Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

Sosialisasi Pertolongan Pertama pada Kecelakaan di Rumah Guna Peningkatan Kualitas Hidup Lansia Desa Uteunkot Maulina, Nora; Sawitri, Harvina; Rahayu, Mulyati Sri; Zakiyya, Najwa; Syifa, Siti
Jurnal Malikussaleh Mengabdi Vol. 2 No. 1 (2023): Jurnal Malikussaleh Mengabdi, April 2023
Publisher : LPPM Universitas Malikussaleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/jmm.v2i1.9327

Abstract

Peningkatan jumlah penduduk lansia menimbulkan konsekuensi yang kompleks. Berbagai tantangan yang diakibatkan penuaan penduduk telah mencakup setiap aspek kehidupan. Untuk dapat menyikapi kondisi tersebut, dibutuhkan suatu program evaluasi pencegahan kelanjutusiaan yang mampu mengayomi kehidupan lansia di Indonesia dengan cara mengakomodasi adanya kebutuhan terhadap potensi dan sumber daya penduduk lansia di Indonesia. mengenai kelanjutusiaan, di antaranya: kondisi kesehatan, potensi ekonomi, keadaan sosial, dan akses penduduk lansia terhadap berbagai fasilitas perlindungan dan pemberdayaan bagi peningkatan kualitas hidupnya. Resiko jatuh adalah suatu kejadian yang dilaporkan penderita atau keluarga yang melihat kejadian yang mengakibatkan seseorang mendadak terbaring, terdudk dilantai atau tempat yang lebih rendah dengan atau tanpa hilang kesadaran dengan atau tanpa luka. Jatuh dapat mengakibatkan berbagai jenis cedera, kerusakan fisik dan psikologis. Kerusakan fisik yang paling ditakuti dari kejadian jatuh adalah patah tulang panggul. Tujuan pengabdian ini adalah memberikan edukasi pengetahuan kepada masyarakat desa Uteunkot terkait pentingnya pertolongan pertama pada lansia saat kecelakaan di rumah, mengarahkan anggota keluarga lansia agar  lebih memperhatikan kesehatan lansia terkait kecelakaan dirumah agar kualitas hidup lansia dapat terjaga dan sosialisasi pengetahuan yang dapat meningkatkan kualitas hidup lansia. Melalui program pengabdian ini, pengetahuan masyarakat desa Uteunkot lebih baik lagi dalam penanggulangan trauma pada lansia, meningkatnya kesadaran dari keluarga dan lansia sendiri agar dapat lebih berhati-hati dalam melakukan aktivitas sehari-hari guna mencegah trauma dan terbentuknya kesadaran lansia untuk terus menjaga kesehatan lansia agar kualitas hidup baik
Pemberian Edukasi Stunting Kepada Masyarakat Desa Keutapang Kecamatan Lhoksukon Kabupaten Aceh Utara Mardiati, Mardiati; Sinulingga, Alysha Nola; Usrah, Cut Hafidzah; Naslya, Azizan; Muhammad, Oktaduta; Salsabila, Aisyah; Nasywa, Irandary; Anjani, Khania Vascia; Aniyah, Mughni; Nasution, Muhammad Alwi; Aulia, Nurbalqis; Syifa, Siti
Jurnal Malikussaleh Mengabdi Vol. 3 No. 2 (2024): Jurnal Malikussaleh Mengabdi, Oktober 2024
Publisher : LPPM Universitas Malikussaleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/jmm.v3i2.18909

Abstract

Stunting merupakan masalah gizi kronis yang berkaitan dengan kekurangan gizi di masa lalu yang dapat berdampak pada perkembangan kognitif, motorik, serta verbal anak. Intervensi pada stunting penting dilakukan pada 1.000 Hari Pertama Kehidupan (HPK). Berdasarkan laporan Global Nutrition Report tahun 2016, Indonesia menduduki peringkat 108 dari 132 negara dalam prevalensi stunting. Sementara Provinsi Aceh menempati urutan keempat tertinggi di tingkat nasional. Pemerintah Indonesia telah mengimplementasikan beberapa upaya pencegahan stunting, termasuk pemberian kepada remaja putri berupa tablet tambah darah (TTD), makanan tambahan kepada ibu hamil, serta tambahan makanan berupa protein hewani untuk anak usia 6 bulan hingga 2 tahun. Kegiatan pemberian edukasi ini dilaksanakan pada tanggal 26 Juli 2024 di Meunasah Desa Keutapang oleh mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Malikussaleh dalam rangka Kuliah Kerja Nyata (KKN). Materi edukasi disampaikan kepada peserta yang hadir di Pos Layanan Terpadu (Posyandu). Edukasi diawali dengan cara diskusi mengenai pemahaman peserta edukasi terkait stunting dilanjutkan dengan ceramah yang membahas definisi, penyebab, gejala, dampak, pencegahan stunting, dan diakhiri dengan pembagian leaflet.
Diabetes Melitus Tipe 2 dan Hipertensi sebagai Faktor Risiko PJK pada Lansia Maulina, Nora; Sawitri, Harvina; Zakiyya, Najwa; Syifa, Siti
Jurnal Ilmiah Manusia Dan Kesehatan Vol. 6 No. 1 (2023): Jurnal Ilmiah MANUSIA DAN KESEHATAN
Publisher : FAKULTAS ILMU KESEHATAN UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH PAREPARE

