Azrul Zuniarto, Ahmad
Unknown Affiliation

Published : 5 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

ANALISIS TINGKAT PENGETAHUAN DAN PERSEPSI SWAMEDIKASI OBAT ANALGETIK PADA SISWA DI SMAN 3 CIREBON Nurrahma Berlian, Febia; Azrul Zuniarto, Ahmad; Pandanwangi, Siti; Rubihatlan, Encis; Minhatul Maula, Ajni; Farhan Alfawwaz, Azriel; Salafi, Akil; Sri Virgianti, Deby
Jurnal Farmasi (Journal of Pharmacy) Vol. 12 No. 1 (2023): Jurnal Farmasi (Journal of Pharmacy), April 2023
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Nasional & Pengurus Cabang Ikatan Apoteker Indonesia (IAI) Sukoharjo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.373013/qz9tq825

Abstract

Self-medication is the selection and use of drugs by individuals or family members without doctor's instructions, to treat conditions that are recognized or self-diagnosed. Analgesics or what is often referred to as pain-blocking drugs without losing consciousness. This study aims to determine the level of students' knowledge about self-medication of analgesic drugs at SMAN 3 Cirebon, to determine students' perceptions of self-medication of analgesic drugs at SMAN 3 Cirebon, to determine the level of knowledge and perceptions of students towards self-medication of analgesic drugs based on student characteristics, and to determine the level of knowledge and students' perceptions of self-medication of analgesic drugs based on the indicators of the questions assessed. This research method is a quantitative research using a descriptive design. The sampling technique used purposive sampling technique. Data collection used an e-questionnaire (google form) which was given to 82 respondents who met the inclusion and exclusion criteria. The data analysis technique of this research uses descriptive analysis. The results of the research on the level of knowledge and students' perceptions about self-medication of analgesic drugs at SMAN 3 Cirebon found that the level of knowledge obtained an average value of 78.96% was included in the good category. Students' perceptions obtained an average score of 83.63% included in the very good category. Based on the characteristics of respondents who have good knowledge and very good perception, most are at the age of 16 years, female gender, parents work as private employees, pain experienced by respondents in the last 1 month, namely body/muscle pain, history of drug use, namely paracetamol and places get medicine namely Pharmacy. The level of students' knowledge about self-medication of analgesic drugs based on the indicators of questions that were assessed correctly, namely: 78.66% on the indicator of the level of safety and accuracy of drug use, 74.39% on the indicator of drug dosage, 93.9% on the indicator of drug use, 64, 63% on the indicator of how to use the drug 74.39% on the indicator of drug side effects, 89.02% on the indicator of how to store it, 97.56% on the indicator of drug expiry time, and 64.63% on the indicator of drug destruction.
Factors Associated with Reduced Blood Glucose Levels in Patients with Diabetes Mellitus: The Role of Oral Antidiabetic Therapyand Dietary Patterns Azrul Zuniarto, Ahmad; Pandanwangi TW, Siti; Deria, Deria
Jurnal FARMASIMED (JFM) Vol 8 No 2 (2026): Jurnal Farmasimed (JFM)
Publisher : Fakultas Farmasi Institut Kesehatan Medistra Lubuk Pakam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35451/as02jb48

