan bakteri Staphylococcus aureus. Metode penelitian yang digunakan adalah eksperimental menggunakan media tepung biji nangka berat 2 gram, 2,5 gram dan 3 gram ditambah aquadest dan agar rose serta nutrient agar sebagai kontrol positif, dengan bakteri pengenceran 10-4 , 10-5 dan 10-6 . Data statistik menggunakan analisis varians satu arah (ANOVA) dan uji post hoc-LSD. Hasil penelitian menunjukkan pertumbuhan koloni bakteri Staphylococcus aureus dengan media tepung biji nangka pada berat 2 gram dengan pengenceran 10-4 , 10-5 dan 10- 6 adalah 260 koloni, 190 koloni, dan 130 koloni. Pada berat 2,5 gram dengan pengenceran 10-4 , 10-5 dan 10-6 adalah 290 koloni, 109 koloni, 169 koloni. Pada berat 3 gram dengan pengenceran 10-4 , 10-5 dan 10-6 adalah 315 koloni, 268 koloni, 183 koloni. Pada pertumbuhan koloni bakteri staphylococcus aureus pada nutrient agar dengan pengenceran 10-4 , 10-5 , dan 10-6 adalah 635 koloni, 536 koloni, dan 332 koloni, Kesimpulan diperoleh bahwa media tepung biji nangka dapat digunakan sebagai media pertumbuhan bakteri Staphylococcus aureus. Media tepung biji nangka berat 3 gram yang paling baik sebagai media pertumbuhan bakteri Staphylococcus aureus tetapi tidak setara dengan kontrol positif.