Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Effects of Calcium on Calmodulin and bFGF/FGF-2 Expression: In Vitro Study on the Sacrouterine Ligament Rahajeng, Rahajeng; Indriani, Anin; Ninik, Suheni; Nooryanto, M; Agung, I Wayan; Palapa, Heny
Indonesian Journal of Obstetrics & Gynecology Science Volume 6 Nomor 3 November 2023
Publisher : Dep/SMF Obstetri & Ginekologi Fakultas Kedokteran Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/obgynia.v6i3.579

Abstract

Objective: To evaluate the effects of calcium on the Sacrouterine Ligament by evaluating the expression of calmodulin and bFGF/FGF-2.Method: A true experimental study was carried out by assessing the cell cultures of sacrouterine ligament from female patients who underwent hysterectomy. The cell cultures were divided into groups that were exposed to calcium at different concentrations of 100 nM, 300 nM, 500 nM, 700 nM, and control group without any exposure. The expression of calmodulin and bFGF/FGF-2 was subsequently analyzed using immunofluorescence and ELISA method.Results: This study showed that exposure to calcium significantly affected calmodulin expression (p-value <0.05). The concentration found to be the most effective to induce calmodulin expression was at 500 nM. Calsium also significantly affected the bFGF/FGF-2 expression (p-value <0.05) with the concentration found to be the most effective to induce bFGF/FGF-2 expression at 500 nM.Conclusion: This study suggested that calcium had a significant positive effect of increasing extracellular matrix expression. A further in vivo study needs to be conducted in order to enhance the evidence of the potential effects to become a preventive agent for pelvic organ prolapse. Calcium is widely available in tropical countries like Indonesia, so this preparation is considered very easy for Indonesian women to apply.Key words: Calcium, calmodulin, bFGF/FGF-2, Extracellular MatrixPengaruh Kalsium pada Ekspresi Calmodulin dan bFGF/FGF-2: Studi In Vitro pada Ligamentum SakrouterinaAbstrakTujuan: Mengevaluasi efek kalsium pada Ligamen Sakrouterina dengan evaluasi ekspresi calmodulin dan bFGF/FGF-2,Metode: Sebuah penelitian true eksperimental dilakukan dengan menilai kultur sel ligamentum sakrouterurina dari pasien wanita yang menjalani histerektomi. Kultur sel dibagi menjadi beberapa kelompok yang diberi paparan kalsium pada konsentrasi yang berbeda yaitu 100 nM, 300 nM, 500 nM, 700 nM, dan kontrol tanpa paparan. Ekspresi calmodulin dan bFGF/FGF-2 selanjutnya dianalisis menggunakan metode ELISA dan imunofluoresensi.Hasil: Penelitian ini menunjukkan bahwa paparan kalsium berpengaruh nyata terhadap ekspresi calmodulin (p-value <0,05). Konsentrasi yang paling efektif untuk menginduksi ekspresi calmodulin adalah pada 500 nM. Kalsium juga berpengaruh nyata terhadap ekspresi bFGF/FGF-2 (p-value <0,05), dengan konsentrasi yang paling efektif untuk menginduksi ekspresi bFGF/FGF-2 adalah pada 500 nM.Kesimpulan: Penelitian ini menunjukkan bahwa kalsium memiliki efek positif yang signifikan terhadap peningkatan ekspresi matriks ekstraseluler. Penelitian in vivo lebih lanjut perlu dilakukan untuk meningkatkan bukti potensi efek sebagai agen pencegahan prolaps organ panggul. Kalsium banyak tersedia di negara tropis seperti Indonesia, sehingga olahan ini dinilai sangat mudah diterapkan untuk wanita Indonesia.Kata kunci: Kalsium, Calmodulin, bFGF/FGF-2, Matriks Ekstraseluler
Pemberian Hak Waris terhadap Anak Perempuan pada Keluarga Hindu di Desa Basarang Jaya Kecamatan Basarang Kabupaten Kapuas Agung, I Wayan; Rahmawati, Ni Nyoman; Yase, I Kadek Kartika
Satya Dharma : Jurnal Ilmu Hukum Vol 7 No 2 (2024): Satya Dharma: Jurnal Ilmu Hukum
Publisher : IAHN Tampung Penyang Palangka Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33363/sd.v7i2.1345

Abstract

Tujuan dari penulisan artikel ini yaitu ingin mengungkapkan sebuah fenomena bahwa dalam sistem pewarisan keluarga Hindu Bali mulai mengalami pergeseran ke arah yang lebih positif. Perubahan ini sebagai wujud adanya persamaan atau kesetaraan walupun tidak sama rata. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah hukum empiris. Dimana data-data yang diperoleh bersumber dari lapangan sebagai data primer dan didukung dengan data skunder. Analisis data yang dilakukan adalah dengan deskriptif kualitatif. Dari analisis data yang dilakukan dapat ditarik kesimpulan bahwa pemberian hak waris kepada anak perempuan dalam keluarga Hindu Bali, bahwa pertimbangan orang tua adalah semua anaknya baik laki-laki maupun perempuan adalah darah dagingnya. Kemudian pemberian hak tersebut juga bentuk kasih sayang orang tua terhadap anak perempuanya. Pemberian hak waris kepada anak perempuan tentu juga berdasarkan kesepakatan keluarga, terutama pihak laki-laki sebagai purusa. Sedangkan penerapan hak waris anak perempuan dilakukan secara langsung oleh orang tua sebagai pewaris. Jumlah besaran yang diberikan tentu tidak sama dengan anak laki-laki. Karena pada prisnsipnya dalam keluarga Hindu menganut sistem patrilinial. Dimana anak laki-laki sebagai ahli waris dan mempunyai hak yang penuh dalam keluarga.