Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : Nozzle : Journal Mechanical Engineering

Kekuatan Tarik Sambungan Las MIG CO2 Pada Baja Karbon Rendah ST 37 Dan SS 400 Dengan Sudut Kampuh V 60 Derajat Dan Variasi 60 dan 70 Ampere Hendrawan, Andre Budhi; Muzadi, aldi; -, Syarifudin; Ariyanto, Nur Aidi
Nozzle : Journal Mechanical Engineering Vol 13, No 2 (2024): Nozzle : Journal Mechanical Engineering
Publisher : Politeknik Harapan Bersama Tegal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30591/nozzle.v13i2.7860

Abstract

Seiring dengan perkembangan dibidang konstruksi, pengelasan merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari peningkatan industri, Karena mempunyai peranan yang sangat penting. Hampir pada setiap pembangunan suatu konstruksi dengan logam melibatkan unsur pengelasan. Salah satu jenis pengelasan yang dipakai untuk mengelas baja karbon adalah Gas Metal Arc Welding (GMAW). ST 37 dan SS 400 adalah salah satu jenis baja berkarbon rendah kurang dari 0,30 %, baja karbon rendah sangat baik sekali untuk disambung dengan proses pengelasan karena mempunyai sifat las yang baik (machinability). Adapun pengelasan MIG adalah pengelasan yang menggunakan gas pelindung CO2 saat proses pengelasan berlangsung. Metode eksperimental diterapkan pada pembentukan kampuh V 60 derajat, pembentukan spesimen, proses pengelasan MIG dan pengujian tarik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kekuatan tarik sambungan las MIG pada baja karbon rendah ST 37 dan SS 400 dengan sudut kampuh V 60 derajat dan variasi arus pengelasan 60 dan 70 ampere dengan posisi pengelasan 1G. Hasil dari penelitian ini menunjukan peningkatan pada kuat arus pengelasan berpengaruh terhadap nilai kekuatan tariknya. Nilai kekuatan tarik tertinggi terdapat pada variasi arus 70A yaitu sebesar 436,09 N/mm2. Dan nilai kekuatan tarik terendah terdapat pada variasi arus 60A yaitu sebesar 422,97 N/mm2.
PENGARUH WAKTU PENCELUPAN DAN TEGANGAN LISTRIK ELECTROPLATING TERHADAP KETEBALAN DAN KEKERASAN BAJA ST 41 fatkhurrozak, faqih; Jaya, Firman Lukman; -, Syarifudin; Aryanto, Nur Aidi; Satrio, Ryan Ade
Nozzle : Journal Mechanical Engineering Vol 11, No 2 (2022): Nozzle : Journal Mechanical Engineering
Publisher : Politeknik Harapan Bersama Tegal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30591/nozzle.v11i2.5815

Abstract

Dunia industri pelapisan logam mengalami peningkatan yang sangat cepat, mulai dari pelapisan bahan, jenis pelapisan hingga hasil dari pelapisan tersebut. Untuk menanggulangi bahaya kerusakan pada logam salah satunya korosi diperlukan cara untuk melindunginya yaitu dengan menggunakan pelapisan logam salah satunya electroplating. Baja ST41 adalah salah satu dari baja karbon rendah. Baja ini termasuk dalam golongan baja karbon rendah karena dalam komposisinya mengandung karbon sebesar 0,08%-0,20%. Prosedur penelitian yang akan dilakukan dalam penelitian ini yaitu dengan cara memotong benda kerja baja ST 41  yang berdiameter 40 mm dengan panjang 20 mm sampai jumlah total 14 spesimen dilakukan electroplating menggunakan variasi 5 V dan 10 V serta mengggunakan variasi waktu 15, 30 dan 45 menit. Hasil  electroplating pada tegangan 5 volt dan 10 volt memperlihatkan bahwa ketebalan terendah berada pada waktu 15 menit sebesar  tegangan 5 Volt sebesar 2,316 µm dan ketebalan tertinggi pada waktu 45 menit tegangan 10 volt  dengan tingkat ketebalan 7,93 µm. Hasil kekerasan pada baja ST 41 tegangan 5 dan 10 volt memperlihatkan bahwa tingkat kekerasan  terendah pada variasi waktu 30 menit tegangan 5 Volt sebesar 147 HB dan nilai kekerasan tertinggi pada variasi waktu 45 menit tegangan 10 volt sebesar 170 HB