Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PENENTUAN MITRA KERJA PETUGAS PENGOLAHAN SENSUS PERTANIAN MENGGUNAKAN METODE MOORA: (STUDI KASUS : KANTOR BPS KABUPATEN LANGKAT) Salsabila, Oktavia; Sihombing, Marto; Ramadani, Suci
Scientica: Jurnal Ilmiah Sains dan Teknologi Vol. 2 No. 12 (2024): Scientica: Jurnal Ilmiah Sains dan Teknologi
Publisher : Komunitas Menulis dan Meneliti (Kolibi)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sumber daya manusia memiliki peran penting dalam perkembangan perusahaan dan organisasi, terutama dalam berbagai bidang pekerjaan. Badan Pusat Statistik(BPS) merupakan lembaga pemerintah yang mengelola dan menyediakan data statistik, memerlukan mitra kerja kompeten untuk mendukung tugas-tugasnya. Namun, proses seleksi mitra kerja di BPS masih dilakukan secara manual, yang menyebabkan ketidakefisienan dan kurangnya efektivitas. Untuk mengatasi masalah ini, diperlukan sebuah aplikasi Sistem Pendukung Keputusan(SPK) untuk mempermudah proses seleksi dengan menggunakan metode MOORA. Metode ini dirancang untuk mengoptimalkan berbagai kriteria guna mendukung pengambilan keputusan yang lebih tepat dan akurat. Hasil pengembangan sistem menunjukkan bahwa aplikasi tersebut dapat digunakan untuk menilai kriteria dan alternatif sesuai kebutuhan dalam proses rekrutmen mitra kerja di BPS Kabupaten Langkat. Sistem ini dapat melakukan penilaian terhadap 10 alternatif berdasarkan 5 kriteria, dengan bobot yang dapat disesuaikan sesuai kebutuhan.
Faktor-Faktor yang mempengaruhi Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Di Provinsi Banten Salsabila, Oktavia; Ainun Nisa, Zahro; Raihan Afifa, Destiana; Rohma Wati, Dewi
J-CEKI : Jurnal Cendekia Ilmiah Vol. 5 No. 2: Februari 2026
Publisher : CV. ULIL ALBAB CORP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/jceki.v5i2.14089

Abstract

Indeks Pembangunan Manusia (IPM) merupakan indikator penting yang digunakan untuk menilai pencapaian pembangunan daerah melalui dimensi kesehatan, pendidikan, dan standar hidup. Provinsi Banten terus menunjukkan peningkatan IPM dalam beberapa tahun terakhir, namun perkembangan ini dipengaruhi oleh berbagai faktor sosial dan ekonomi yang berbeda antar daerah. Studi ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi IPM di Provinsi Banten selama periode 2010–2024, dengan fokus pada variabel rata-rata lama pendidikan, tingkat kemiskinan, distribusi PDB sektor pertanian, kehutanan, dan perikanan, serta tingkat partisipasi angkatan kerja (PFPR). Studi ini menggunakan metodologi kuantitatif yang menerapkan pemodelan regresi linier berganda untuk menganalisis data sekunder yang diperoleh dari Badan Pusat Statistik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata lama pendidikan memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap IPM, menjadikan pendidikan sebagai faktor utama dalam pembangunan manusia. Sementara itu, variabel kemiskinan, PFPR, dan distribusi PFPR dalam kegiatan pertanian gagal menunjukkan relevansi statistik, meskipun arah pengaruhnya sesuai dengan teori. Secara bersamaan, semua variabel independen memberikan dampak yang substansial, sebagaimana dibuktikan oleh koefisien R² sebesar 0,906. Temuan ini menekankan pentingnya peningkatan kualitas pendidikan sebagai strategi kunci dalam mendorong pembangunan manusia berkelanjutan di Provinsi Banten.