Galih Putri Miranti
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

IMPLEMENTASI METODE LATIHAN MODIFY RULES PADA PERMAINAN SEPAKBOLA Andibowo, Teguh; Kodrad Budiyono; Eriek Satya Haprabu; Rustam Yulianto; Dwi Gunadi; Galih Putri Miranti
PROFICIO Vol. 5 No. 1 (2024): PROFICIO: Jurnal Abdimas FKIP UTP
Publisher : FKIP UNIVERSITAS TUNAS PEMBANGUNAN SURAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36728/jpf.v5i1.2974

Abstract

Sepak bola merupakan olahraga yang populer di seluruh dunia, termasuk di Indonesia. Olahraga ini memiliki banyak manfaat, antara lain untuk meningkatkan kebugaran jasmani, keterampilan gerak, dan kerja sama tim. Namun, olahraga ini memiliki tingkat kesulitan yang cukup tinggi, terutama bagi anak-anak usia dini. Pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan bermain sepak bola anak-anak usia dini di SSB Safo Jomblo, Kecamatan Slogohimo, Kabupaten Wonogiri. Pengabdian masyarakat ini dilaksanakan dengan menerapkan metode latihan modify rules. Metode yang digunakan adalah dengan bentuk kegiatan dalam pelatihan sepakbola ini dengan menggunakan pendekatan langsung, demontrasi, diskusi, praktek dan evaluasi terhadap serapan dari siswa yang ikut langsung di lokasi yaitu di desa Waru Slogohimo, Metode latihan modify rules merupakan metode latihan yang memodifikasi peraturan pertandingan sepak bola sesuai dengan kebutuhan dan kemampuan anak-anak usia dini. Modifikasi peraturan pertandingan sepak bola pada metode latihan modify rules dapat dilakukan dalam berbagai aspek, antara lain: Ukuran lapangan, Jumlah pemain, Waktu pertandingan, Peraturan permainan. Modifikasi peraturan pertandingan sepak bola ini bertujuan untuk membuat permainan sepak bola menjadi lebih mudah dan menyenangkan bagi anak-anak usia dini. Dengan demikian, anak-anak usia dini dapat lebih mudah mempelajari keterampilan bermain sepak bola. Pengabdian masyarakat ini dilaksanakan selama 3 bulan, yaitu dari bulan Agustus hingga Oktober 2023. Kegiatan pengabdian masyarakat ini diikuti oleh 20 anak-anak usia dini yang berusia 7-12 tahun. Hasil pengabdian masyarakat ini menunjukkan bahwa implementasi metode latihan modify rules dapat meningkatkan kemampuan bermain sepak bola anak-anak usia dini. Hal ini terlihat dari hasil tes penguasaan bola, tes passing, dan tes dribbling. Pada tes penguasaan bola, rata-rata skor anak-anak meningkat dari 6,5 menjadi 8,2. Pada tes passing, rata-rata skor anak-anak meningkat dari 6,2 menjadi 7,8. Pada tes dribbling, rata-rata skor anak-anak meningkat dari 6,0 menjadi 7,5.
ANALISIS PUKULAN GYAKU TSUKI PADA SISWA REMAJA KARATE DOJO KABUPATEN KARANGANYAR Galih Putri Miranti; Arief Slamet Saifudhin; Miftah Hanif; Tegar Ibnu Tsani; Satrio Sakti Rumpoko
Jurnal Ilmiah Spirit Vol 26 No 2 (2026): JURNAL ILMIAH SPIRIT
Publisher : Program Studi Pendidikan Kepelatihan Olahraga Universitas Tunas Pembangunan Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36728/jis.v26i2.7328

Abstract

Tujuan dari Penelitian ini adalah untuk mengetahui kemampuan Pukulan Gyaku Tsuki Pada Siswa Remaja Karate Dojo Kabupaten Karanganyar Tahun 2024. Metode penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kuantitatif dengan ciri-ciri tidak adanya hipotesis dan data yang diperoleh akan dipaparkan. Metode yang digunakan adalah survei, dengan instrumen penelitian berupa tes keterampilan Teknik dasar pukulan Gyaku Tsuki yang dilakukan 2x menyerang yang bertujuan untuk mengetahui Analisis Pukulan Gyaku Tsuki Pada Siswa Remaja Karate Dojo Kabupaten Karanganyar Tahun 2024. Sampel penelitian ini adalah siswa karate dengan kategori usia 12 – 17 tahun yang berjumlah 20 orang. Berdasarkan hasil analisis data, bahwa yang memiliki keterampilan pukulan pada kategori baik dengan jumlah skor 12 – 16 sebanyak 4 siswa atau 20 % dari jumlah sampel, kemudian yang memiliki keterampilan pukulan pada kategori cukup dengan jumlah skor 8 – 11 sebanyak 13 siswa atau 65 % dari jumlah sampel, dan untuk yang memiliki keterampilan pukulan pada kategori kurang dengan jumlah skor 4 – 7 sebanyak 3 siswa atau 15 % dari jumlah sampel yang diteliti. Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan diperoleh kesimpulan bahwa: siswa yang masuk diklasifikasi “baik” sejumlah 4 siswa (20 %), “cukup” sejumlah 13 siswa (65 %), dan “kurang” sejumlah 3 siswa (15 %). Hasil penelitian menyimpulkan bahwa keterampilan pukulan Gyaku Tsuki pada siswa remaja karate dojo Kabupaten Karanganyar tahun 2024 berada dalam kategori cukup.