Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PENGARUH NILAI STABILITAS SISA TERHADAP KEKUATAN CAMPURAN (HRS-WC) DENGAN METODE KEPADATAN MUTLAK EFFECT OF RESIDUAL STABILITY VALUES ON MIXTURE STRENGTH (HRS-WC) WITH ABSOLUTE DENSITY METHOD Boby; Desriantomy; Ina Elvina
Jurnal Teknika: Jurnal Teoritis dan Terapan Bidang Keteknikan Vol. 7 No. 2 (2024): Jurnal Teknika: Jurnal Teoritis dan Terapan Bidang Keteknikan, April 2024
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Palangka Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52868/jt.v7i2.14110

Abstract

Perkerasan Lentur merupakan lapisan penutup yang terdiri dari campuran antara agregat, mineral pengisi (filler), dan aspal padat dengan perbandingan tertentu yang dicampurkan dan dipadatkan dalam keadaan panas. Dengan ini saya ingin menggunakan HRS-WC sebagai campuran aspal. HRS-WC merupakan campuran beraspal panas dengan penggunaan agregat bergradasi senjang. Karakteristik yang terpenting dari campuran ini adalah durabilitas dan fleksibilitas, dan juga dituntut memiliki stabilitas yang cukup dalam menerima beban lalu lintas yang secara langsung bekerja pada lapisan ini Stabilitas Sisa merupakan perbandingan stabilitas campuran yang direndam selama 24 jam semakin lama durasi perendama maka nilai stabilitas sisa akan semakin menurun, turunya nlai stabilitas ini disebabkan terjadinya kerusakan akibat pengaruh air. Kerusakan ini disebabkan, dimana suhu air terlalu tinggi yang mempengaruhi perkerasan yang akan membuat briket/benda uji melembek seiring dengan lamanya perendaman. Menentukan nilai karakteristik Marshall stabilitas sisa dari nilai KAO kepadatan mutlak yaitu 6,48 Berdasarkan penelitian terhadap parameter karakteristik Marshall Stabilitas Sisa dengan Kepadatan Mutlak pada tumbukan 2x400, Komposisi menghasilkan Kadar Aspal Optimum dengan Stabilitas sebesar 1156 kg, Rongga dalam Campuran (VIM) sebesar 3,7 %, rongga terisi aspal (VFB) sebesar 80%, rongga antar agregat (VMA) sebesar 18,2%, Hasil bagi Marshall (Marshall Quotient) sebesar 344 kg/mm.
MANAJEMEN BERJENJANG PEMBELAJARAN AL-QUR’AN MELALUI METODE IQRA’ DALAM PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DI TPQ Boby; Dedi Afrison; Safyalmi; Edi Putra Jaya
An-Nahdlah: Jurnal Pendidikan Islam Vol 5 No 3 (2026): Januari-April
Publisher : Institut Agama Islam Hamzanwadi NW Lombok Timur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51806/an-nahdlah.v5i3.886

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan penerapan manajemen berjenjang pembelajaran Al-Qur'an melalui metode Iqra' dalam pendidikan agama Islam di TPQ. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain deskriptif. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, sedangkan pemilihan informan menggunakan teknik purposive sampling yang melibatkan pengelola TPQ, ustaz, dan ustazah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembelajaran Al-Qur'an di TPQ dikelola secara berjenjang, dimulai dari Iqra' hingga pembelajaran Al-Qur'an, dengan intensitas pembelajaran enam kali dalam satu minggu. Pengelolaan pembelajaran didukung oleh pembagian jadwal siang untuk peningkatan Iqra' dan jadwal malam untuk pembelajaran Al-Qur'an, sehingga proses belajar dapat disesuaikan dengan tingkat kemampuan dan karakteristik santri. Sistem evaluasi dilakukan secara berkelanjutan dan menjadi dasar peningkatan jenjang pembelajaran. Penerapan manajemen berjenjang ini memberikan dampak positif terhadap efektivitas pembelajaran Al-Qur'an, baik dari aspek keteraturan proses belajar, peningkatan kelancaran membaca santri, maupun pembentukan kedisiplinan belajar. Penelitian ini menegaskan bahwa keberhasilan pembelajaran Al-Qur'an di TPQ tidak hanya ditentukan oleh metode pembelajaran, tetapi juga oleh kualitas manajemen pendidikan agama Islam yang diterapkan secara sistematis dan berkelanjutan.