p-Index From 2021 - 2026
0.983
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Jurnal Kesehatan
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Pengetahuan Tentang Hiv/Aids Pada Siswa Sman 2 Haharu Kabupaten Sumba Timur Tahun 2022 Engglika S; Deviarbi S; Honey I. Ndoen
Jurnal Kesehatan Vol 11 No 2 (2022): Jurnal Kesehatan
Publisher : Universitas Yatsi Madani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

HIV/AIDS adalah penyakit yang dapat menyerang sistem kekebalan tubuh yang disebabkan olehvirus dan masih menjadi perhatian banyak orang sampai saat ini. Pengetahuan HIV/AIDS pada siswaadalah pemahaman siswa tentang gejala, penyebab, cara penularan dan cara pencegahan. SiswaSMA adalah siswa yang beranjak dewasa dan sedang mencari jati diri, seperti bergaul dengan temansebaya bahkan menjalin hubungan dengan lawan jenis. Tujuan dari penelitian ini adalah untukmenganalisis faktor-faktor yang berhubungan dengan pengetahuan tentang HIV/AIDS pada siswaSMAN 2 Haharu Kabupaten Sumba Timur. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif denganpendekatan cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa SMAN 2 Haharukelas X dan kelas XI dengan jumlah 222 siswa. Sampel pada penelitian ini berjumlah 107 orangdengan teknik pengambilan sampel menggunakan proportional random sampling. Analisis yangdigunakan dalam penelitian ini adalah analisis univariat dan analisis bivariat dengan mengujihubungan chi square. Secara umum penulis menyimpulkan bahwa terdapat faktor yangberhubungan dengan pengetahuan tentang HIV/AIDS yaitu umur, sosial, teman sebaya, pengalamanberpacaran dan sumber informasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan antarapengetahuan dengan umur, sosial, teman sebaya, pengalaman berpacaran dan sumber informasidengan masing-masing p-value= 0.000, namun pada variabel umur niali p-value=0.002. Pemerintahterkait serta tenaga kesehatan perlu bekerja sama untuk meningkatkan pengetahuan tentangHIV/AIDS pada siswa dengan cara menerapkan penyuluhan maupun sosialisasi kepada siswaSMAN 2 Haharu. Kata Kunci: Pengetahuan HIV/AIDS, Siswa, SMAN 2 Haharu
Faktor Yang Berhubungan Dengan Pencegahan Komplikasi Penderita Diabetes Melitus Di Puskesmas Sikumana Helpina, Natalia; Honey I. Ndoen; Indriati A. Tedju Hinga; Pius Weraman
Jurnal Kesehatan Vol 13 No 1 (2024): Jurnal Kesehatan
Publisher : Universitas Yatsi Madani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37048/kesehatan.v13i1.361

Abstract

Diabetes Melitus (DM) merupakan suatu penyakit menahun yang ditandai dengan kadar glukosa darah (gula darah) melebihi normal. Diabetes Melitus masih menjadi suatu masalah kesehatan yang serius di Nusa Tenggara Timur karena masih tingginya angka kejadian diabetes melitus, apabia dibiarkan maka akan menyebabkan terjadinya komplikasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor yang berhubungan dengan pencegahan komplikasi penderita diabetes melitus di Puskesmas Sikumana. Jenis penelitian dalam penelitian ini adalah survei analitik, dengan rancangan penelitian, cross sectional. Jumlah sampel dalam penelitian ini sebanyak 85 orang penderita diabetes melitus yang belum mengalami komplikasi. Teknik analisis data menggunakan uji statistik Chi-square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan antara pengetahuan (p-value= 0,023), sikap (p-value= 0,037), diet (p-value= 0,000), dan tidak terdapat hubungan antara dukungan keluarga (p-value= 1,000) dengan pencegahan komplikasi penderita diabetes melitus di wiayah kerja Puskesmas Sikumana. Kesimpulan, terdapat hubungan antara pengetahuan, sikap, diet, dan tidak terdapat hubungan antara dukungan keluarga dengan pencegahan komplikasi penderita diabetes melitus di wiayah kerja Puskesmas Sikumana
Gambaran Pengetahuan Dan Tindakan Pencegahan Diabetes Melitus Pada Anggota Keluarga Yang Berisiko Bell, Foni; Honey I. Ndoen; Sigit Purnawan
Jurnal Kesehatan Vol 13 No 2 (2024): Jurnal Kesehatan
Publisher : Universitas Yatsi Madani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37048/kesehatan.v13i2.372

