Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Economic of Small-Scale Hand Line Fishery Fleet Production Based On Driving Power in Every Season in The Small Island Park Conservation Area, Southeast Maluku Regency Picaulima, Simon Marsholl; Makailipessy, Marvin Mario; Thenu, Imanuel Musa
ECSOFiM (Economic and Social of Fisheries and Marine Journal) Vol 11, No 2 (2024): ECSOFiM April 2024
Publisher : Faculty of Fisheries and Marine Science, Brawijaya University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.ecsofim.2024.011.02.05

Abstract

The economic benefits of hand line production activities carried out by small fishermen utilizing some inputs to produce high economic value output each season in the Kei Kecil small island park (TPK) conservation area differ according to the driving power. Production cost efficiency, effectiveness of production results, and business profits are very important for the sustainability and development of small-scale hand-line fisheries. This study aims to analyze the economics of small-scale hand line production based on the driving power in each season in the TPK Kei conservation area. The type of data needed is primary and secondary data, and the collection method used is triangulation. The analysis used includes analysis of business profits, production cost efficiency, and effectiveness of production results. The results of the analysis show that the production of hand line carried out in the TPK Kei Kecil conservation area in each season is more efficient and effective in the hand line fishing fleet that uses hand line rowing and the highest business profit is the hand line fishing fleet that uses ketinting driving power. The production of small-scale hand lines in the TPK Kei conservation area is small in each season efficiently, effectively, and profitably.
Peningkatan Pengetahuan Nelayan Kecil Mengenai Pengelolaan Perikanan Skala Kecil Berkelanjutan Berdasarkan Aspek Ekonomi di Ohoi Ngursit, Kabupaten Maluku Tenggara Picaulima, Simon Marsholl; Thenu, Imanuel Musa; Makailipessy, Mario Marvin
ABDIMASKU : JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT Vol 7, No 3 (2024): SEPTEMBER 2024
Publisher : LPPM UNIVERSITAS DIAN NUSWANTORO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62411/ja.v7i3.2507

Abstract

Perikanan skala kecil di kawasan konservasi TPK Kei kecil telah memberikan dampak ekonomi terutama masyarakat yang berada di wilayah pesisir. Upaya penangkapan yang terus meningkat untuk meningkatkan ekonomi masyarakat pesisir disekitar kawasan konservasi di setiap musim akan berdampak pada kerusakan lingkungan pesisir dan degradasi sumber daya perikanan di kawasan konservasi TPK Kei Kecil. Pengelolaan perikanan yang berkelanjutan ditinjau dari aspek ekonomi adalah bagaimana menghasilkan keuntungan ekonomi yang optimal bagi pelaku usaha dan masyarakat serta menghasilkan penerimaan berkelanjutan bagi negara. Tujuan pengabdian masyarakat adalah meningkatkan pengetahuan kepada nelayan kecil di Ohoi Ngursit mengenai pengelolaan perikanan skala kecil yang berkelanjutan dengan keuntungan ekonomi yang optimum. Metode yang digunakan terdiri dari tiga tahapan yakni tahap persiapan, pelaksanaan, dan evaluasi. Pengabdian masyarakat berjalan dengan baik dan lancar, hasil evaluasi yang dilakukan pre tes dan post tes menunjukan bahwa terjadi peningkatan pengetahun nelayan kecil Ohoi Ngursit setelah pemaparan materi terkait pengelolaan perikanan skala kecil yang berkelanjutan berbasis ekonomi
Analisis Keragaman Jenis Dan Perbandingan Hasil Tangkapan Bottom Gill Net Berdasarkan Pasang Surut Di Perairan Ohoi Tuberngil Kepulauan Kei Ohoilulin, Julianus; Notanubun, Julianus; Thenu, Imanuel Musa
Rosenberg : Jurnal Rosenberg Teknologi Penangkapan Ikan Vol 1 No 1 (2023): Rosenberg: Jurnal Teknologi Penangkapan Ikan
Publisher : Prodi TPI Politeknik Perikanan Negeri Tual

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penangkapan ikan yang dilakukan oleh nelayan tidak selalu mendapatkan hasil yang sama setiap kali. Jumlah ikan yang berhasil ditangkap berbeda-beda tergantung pada waktu, meskipun usaha dan tempat penangkapan tetap sama. Nelayan umumnya menggunakan jaring insang di perairan dekat pantai atau di tengah laut untuk menangkap ikan kecil atau ikan besar yang hidup di laut lepas. Ikan akan menyenangi daerah yang kondisi perairan sesuai dengan daya adaptasi tubuhnya, banyak makanan, dan aman dari predator. tujuan adalah: menganalisis keragaman jenis tangkapan dengan jaring insang dasar , dan membandingkan hasil tangkapan jaring insang dasar berdasarkan air pasang dan air surut. Metode penelitian yang digunakan adalah eksperimental fishing atau percobaan penangkapan, observasi dan wawancara. Jenis hasil tangkapan bottom gill net selam 15 trip penangkapan diperoleh jumlah 115 ekor yang paling banyak tertangkap yakni jenis ikan Selangat (chacunda Gizzard Shad) dengan jumlah 55 ekor (47,8 %) dan paling sedikit tertangkap adalah jenis ikan Kerong kerong (Terapon jarbua) dan ikan Sebelah (Pleuronectiformes) (0,9 %), serta jumlah total hasil tangkapan pada saat air pasang 33 ekor (28,70 %%), sedangkan pada saat surut sebanyak 82 ekor (71,30 %). Hasil nilai indeks keanekaragaman jenis (H’) yang diperoleh untuk penangkapan pada waktu air pasang sebesar 1,52, untuk penangkapan pada waktu air surut nilai (H’) sebesar 1,38, Menurut kriteria nilai indeks keanekaragaman yang ditetapkan oleh Shannon - Wiener yaitu H’ lebih kecil 1 maka nilai indeks keanekaragaman termasuk keanekaragaman rendah. Berdasarkan hasil uji paired sampel t-test dapat diketahui, bahwa nilai sig 2 tailed yaitu sebesar 0,337>0,,05 yang berarti Ho diterima, H1 ditolak artinya tidak ada perbedaan antara operasi penangkapan saat air pasang dan air surut.