Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

Pembuatan Alat Peraga dalam Pembelajaran Matematika di SDK Lewotala dalam Meningkatkan Pemahaman Matematis Siswa pada Topik Bangun Ruang Uron Hurit, Roberta; Kumanireng, Lusia Bince
ABDI UNISAP: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 1 No. 2 (2023): ABDI UNISAP: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : UPT Publikasi dan Penerbitan Universitas San Pedro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59632/abdiunisap.v1i2.181

Abstract

Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) ini bertujuan meningkatkan kemampuan pemahaman matematis siswa SDK Lewotala. Peningkatan pemahaman ini dilakukan dengan pengenalan alat peraga matematika sehingga dapat membantu siswa dalam mengenal matematika dalam kehidupana sehari-hari. Tim PKM mengusung kegiatan Pembuatan Alat peraga dalam konsep bermain sambil belajar sehingga proses pembelajaran matematika lebih menyenangkan dan menjadi pembelajaran yang bermakna. Kegiatan pengabdian ini diikuti oleh 60 siswa SDK Lewotala. Metode pelaksanaan kegiatan dilakukan dalam 4 metode, yaitu: 1) Metode ceramah/presentasi, 2) Metode diskusi, 3) Metode eksperimen, dan 4) Metode demonstrasi. Luaran dari PkM ini telah dibuat media/alat peraga yang disimpan di Perpustakaan Sekolah. Hasil PkM ini menunjukkan bahwa ada beberapa indikator yang tidak tercapai yaitu para siswa belum bisa membedakan bangun ruang dengan benar. Hal ini dipengaruhi oleh kemampuan matematis siswa dalam mengenal perbedaan dan bentuk alat peraga masih minim.
Edukasi Pembelajaran Matematika Diluar Jam Sekolah Sebagai Bentuk Penguatan Numerasi Matematika Kumanireng, Lusia Bince
Journal Of Human And Education (JAHE) Vol. 4 No. 3 (2024): Journal of Human And Education
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jh.v4i3.899

Abstract

Tujuan dilaksanakannya kegiatan pendampingan ini adalah untuk membantu adik-adik peserta didik yang mengalami kesulitan dalam pembelajaran matematika di sekolah. Pendampingan ini dilakukan bersama Tim yakni mahasiswa pendidikan matematika sebanyak 17 orang dan 1 orang Dosen pendamping. Metode yang digunakan dalam kegiatan pendampingan ini yakni, wawancara tidak terstruktur, Diskusi, Angket, dan Dokumentasi. Pendampingan ini memberikan dampak yang positif dalam hal, ingin tahu peserta didik begitu besar sehingga selalu ada Tanya jawab dan respon balik yang ditunjukan. Pada pertemuan pertama sampai pada pertemuan ke empat, sudah ada kemajuan yakni peserta didik sudah bisa memahami pokok bahasaan yang didampingi. Ada beberapa peserta didik yang masih kurang memahami, hal ini dikarenakan lupa dengan pembahasaan pada pertemuan sebelumnya. Akan tetapi, tim dapat membantu peserta didik tersebut.
Analisis Kualitas Interaksi Pembelajaran Matematika Realistik Pada Latihan Mengajar Mahasiswa Berdasarkan Observasi Dosen Kumanireng, Lusia Bince
Lambda: Jurnal Ilmiah Pendidikan MIPA dan Aplikasinya Vol. 5 No. 3 (2025): Oktober
Publisher : Lembaga Bale Literasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58218/lambda.v5i3.1868

Abstract

This study focuses on analyzing the quality of RMR interactions during student teaching practice. The study used a qualitative approach with a case study design. The research methods used were systematic observation and reflective interviews. Data were analyzed using Classroom Interaction Analysis techniques modified for RMR needs. This study was conducted in the Mathematics Education Study Program, Faculty of Teacher Training and Education, Larantuka Institute of Teacher Training and Technology. The subjects of this study were 10 sixth-semester students taking the realistic mathematics course. Subjects were selected using a purposive sampling technique. The research objects covered three main aspects: Quality of Learning Interactions; Implementation of RMR Principles; and Questioning Skills. Data collection in this study was carried out through Structured Participatory Observation; Semi-Structured Interviews; and Document Analysis. The research instruments used were Observation Sheets; Interview Guidelines; and Field Notes. The collected data were analyzed using the Miles, Huberman, and Saldaña model, which consists of three interactive stages: Data Condensation; Data Presentation; Verification and Conclusion Drawing. The results of the study show that, in the aspect of the quality of learning interactions, the majority of students have been able to create learning interactions that are in the good category; the aspect of Implementation of Realistic Mathematics Learning Principles is known, the Use of Context achieved the highest score of 4.5 while the Student Contribution item achieved the lowest score of 2.9 and at the Formalization stage obtained a relatively low score of 3.1; and the aspect of Student Question Quality provided results, namely, for clarification questions obtained a percentage of 45%, convergent questions 35%, exploratory questions 15%, and divergent questions 5%.
Optimalisasi pembelajaran matematika melalui penggunaan media papan musi di SDN Lebao Tanjung Kumanireng, Lusia Bince; Resi, Bernadus Bin Frans
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 10, No 2 (2026): April
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v10i2.38897

