Sondang Situmorang
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

ANALISIS SPIKOLOGIS PERKEMBANGAN MASA ANAK-ANAK, REMAJA, DEWASA MADYA, DAN DEWASA AKHIR Elsa Yulinarda Yahya Nainggolan; Sondang Situmorang; Marlina Sijabat; Masrida A M Situmorang; Dorlan Naibaho
MERDEKA : Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol. 1 No. 4 (2024): April
Publisher : PT PUBLIKASI INSPIRASI INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62017/merdeka.v1i4.1213

Abstract

The study focused on developmental stages from infancy to old age, and how factors such as environment, genetics, and social interactions influence that development. Developmental psychology includes the following: (i) Language and thinking development in childhood, (ii) identity development and social relationships in early childhood, adolescence, and aging and adjustment processes in adulthood and old age. Keyword: psychology, developmental, childhood, adolescene, aging, old age. Penelitian ini berfokus pada tahapan perkembangan dari bayi hingga usia tua, dan bagaimana faktor-faktor seperti lingkungan, genetika, dan interaksi sosial mempengaruhi perkembangan tersebut. Psikologi perkembangan meliputi hal-hal sebagai berikut: (i) Perkembangan bahasa dan berpikir pada masa kanak-kanak, (ii) perkembangan identitas dan hubungan sosial pada anak usia dini, remaja, serta proses penuaan dan penyesuaian pada masa dewasa dan usia tua.
MISIOLOGI PENDIDIKAN AGAMA KRISTEN DALAM MENANGANI HUBUNGAN BERPACARAN BEDA AGAMA Yohana Silvia Rambe; Romauli Lumban Toruan; Sondang Situmorang; Royanto Siahaan; Oloria Malau
MERDEKA : Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol. 1 No. 5 (2024): Juni
Publisher : PT PUBLIKASI INSPIRASI INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62017/merdeka.v1i5.1342

Abstract

Indonesia, sebagai negara yang kaya akan keberagaman budaya dan agama, sering menghadapi situasi di mana individu dari latar belakang yang berbeda, termasuk keyakinan agama, menjalin hubungan cinta. Meskipun dianggap tabu oleh sebagian masyarakat, hubungan semacam itu seringkali menghadapi tantangan dan kesulitan, menyebabkan stres emosional bagi para individu yang terlibat. Gereja, sebagai bagian dari masyarakat, perlu memperhatikan dan memahami pergumulan ini dalam memberikan pelayanannya. Hubungan berpacaran beda agama adalah fenomena kompleks yang memunculkan tantangan unik bagi individu dan komunitas Kristen. Dalam konteks ini, pendekatan misiologi Kristen menjadi relevan dalam membimbing dan mendukung pasangan yang menghadapi konflik identitas, nilai, dan keyakinan. Abstrak ini mengeksplorasi peran misiologi Kristen dalam memahami, menafsirkan, dan merespons dinamika hubungan berpacaran beda agama. Mulai dari pemahaman teologis tentang hubungan interpersonal, hingga penerapan praktis dalam mendampingi pasangan, serta implikasi pastoral bagi gereja dan misionaris. Dengan menganalisis tinjauan teologis dan studi kasus, kami mengusulkan panduan praktis dan refleksi teologis bagi komunitas Kristen dalam menangani kompleksitas hubungan berpacaran beda agama, serta panggilan untuk tindakan lanjutan dalam konteks misiologi Kristen.