Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Meningkatkan Pemahaman Self-Compassion untuk Mengatasi Prokrastinasi Akademik pada Siswa SMP di Kabupaten Cirebon: Enhancing Understanding of Self-Compassion to Address Academic Procrastination among Junior High School Students in Cirebon Regency Savira, Julia; Fahmi, Abu Bakar
PengabdianMu: Jurnal Ilmiah Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 9 No. 6 (2024): PengabdianMu: Jurnal Ilmiah Pengabdian kepada Masyarakat
Publisher : Institute for Research and Community Services Universitas Muhammadiyah Palangkaraya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33084/pengabdianmu.v9i6.6717

Abstract

One of the obstacles in the learning process that students often face is the desire to procrastinate. This condition has the potential to make students feel self-guilt, regret, and excessive self-deprecation for neglecting their duties. In response to this, efforts are needed to increase students' understanding of academic procrastination and the importance of fostering self-compassion in themselves, one of which is by conducting psychoeducation. Psychoeducation activities are carried out in three stages, namely the planning, implementation, and evaluation stages of the activity. The participants in this activity were students of class IX-A at SMPN 2 Lemahabang, Cirebon Regency. This activity uses a questionnaire containing the same questions for the pre-test and post-test to measure participants' understanding before and after the activity. Analysis of the pre-test and post-test results showed that students experienced an increase in understanding after being given psychoeducation. Qualitatively, students also seemed enthusiastic and focused on the material presented. Thus, it can be concluded that the psychoeducation activities on academic procrastination and self-compassion have achieved the objectives set.
Kompetensi Interkultural dan Homesickness di Kalangan Mahasiswa Pertukaran Mahasiswa Merdeka (PMM) Savira, Julia; Widiasih, Puti Archianti
Jurnal Diversita Vol. 10 No. 1 (2024): JURNAL DIVERSITA JUNI
Publisher : Faculty of Psychology, Universitas Medan Area

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31289/diversita.v10i1.11783

Abstract

Program Pertukaran Mahasiswa Merdeka (PMM) memberikan kesempatan bagi para mahasiswa yang terpilih untuk merasakan keragaman budaya, suku, bahasa, hingga agama selama satu semester. Keanekaragaman yang ada seringkali menjadi hambatan dalam proses penyesuaian diri hingga berpotensi menimbulkan homesickness pada para mahasiswa. Oleh karena itu, penting bagi mahasiswa untuk memiliki kompetensi interkultural yang baik agar dapat melakukan penyesuaian diri secara lebih efektif di lingkungan yang baru sehingga terhindar dari perasaan homesickness. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh kompetensi interkultural terhadap homesickness. Instrumen penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah Skala Kompetensi Interkultural yang dikembangkan oleh Tresnawaty (2023) dan Skala Homesickness yang telah diadaptasi oleh Firdaus (2022). Dengan melibatkan subjek sebanyak 108 orang mahasiswa, hasil analisis regresi linear sederhana menunjukan terdapat pengaruh negatif kompetensi interkultural terhadap homesickness pada mahasiswa PMM (B = -0.336, p = 0.016) dengan nilai regresi sebesar 5.3%. Sehingga, dapat disimpulkan bahwa semakin tinggi kompetensi interkultural pada mahasiswa, maka semakin rendah homesickness yang dirasakannya. Dan sebaliknya, semakin rendah kompetensi interkultural yang dimiliki mahasiswa, maka homesickness yang dirasakan akan semakin tinggi.