Abstract

Abstrak Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk mengoptimalisasi pembelajaran matematika melalui implementasi media Papan Musi di SDN Lebao Tanjung. Mitra sasaran dalam kegiatan ini adalah siswa kelas IV SDN Lebao Tanjung yang berjumlah 19 orang. Metode pelaksanaan pengabdian meliputi tahap persiapan (observasi, koordinasi, dan produksi media), tahap pelaksanaan (sosialisasi, demonstrasi, dan praktik terbimbing), serta tahap evaluasi. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan signifikan pada antusiasme dan partisipasi aktif siswa selama proses pembelajaran. Secara kuantitatif, penggunaan media Papan Musi mampu meningkatkan pemahaman konsep siswa yang terlihat dari hasil evaluasi pasca kegiatan yang melampaui standar ketuntasan minimal. Secara kualitatif, media ini berhasil mengubah persepsi siswa terhadap matematika menjadi lebih menyenangkan dan konkret melalui visualisasi pin warna. Simpulan dari pengabdian ini adalah media Papan Musi efektif sebagai alat peraga manipulatif untuk meningkatkan kualitas pembelajaran matematika di tingkat sekolah dasar. Kata Kunci: matematika; papan musi; KPK; FPB Abstract This community service activity aims to optimize mathematics learning through the implementation of Papan Musi media at SDN Lebao Tanjung. The target partners in this activity were 19 fourth-grade students of SDN Lebao Tanjung. The implementation method included the preparation stage (observation, coordination, and media production), the implementation stage (socialization, demonstration, and guided practice), and the evaluation stage. The results showed a significant increase in student enthusiasm and active participation during the learning process. Quantitatively, the use of Papan Musi media was able to improve students' conceptual understanding, as evidenced by post activity evaluation results that exceeded the minimum mastery standards. Qualitatively, this media succeeded in changing students' perceptions of mathematics to be more enjoyable and concrete through color pin visualization. The conclusion of this service is that Papan Musi media is effective as a manipulative teaching tool to improve the quality of mathematics learning at the elementary school level. Keywords: mathematics; papan musi; LCM; GCD
Pendampingan pembelajaran matematika berbasis GeoGebra sebagai upaya inovasi kelas di SMP Satap Riangpuho Resi, Benadus Bin Frans; Kumanireng, Lusia Bince; Sari, Anggelina Salesia Ima
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 10, No 2 (2026): April
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v10i2.38907

Abstract

AbstrakPembelajaran matematika di tingkat sekolah menengah pertama masih menghadapi berbagai permasalahan, terutama rendahnya pemahaman konsep siswa akibat dominasi metode pembelajaran konvensional dan minimnya pemanfaatan teknologi. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi guru dan siswa dalam menggunakan GeoGebra sebagai media pembelajaran serta mendorong inovasi pembelajaran matematika di SMP Satap Riangpuho. Mitra sasaran dalam kegiatan ini adalah guru matematika dan siswa dengan jumlah peserta sebanyak 27 orang yang terdiri dari 2 guru dan 25 siswa. Metode pelaksanaan kegiatan meliputi pelatihan, pendampingan, praktik langsung, serta diskusi reflektif yang dilaksanakan melalui tahapan persiapan, pelaksanaan, dan evaluasi. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman dan keterampilan peserta dalam menggunakan GeoGebra, yang ditunjukkan oleh peningkatan rata-rata nilai dari 56 pada pre-test menjadi 82 pada post-test. Selain itu, sebanyak 88% peserta menyatakan kegiatan sangat bermanfaat dan 90% peserta merasa GeoGebra membantu dalam memahami konsep matematika secara visual. Secara kualitatif, kegiatan ini juga meningkatkan keaktifan dan motivasi belajar siswa serta mendorong guru untuk mengimplementasikan pembelajaran yang lebih interaktif dan berbasis teknologi. Dengan demikian, pendampingan pembelajaran matematika berbasis GeoGebra terbukti efektif sebagai upaya inovasi kelas yang dapat meningkatkan kualitas pembelajaran matematika di sekolah. Kata kunci: GeoGebra; Pembelajaran matematika; inovasi kelas; pendampingan; teknologi pendidikan Abstract      Mathematics learning at the junior high school level still faces various challenges, particularly students’ low conceptual understanding due to the dominance of conventional teaching methods and the limited use of technology. This community service activity aimed to enhance the competence of teachers and students in using GeoGebra as a learning medium, as well as to promote innovation in mathematics learning at SMP Satap Riangpuho. The target participants of this activity were mathematics teachers and students, with a total of 27 participants consisting of 2 teachers and 25 students. The implementation methods included training, mentoring, hands-on practice, and reflective discussions carried out through preparation, implementation, and evaluation stages. The results showed a significant improvement in participants’ understanding and skills in using GeoGebra, as indicated by an increase in the average score from 56 in the pre-test to 82 in the post-test. In addition, 88% of participants stated that the activity was highly beneficial, and 90% reported that GeoGebra helped them better understand mathematical concepts through visualization. Qualitatively, the activity also increased students’ engagement and learning motivation, while encouraging teachers to implement more interactive and technology-based learning. Therefore, GeoGebra-based mathematics learning assistance has proven to be an effective strategy for classroom innovation in improving the quality of mathematics learning in schools. Keywords: GeoGebra; mathematics learning; classroom innovation; mentoring; educational technology