Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

The Influence of CAR, FDR, and BOPO Jamaludin, Jamaludin; Rahmah, Siti Ainur; Zakariya, Moh Asep; Mutaqqin, Moch Zaenal; Alhubufillah, M. Alfi; Setiabudi, Rahmat
Jurnal Ekuisci Vol 1 No 5 (2024): Vol 1 No. 5 Mei 2024
Publisher : Ann Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62885/ekuisci.v1i5.287

Abstract

One metric used to assess how well a business is performing is profitability. An organization's capacity to turn a profit can be used to measure performance. A high profitability level indicates excellent success for the organization. Return On Assets (ROA) is the ratio used to determine the degree of profitability. At the same time, the Capital Adequacy Ratio (CAR), Financing to Deposit Ratio (FDR), and Operating Expenses and Operating Income (BOPO) ratios are known to have an impact on the degree of profitability. This research aims to examine how CAR, FDR, and BOPO affect profitability. This quantitative study utilizes information gathered from Bank Muamalat Indonesia's quarterly financial reports issued between 2013 and 2021. This study employed multiple linear regression with the e-views Nine program as the research method. According to the research's findings, the degree of profitability is significantly impacted by the FDR and BOPO variables but not by the CAR variable. Furthermore, the study's findings indicate that the CAR, FDR, and BOPO variables significantly affect the profitability level simultaneously. The findings of the coefficient of determination (R2) analysis, which indicate that CAR, FDR, and BOPO have an impact on the profitability level, which is 98.60% and 1.40% with the influence of other factors from outside the analysis model, support this.
Analisis Fikih Muamalah Terhadap Praktik Pemberian Imbalan Terhadap Penjualan Hewan Qurban Yang Melibatkan Pihak Ketiga Rahmah, Siti Ainur
Lex Aeterna Law Journal Vol 3 No 1 (2025): Lex Aeterna Law Journal
Publisher : Lex Aeterna Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69780/lexaeternalawjournal.v3i1.80

Abstract

Akad ju’alah adalah komisi yang diberikan kepada seseorang karena sesuatu yang ia lakukan. Secara harfiah ju’alah bermakna sesuatu yang dibebankan kepada orang lain untuk dikerjakan atau perintah yang ditujukan untuk seseorang untuk kemudian dijalankan atau dikerjakan. Penelitian ini bertujuan untuk mencari jawaban dari pokok permasalahan, yaitu bagaimana teori akad ju’alah dalam fikih muamalah, bagaimana praktek pemberian imbalan penjualan sapi kurban yang melibatkan pihak ketiga di Desa Kubangsari Kota Tasikmalaya, bagaimana analisis fikih muamalah terhadap praktek pemberian imbalan penjualan sapi kurban di Desa Kubangsari Kota Tasikmalaya. Dalam penelitian ini penulis menggunakan metode penelitian kualitatif dengan teknik pengumpulan data dengan cara wawancara, observasi, serta dokumentasi. Mekanisme praktek pemberian imbalan penjualan sapi kurban terhadap pihak ketiga di Desa Kubangsari Kota Tasikmalaya itu sendiri yaitu dengan cara seorang makelar mencarikan pembeli untuk pemilik hewan ternak, setelah hewan ternak tersebut laku terjual maka makelar akan mendapatkan upah dari hasil penjualan hewan ternak tersebut. Hasil dari penelitian ini yaitu Transaksi penjualan sapi kurban di Desa Kubangsari ini termasuk ke dalam akad ju’alah, yaitu dalam pemberian imbalannya dilakukan di akhir saat pekerjaan tersebut sudah selesai dilakukan