Abstract

Diabetes merupakan penyakit tidak menular yang prevalensinya tinggi. Biaya perawatan yang dibutuhkan di Indonesia mencapai Rp.500 miliar per-tahun, maka perlu adanya upaya untuk pencegahan penyakit tersebut. Untuk mencegah timbulnya kasus Diabetes maka masyarakat perlu mengetahui tindakan-tindakan pencegahan yang berhubungan dengan kejadian penyakit ini. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui gambaran pengetahuan dan tindakan pencegahan Diabetes pada anggota keluarga yang berisiko di Wilayah Kerja Puskesmas Oepoi Kota Kupang Tahun 2023. Penelitian ini merupakan penelitian dengan metode deskriptif kuantitatif dengan total sampel sebanyak 89 responden. Analisis data dilakukan dengan metode dekriptif kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari 43 responden (48,3%) yang berpengetahuan baik hanya 11 responden (12,4%) yang melakukan tindakan pencegahan, sisanya 32 responden (42,6%) tidak melakukan tindakan pencegahan, sedangkan dari 46 responden (51,7%) yang berpengetahuan kurang ternyata semuanya tidak melakukan tindakan pencegahan sama sekali. Diharapkan kepada anggota keluarga yang berisiko agar dapat melakukan gaya hidup sehat.
Faktor yang Berhubungan Dengan Kejadian Malaria di Wilayah Kerja Puskesmaas Watukawula Kabupaten Sumba Barat Daya Dahat, Thomas Jenifirman Yohdis; Honey I. Ndoen; Sigit Purnawan; Maria M. Dwi Wahyuni
Jurnal Kesehatan Vol 14 No 1 (2025): Jurnal Kesehatan
Publisher : Universitas Yatsi Madani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37048/kesehatan.v14i1.531

Abstract

Malaria merupakan salah satu penyakit menular yang menjadi permasalahan kesehatan masyarakat dan sangat mempengaruhi angka kematian dan kesakitan bayi, anak dan ibu melahirkan serta dapat menurunkan produktifitas tenaga kerja. Malaria merupakan penyakit akut maupun kronik yang disebabkan oleh plasmodium dengan gejala panas, demam, berkeringat dan tidak adanya nafsu makan. Kejadian malaria di Kabupaten Sumba Barat Daya termasuk yang sangat tinggi di NTT yang mencapai angka Annual Parasite Incidence = 15,73 dengan 1.361 kasus pada masyarakat. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui faktor risiko yang mempengaruhi kejadian malaria di wilayah kerja Puskesmas Watukawula Kabupaten Sumba Barat Daya. Penelitian ini merupakan penelitian observasional analitik dengan desain penelitian case control. Besar sampel pada penelitian ini 108 respoonden yang terdiri dari 54 sampel kasus dan 54 sampel kontrol. Analisis data dilakukan dengan uji Chi-Square dan regresi logistik berganda. Hasil uji multivariat ada pengaruh secara parsial antara kebiasaan keluar rumah pada malam hari (p=0.041;OR=4,130), kebiasaan penggunaan kelambu (p=0.001;OR=6,135), kebiasaan penggunaan obat anti nyamuk (p=0.020;OR=3,539), penggunaan kawat kasa pada ventilasi (p=0.002;OR=6,435) dan keberadaan tempat perindukan nyamuk (p=0.075;OR=2,627) dengan kejadian malaria. Diharapkan masyarakat melakukan upaya - upaya untuk pencegahan penyakit malaria seperti menggunakan kelambu waktu tidur pada malam hari, memasang kawat kasa pada ventilasi dan ketika melakukan aktifitas di luar rumah pada malam hari diusahakan untuk selalu menggunakan pakain yang tertutup, diusahakan untuk menggunakan obat anti nyamuk dan selalu untuk menjaga dan membersihkan lingkungan sekitar rumah sehingga tidak mudah digigit nyamuk.
Faktor Yang Berhubungan Dengan Partisipasi Masyarakat Pada Kegiatan Posyandu Di Desa Oben Kabupaten Kupang Yunita M. Nenobais; Pius Weraman; Honey I. Ndoen
Jurnal Kesehatan Vol 14 No 1 (2025): Jurnal Kesehatan
Publisher : Universitas Yatsi Madani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37048/kesehatan.v14i1.552

Abstract

Posyandu adalah kegiatan layanan kesehatan terpadu yang melibatkan partisipasi masyarakat untuk menurunkan angka mortalitas ibu dan bayi selama kehamilan dan persalinan. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui faktor yang berhubungan dengan partisipasi masyarakat di posyandu Desa Oben kabupaten Kupang. Penelitian ini bersifat observasional dengan desain cross-sectional. Populasi penelitian ini terdiri dari semua ibu yang memiliki balita, berjumlah 110 orang di posyandu Desa Oben. Sampel sebanyak 76 orang dipilih dengan teknik random sampling. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner dan dianalisis dengan uji-square. Hasil penelitian menunjukkan adanya hubungan antara pengetahuan (p-value=0,004), dukungan keluarga (p=0,001), dan dukungan tokoh masyarakat (p-value=0,019) dengan partisipasi masyarakat dalam kegiatan posyandu di Desa Oben, Kabupaten Kupang. Namun, tidak ditemukan hubungan yang signifikan untuk sumber informasi (p-value=0,104), sedangkan ketersediaan fasilitas menunjukkan hubungan yang signifkan (p-value=0,036) dengan partisipasi masyarakat. Disarankan agar pendekatan yang lebih mendalam dilakukan, seperti kunjungan rumah kepada ibu yang tidak menghadiri posyandu