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31850/makes.v6i1.1894

Abstract

The elderly are still a significant concern today, because of the many types of diseases that this group suffers from, including coronary heart disease. This disease often coincides in the elderly due to changes in the characteristics of the elderly blood vessels coupled with uncontrolled diet and physical activity, therefore it is important to conduct research related to the relationship between type 2 diabetes mellitus and hypertension in the elderly as a risk of heart disease so that education can be carried out to prevent an increase in the incidence of coronary heart disease. The purpose of this study was to analyze the risk factors for type 2 diabetes mellitus and the incidence of hypertension as a risk factor for coronary heart disease (CHD) using a Framingham risk score for the elderly at the nursing home at Lhokseumawe City in 2022. The research design used was a cross-sectional study in which exposure and impact are measured at the same time. The sample is all the elderly in the nursing home in Lhokseumawe City. The results showed a significant relationship between diabetes mellitus and hypertension on the risk of coronary heart disease. In conclusion, diabetes mellitus and hypertension are risk factors for coronary heart disease.
An Overview of Antibiotic Use, Length of Stay, and Amputation Incidents in Diabetic Foot Patients at Cut Meutia Regional Hospital Debbyousha, Maulina; Bayu Rizaldy, Muhammad; Syifa, Siti
AVERROUS: Jurnal Kedokteran dan Kesehatan Malikussaleh Averrous, Volume 11 No.1 Mei 2025
Publisher : Fakultas Kedokteran Universitas Malikussaleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Diabetic foot ulcer is a condition of ulceration on the skin surface associated with neuropathy and angiopathy in the lower extremities. Improperly treatment for diabetic foot resulting significant functional and financial consequences for the patient. The purpose of study was to determine and assess an Overview of Antibiotic Use, Length of Stay and Amputation Incidents in Diabetic Foot Patients at Cut Meutia Regional Hospital. This type of research is descriptive research using a purposive sampling method with a cross-sectional approach with a sample size of 55 people using the Slovin formula. Data were processed using the univariate method with the results in the form of characteristics of patients are middle age 45-59 years (42.5%), the most patients were male (57.5%) and the majority of patients were housewives (36.3%). The most common description of antibiotic usage is combination antibiotics (71.3%) with the majority is a combination of cephalosporin and metronidazole (48.8%). The most commonly prescribed single antibiotics are cephalosporins (25%). Meanwhile, the length of stay was <7 days (55%) and the majority of patients did not experience amputation (76.3%). The conclusion of this study was the majority of patients were men, middle age 45-59 years, the majority of occupations were housewives, The use of antibiotics was dominated by a combination of cephalosporins with metronidazole and the single antibiotic used was a cephalosporin, the length of stay was <7 days, and the patients did not experience amputation. Keywords: diabetic ulcer, antibiotics, combination therapy, complication
Edukasi Gizi Menggunakan Media Permainan di Taman Baca Kelompok KKN Tematik Satu Desa Keutapang, Lhoksukon Mardiati, Mardiati; Salsabila, Aisyah; Aulia, Nurbalqis; Aniyah, Mughni; Anjani, Khania Vascia; Nasywa, Irandary; Naslya, Azizan; Syifa, Siti; Usrah, Cut Hafidzah; Nasution, Muhammad Alwi; Sinulingga, Alysha Nola; Muhammad, Oktaduta
Auxilium : Jurnal Pengabdian Kesehatan Auxilium: Jurnal Pengabdian Kesehatan - Agustus 2024
Publisher : Fakultas Kedokteran Universitas Malikussaleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/auxilium.v2i2.17987

Abstract

Anak usia sekolah dasar adalah anak yang beresiko mengalami kekurangan gizi, sehingga diperlukan pemahaman mengenai edukasi makanan bergizi yang memenuhi kebutuhan gizi anak. Edukasi dilakukan melalui penjelasan mengenai materi makanan bergizi kemudian dilanjutkan dengan aktivitas permainan. Edukasi gizi harus diberikan sejak dini, pada taman baca kelompok satu KKN tematik dilakukan intervensi materi gizi dengan menggunakan tiga metode yang berbeda dimana untuk anak usia 6-9 tahun yang belum bisa membaca dilakukan dengan metode kolase dan untuk anak usia 6-9 tahun yang dapat membaca metode yang digunakan adalah permainan puzzle gizi dan usia 10-12 tahun dengan cara permainan rangking satu. Setelah dilakukan intervensi dengan pemberian materi gizi dan permainan terdapat perbedaan yang signifikan dimana terjadi peningkatan pengetahuan tentang gizi yang diketahui anak-anak Desa Keutapang.