Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

TAFKHĪM AND TARQĪQ OF RĀ’ AND LĀM IN THE RECITATIONS OF ḤAFṢ AND WARSH (A STUDY OF QIRĀ’ĀT AL-QUR’ĀN) Roihan Nasution, Muhammad
Jurnal At-Tibyan: Jurnal Ilmu Alqur'an dan Tafsir Vol 8 No 2 (2023): Volume 8 No. 2 December 2023
Publisher : The Department of the Qur'anic Studies, Faculty of Ushuluddin, Adab, and Da'wah, State Institute of Islamic Studies (IAIN) Langsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32505/at-tibyan.v8i2.7518

Abstract

This article describes and analyses the tafhkīm and tarqīq of rā’ and lām in the recitations of Ḥafṣ and Warsh. It is library study and employs the descriptive-analytical method. The study shows that (1) tafkhīm and tarqīq are discussed in the science of qirā'āt in relation to the rule on the pronunciation of rā' and lām; (2) tafkhīm and tarqīq of rā’ and lām differ between Ḥafṣ and Warsh. This study contributes to the qirā’āt and ʿUlūm al-Qur’ān literature. It removes some doubt among Muslims about the correct pronunciation of both letters, as both recitations indeed were narrated by the Messenger of Allah to his companions by means of mushāfahah. The study may become an essential reference for Muslims in understanding the various methods by which the Qur’ān is recited.
TAFKHĪM AND TARQĪQ OF RĀ' AND LĀM IN THE RECITATIONS OF ḤAFṢ AND WARSH (A STUDY OF QIRĀ'ĀT AL-QUR'ĀN) Roihan Nasution, Muhammad
Jurnal At-Tibyan: Jurnal Ilmu Alqur'an dan Tafsir Vol 8 No 2 (2023): Volume 8 No. 2 December 2023
Publisher : The Department of the Qur'anic Studies, Faculty of Ushuluddin, Adab, and Da'wah, State Institute of Islamic Studies (IAIN) Langsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32505/at-tibyan.v8i2.7518

Abstract

This article describes and analyses the tafhkīm and tarqīq of rā' and lām in the recitations of Ḥafṣ and Warsh. It is library study and employs the descriptive-analytical method. The study shows that (1) tafkhīm and tarqīq are discussed in the science of qirā'āt in relation to the rule on the pronunciation of rā' and lām; (2) tafkhīm and tarqīq of rā' and lām differ between Ḥafṣ and Warsh. This study contributes to the qirā'āt and ʿUlūm al-Qur'ān literature. It removes some doubt among Muslims about the correct pronunciation of both letters, as both recitations indeed were narrated by the Messenger of Allah to his companions by means of mushāfahah. The study may become an essential reference for Muslims in understanding the various methods by which the Qur'ān is recited.
Peningkatan Literasi Keuangan Berbasis Agama Islam: Program Pengembangan Pengelolaan Keuangan Melalui Komunitas UMKM Di Batubara Ria Armayani Hasibuan, Reni; Roihan Nasution, Muhammad; Fadhilah Ahmad Hasibuan, Nur
KOMUNITA: Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat Vol 4 No 4 (2025): November
Publisher : PELITA NUSA TENGGARA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.60004/komunita.v4i4.299

Abstract

Literasi keuangan syariah merupakan salah satu pilar penting dalam pengelolaan keuangan yang beretika dan berkelanjutan, khususnya bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan literasi keuangan berbasis agama Islam di kalangan UMKM melalui program sosialisasi, edukasi, dan pendampingan di Kabupaten Batubara. Metode Community-Based Participatory Research (CBPR) digunakan dalam pelaksanaan program ini untuk memastikan keterlibatan aktif antara pelaku UMKM, masyarakat, akademisi, dan stakeholder lainnya. Kegiatan berlangsung selama empat bulan, mencakup tahapan identifikasi kebutuhan, pelatihan, pengumpulan data, serta analisis dampak. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat literasi keuangan syariah awal di kalangan UMKM dan masyarakat masih rendah, dengan lebih dari 90% peserta belum memahami konsep dasar seperti riba, gharar, dan prinsip-prinsip pengelolaan keuangan syariah. Program yang dilaksanakan berhasil meningkatkan kesadaran dan pemahaman peserta mengenai pentingnya literasi keuangan syariah. Peserta juga mulai mengaplikasikan prinsip-prinsip syariah dalam pengelolaan keuangan usaha, seperti pemisahan keuangan pribadi dan bisnis serta pemanfaatan produk keuangan berbasis syariah. Program ini juga mengidentifikasi tantangan seperti keterbatasan infrastruktur digital dan akses informasi yang perlu ditangani untuk mendukung keberlanjutan program. Dengan kolaborasi lintas sektor, pengembangan infrastruktur, dan pendampingan berkelanjutan, program ini berpotensi menjadi model strategis untuk meningkatkan literasi keuangan syariah dan mendukung inklusi keuangan yang lebih luas.