Abstract

Background: Diabetes mellitus is a chronic disease that requires proper blood glucose control through appropriate dietary patterns and antidiabetic therapy. Objective: This study aims to analyze the association between dietary patterns and oral antidiabetic therapy with the effectiveness of blood glucose reduction in patients with diabetes mellitus in several health facilities in the Cirebon and Majalengka regions. Methods: This study used an observational cross-sectional design. Data were collected through medical records and the Food Frequency Questionnaire (FFQ). Results and Discussion: The results show that most patients had good dietary patterns, with 53 out of 69 patients (76.8%). In the oral antidiabetic therapy variable, 56 out of 69 patients (81.2%) who used oral antidiabetic drugs showed effective blood glucose reduction. The analysis of dietary patterns indicates that good dietary patterns are associated with a higher likelihood of effective glucose reduction in Cirebon City (OR 0.600; 95% CI: 0.058–6.213), Cirebon Regency (OR 2.500; 95% CI: 0.100–62.605), and Majalengka Regency (OR 0.826; 95% CI: 0.685–0.996). Regarding antidiabetic therapy, the use of Metformin shows a 3.5 times greater likelihood of achieving effective glucose reduction compared to Glibenclamide (OR 3.500; 95% CI: 0.435–28.138). Combination therapy is more favorable in Cirebon Regency (OR 0.100; 95% CI: 0.004–2.504), while in Majalengka Regency, the effectiveness between single and combination therapy is relatively similar (OR 1.167; 95% CI: 0.142–9.586). Conclusion: Overall, this study confirms that good dietary patterns and appropriate oral antidiabetic therapy regimens play an important role in improving the effectiveness of blood glucose control in patients with diabetes mellitus.
UJI EFEKTIVITAS PENUMBUH RAMBUT GEL KOLAGEN TULANG SAPI (BOS TAURUS) PADA KELINCI JANTAN (LEPUS NIGRICOLLIS) Ayuditiawati, Meita; Azrul Zuniarto, Ahmad; Mega Tri Utami
Praeparandi : Jurnal Farmasi dan Sains Vol 8 No 2 (2025): Praeparandi : Jurnal Farmasi dan Sains
Publisher : Fakultas Farmasi Universitas YPIB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51997/sqrhv246

Abstract

Sediaan penumbuh rambut termasuk formula yang dirancang untuk menstimulasi pertumbuhan rambut, membuatnya lebih subur dan tebal guna mencegah kebotakan akibat kerontokan. Kolagen tulang sapi mengandung asam amino prolin yang dimana salah satu manfaatnya yaitu menghasilkan keratin untuk merangsang pertumbuhan folikel kecil dikulit kepala pada pria ataupun wanita yang mulai mengalami kerontokan rambut. Penelitian ini bertujuan untuk menguji efektivitas berbagai konsentrasi 0,3%, 0,6%, dan 0,9% gel kolagen tulang sapi terhadap pertumbuhan rambut kelinci jantan, menentukan konsentrasi paling efektif, serta melakukan uji evaluasi sediaan pada konsentrasi terpilih tersebut. Pengujian efektivitas dilakukan dengan mengaplikasikan gel pada area punggung kelinci, kemudian dilakukan pengukuran terhadap panjang dan bobot rambut. Evaluasi terhadap sediaan gel mencakup uji organoleptik, homogenitas, pH, daya sebar, serta daya lekat. Hewan uji yang digunakan adalah empat ekor kelinci jantan, dan pada masing-masing punggung kelinci dibuat enam petak dengan perlakuan berbeda, yaitu X1, X2, X3, kontrol positif (menggunakan produk Matrix Biolage Gel Tonic), kontrol negatif (menggunakan bahan dasar gel), serta kontrol normal (tanpa perlakuan). Pengujian berlangsung selama 28 hari, dengan aplikasi gel dilakukan dua kali setiap hari, yaitu pada pagi dan sore. Pengukuran panjang rambut dilakukan pada hari ke-7, 14, 21, dan 28, sedangkan pengukuran bobot rambut dilakukan pada hari ke-28. Hasil menunjukan bahwa gel kolagen tulang sapi X3 konsentrasi 0,9% memmiliki efektivitas yang setara dengan kontrol positif (biolage gel tonic) sebagai penumbuh rambut. Hasil dari evaluasi sediaan gel menunjukkan hasil yang baik karena memenuhi persyaratan gel yang baik.
PENGARUH PENAYANGAN VIDEO EDUKASI TERHADAP TINGKAT PENGETAHUAN DAN KEPATUHAN PASIEN TBC DI PUSKESMAS TENGAH TANI Sri Wahyuni, Yenny; Azrul Zuniarto, Ahmad; Clara Shinta
Praeparandi : Jurnal Farmasi dan Sains Vol 8 No 2 (2025): Praeparandi : Jurnal Farmasi dan Sains
Publisher : Fakultas Farmasi Universitas YPIB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51997/x6fg9s62

