Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Analisis Makna Referensial Nama-Nama Pondok Pesantren di Kabupaten Jember Walid, Ahmad Nafiul; Hendrokumoro, Hendrokumoro
Ilmu Budaya: Jurnal Bahasa, Sastra, Seni, dan Budaya Vol 8, No 3 (2024): Juli 2024
Publisher : Fakultas Ilmu Budaya Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/jbssb.v8i3.15545

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bentuk kebahasaan dan makna referensial nama-nama pondok pesantren di Kabupaten Jember, khususnya di Kecamatan Silo. Pendekatan analisis semantik digunakan dalam penelitian ini untuk memaparkan fenomena yang menjadi acuan nama-nama pondok pesantren di Kabupaten Jember. Hasil dari penelitian menunjukkan bahwa terdapat tiga bentuk kebahasaan pada nama pondok pesnatren di Kabupaten Jember, yaitu kata, frasa, dan klausa. Bentuk frasa mendominasi pada nama-nama pondok pesantren di Kabupaten Jember dengan tiga belas data. Adapun, enam data berupa kata dan dua data lainnya berupa klausa. Selain itu, makna referensial nama pondok pesantren di Kecamatan Silo memiliki acuan yang berbeda-beda. Berdarkan analisis data, nama-nama pondok pesantren mengacu pada benda, alat, sifat, tempat, status, dan proses. Melalui penelitian yang dilakukan di Kecamatan Silo, penelitian ini diharapkan dapat memberikan sedikit gambaran tentang nama-nama pondok pesantren yang terdapat di Kabupaten Jember baik dari bentuk kebahasaan maupun makna referensialnya.Kata kunci: makna referensial, nama, pondok pesantren
Toponimi Dusun-Dusun di Desa Wanurejo Kecamatan Borobudur Kabupaten Magelang Walid, Ahmad Nafiul; Hidayah, Vina
Kajian Linguistik dan Sastra Vol. 3 No. 3 (2024): September 2024
Publisher : Prodi Sastra Indonesia, FKIP Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22437/kalistra.v3i3.36215

Abstract

This research aims to reveal and explain the aspects behind the naming of hamlets in Wanurejo Village, Borobudur District, Magelang Regency. This research also wants to explore the historical and socio-cultural context in the naming of hamlets in Wanurejo Village, Borobudur District, Magelang Regency. Thus, the formulation of this research problem includes exploring the language forms and aspects behind the naming of hamlets in Wanurejo Village, Borobudur District, Magelang Regency. This research uses a qualitative descriptive approach with interview techniques with traditional leaders to obtain in-depth information. Through a qualitative descriptive approach, this research highlights the significance of toponymy in understanding local identity and cultural heritage of local communities. Based on the results of data analysis, this research reveals that there are three categories of hamlet names in Wanurejo Village based on their morphological process, namely polymorphemic base words with affixes, polymorphemic two base words, and polymorphemic two base words with affixes. The category of hamlet names in Wanurejo Village, Borobudur District, Magelang Regency includes two aspects, namely the embodiment aspect and the social aspect. Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengungkapkan dan menjelaskan aspek-aspek yang melatar belakangi penamaan dusun-dusun di Desa Wanurejo Kecamatan Borobudur Kabupaten Magelang. Penelitian ini juga ingin menggali konteks historis dan sosial budaya dalam penamaan dusun-dusun di Desa Wanurejo Kecamatan Borobudur Kabupaten Magelang. Dengan demikian, rumusan masalah penelitian ini meliputi penelusuran bentuk bahasa dan aspek-aspek yang melatar belakangi penamaan dusun di Desa Wanurejo Kecamatan Borobudur Kabupaten Magelang. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan teknik wawancara terhadap tokoh adat untuk memperoleh informasi yang mendalam. Melalui pendekatan deskriptif kualitatif, penelitian ini menyoroti signifikansi toponimi dalam memahami identitas lokal dan warisan budaya masyarakat setempat.  Berdasarkan hasil analisis data, penelitian ini mengungkapkan bahwa nama-nama dusun di Desa Wanurejo terdapat tiga kategori berdasarkan proses morfologisnya, yaitu polimorfemis kata dasar berimbuhan, polimorfemis dua kata dasar, dan polimorfemis dua kata dasar berimbuhan. Adapun kategori nama-nama dusun di Desa Wanurejo Kecamatan Borobudur Kabupaten Magelang mencakup dua aspek, yaitu aspek perwujudan, dan aspek kemasyarakatan.
New Word Formations in J.K. Rowling's Fantastic Beasts and Where to Find Them Film Walid, Ahmad Nafiul; Natsir, Muhammad; Sanhadi Rahayu, Famala Eka
Ilmu Budaya: Jurnal Bahasa, Sastra, Seni, dan Budaya Vol 7, No 2 (2023): Vol 7, No 2 (2023): April 2023
Publisher : Fakultas Ilmu Budaya Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/jbssb.v7i2.7206

Abstract

This research investigated types of word formation process found in J.K. Rowling’s Fantastic Beast and Where to Find Them film using Yule’s theory (2010). The methodology was descriptive qualitative research because it focused on words as its data produced in Fantastic Beast and Where to Find Them film and the data was explicated descriptively. The analysis revealed that the processes of word-formation of new words in Fantastic Beast and Where to Find Them film consist of borrowing, compounding, blending, acronym, and multiple processes. From the findings, it can be implied that borrowing was the most frequent process that occurred in Fantastic Beast and Where to Find Them film. The new words found in Fantastic Beasts and Where to Find Them film have the functions as naming beasts, magic spells, and describing person or building.