Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

The Concept of Property Ownership in the Qur’an: A Thematic Study of Individual Rights and Social Responsibility Salam, Selmiana; Wulandari, Devy; Sari, Dian; Ilham, Rizky Amaliyah Ramdhani; Masse, Rahman Ambo
Peradaban Journal of Religion and Society Vol. 4 No. 2 (2025)
Publisher : Pustaka Peradaban

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59001/pjrs.v4i2.508

Abstract

The concept of property ownership in the Qur'an has two main dimensions: individual rights and social responsibility. The Qur'an emphasizes that wealth is a trust from Allah that can be owned personally, but its use must be in accordance with the principles of justice and the public good. This research uses a thematic interpretation method (tafsir maudhu'i), by collecting and analyzing Qur'anic verses related to property ownership, as well as considering historical context (asbāb al-nuzūl) and linguistic aspects. The results of the study show that Islam not only recognizes the individual's right to property, but also requires social responsibility, such as zakat, infaq, and the prohibition of hoarding wealth. Thus, the concept of ownership in Islam is not absolute, but is tied to ethical values and social justice. Property ownership is seen as a means to realize common prosperity and overcome social inequality. The emphasis on a balance between private property and social contribution reflects the main purpose of Islamic law in creating justice and benefit. Therefore, the concept of wealth in the Qur'an is an important foundation for the development of an economic system that is oriented towards value and balance.
Pemaknaan Hadis Mengenai Riba Dalam Perspektif Hukum Islam : Kunci Membangun Ekonomi Yang Adil Dan Berkelanjutan Wulandari, Devy; Ilham, Muhammad; Sakka, Abdul Rahman
Jurnal El-Thawalib Vol 6, No 1 (2025)
Publisher : UIN Syekh Ali Hasan Ahmad Addary Padangsidimpuan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24952/el-thawalib.v6i1.14405

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah membahas struktur hadis dalam hadis. Penelitian ini menggunakan jenis kualitatif melalui studi pustaka dengan menerapkan analisis isi. Pembahasan penelitian ini meliputi struktur hadis sperti sanad matn. Artikel ini ingin membahas tujuan dari pelarangan riba dalam perspektif hadis. Tidak diragukan lagi, istilah riba sebenarnya dilarang dalam semua agama samawi, baik Yahudi, Kristen maupun Islam. Di dalam Al-Qur'an sendiri, pelarangan riba memiliki empat ayat yang ditemukan pada empat surat berbeda, di mana riba jelas-jelas dikutuk dan dilarang, bahkan riba dinyatakan pula sebagai dosa yang sangat serius. Dengan menggunakan studi literatur, artikel ini ingin menggali dan mendalami beberapa hadis tentang larangan riba dan dampaknya di masyarakat. Dikatakan bahwa riba adalah dosa dalam Islam, karena mengarah pada kehancuran, sedangkan sedekah mengarah kepada pertumbuhan. Oleh karena itu, penghapusan riba sebenarnya bertujuan untuk memajukan sistem ekonomi yang merahmati, lebih berkeadilan, hubungan sosial yang lebih berimbang serta nilai-nilai etika yang sejalan dengan ajaran Islam. Kesimpulan dari penelitian ini menunjukkan bahwa sanad yang di riwayatkan dari abu huroiroh bersambung hal ini di buktikan dengan Abu Kuraib Wawasil bin Abdul ‘Abul A’la, ia berkata, telah menceritakan kepada kami Ibn Fudail, dari bapaknya, dari Ibn Abi Nu’man, dari Abu Hurairah, Rasulullah saw.
Pemaknaan Hadis Mengenai Riba Dalam Perspektif Hukum Islam : Kunci Membangun Ekonomi Yang Adil Dan Berkelanjutan Wulandari, Devy; Ilham, Muhammad; Sakka, Abdul Rahman
Jurnal El-Thawalib Vol 6, No 1 (2025)
Publisher : UIN Syekh Ali Hasan Ahmad Addary Padangsidimpuan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24952/el-thawalib.v6i1.14405

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah membahas struktur hadis dalam hadis. Penelitian ini menggunakan jenis kualitatif melalui studi pustaka dengan menerapkan analisis isi. Pembahasan penelitian ini meliputi struktur hadis sperti sanad matn. Artikel ini ingin membahas tujuan dari pelarangan riba dalam perspektif hadis. Tidak diragukan lagi, istilah riba sebenarnya dilarang dalam semua agama samawi, baik Yahudi, Kristen maupun Islam. Di dalam Al-Qur'an sendiri, pelarangan riba memiliki empat ayat yang ditemukan pada empat surat berbeda, di mana riba jelas-jelas dikutuk dan dilarang, bahkan riba dinyatakan pula sebagai dosa yang sangat serius. Dengan menggunakan studi literatur, artikel ini ingin menggali dan mendalami beberapa hadis tentang larangan riba dan dampaknya di masyarakat. Dikatakan bahwa riba adalah dosa dalam Islam, karena mengarah pada kehancuran, sedangkan sedekah mengarah kepada pertumbuhan. Oleh karena itu, penghapusan riba sebenarnya bertujuan untuk memajukan sistem ekonomi yang merahmati, lebih berkeadilan, hubungan sosial yang lebih berimbang serta nilai-nilai etika yang sejalan dengan ajaran Islam. Kesimpulan dari penelitian ini menunjukkan bahwa sanad yang di riwayatkan dari abu huroiroh bersambung hal ini di buktikan dengan Abu Kuraib Wawasil bin Abdul ‘Abul A’la, ia berkata, telah menceritakan kepada kami Ibn Fudail, dari bapaknya, dari Ibn Abi Nu’man, dari Abu Hurairah, Rasulullah saw.