Abstract

Video pembelajaran dapat dimanfaatkan sebagai alat pendidikan secara menyeluruh agar meningkatkan pemahaman, tentang sikap, serta perilaku terkait kesehatan. Beberapa pengembangan alat pendidikan dengan teknologi mutakhir telah dilakukan, termasuk penggunaan media audio visual seperti video. Disamping itu, pemakaian video audio visual secara signifikan berkontribusi terhadap perubahan dalam pemahaman, sikap dan perilaku kesehatan. Penelitian ini memiliki tujuan untuk menilai dampak media promosi di bidang kesehatan dalam bentuk video secara audio visual mengenai peningkatan pengetahuan dan kepatuhan pasien TBC paru dalam mengkonsumsi obat di Puskesmas Tengah Tani. Metode penelitian yang diterapkan adalah Deskripsi Survei dengan pendekatan Deskriptif Analitik. Dalam studi ini, dilakukan penelitian secara kuantitatif dengan jenis desain pre experimental type one group pretest-posttest design, melibatkan responden 100 orang. Untuk menganalisis data,  penelitian ini menggunakan uji t berpasangan. Pengujian hipotesa dilakukan melalui analisis uji t sampel berpasangan dengan nilai Sig.(2-tailed) mencapai 0,000 (di bawah dari 0,05), sehingga dapat disimpulkan bahwa H0 ditolak dan H1 diterima. Ini berarti bahwa penggunaan video memberikan dampak yang positif bagi pengetahuan dan kepatuhan dalam  minum obat di Puskesmas Tengah Tani. Dari tabel Statistics sampel berpasangan, terlihat adanya  peningkatan antara sebelum dan setelah test. Diketahui bahwa rerata nilai responden sebelum test sebesar 13,01, sementara  setelah test sebesar 22,58. Maka dari itu dapat di simpulkan adanya perbedaan dari sebelum di tayangkan video edukasi dan sesudah di tayangkannya video edukasi terhadap responden.
PENGARUH PELAYANAN INFORMASI OBAT TERHADAP KEPUASAN KONSUMEN APOTEK FANI KALIMEKAR DENGAN METODE HOME PHARMACY CARE Zikri, Ipik Ainul; Azrul Zuniarto, Ahmad; Tresno Sundari, Retno
Praeparandi : Jurnal Farmasi dan Sains Vol 8 No 2 (2025): Praeparandi : Jurnal Farmasi dan Sains
Publisher : Fakultas Farmasi Universitas YPIB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51997/7ate9366

Abstract

Pelayanan kefarmasian merupakan elemen penting dalam industri farmasi, dengan fokus utama pada meningkatkan kepuasan konsumen. Salah satu metode yang semakin berkembang adalah home pharmacy care, di mana petugas kesehatan memberikan layanan langsung ke rumah pasien. Pelayanan informasi obat menjadi aspek kunci dalam memastikan penggunaan obat yang efektif dan aman. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui tingkat kepuasan konsumen di apotek Fani Kalimekar, apakah terdapat pengaruh pelayanan informasi obat terhadap kepuasan konsumen apotek Fani Kalimekar dengan metode home pharmacy care, dan mengetahui pengaruh pelayanan informasi obat terhadap kepuasan konsumen apotek Fani Kalimekar dengan metode home pharmacy care berdasarkan data sosiodemografi. Hasil penelitian menunjukan tingkat kepuasan konsumen apotek Fani Kalimekar sebelum dilakukan home pharmacy care 78.4%, kategori puas, dan setelah dilakukan home pharmacy care didapat hasil 86.6% kategori sangat puas. Terdapat pengaruh pelayanan informasi obat terhadap kepuassan konsumen apotek Fani Kalimekar dengan metode home pharmacy care. Tidak ada hubungan pengaruh kepuasan konsumen apotek Fani Kalimekar berdasarkan data sosiodemografi.