Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji secara mendalam tentang penggunaan media pembelajaran video Ghibli Animation terhadap literasi bahasa pada siswa sekolah dasar. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Dari hasil penelitian diperoleh bahwa terjadi penguatan minat dan keterlibatan siswa selama sesi pelaksanaan pembelajaran dengan penggunaan media video Ghibli Animation. Hasil dari wawancara dengan guru mengungkapkan bahwa video Ghibli Animation sangat membantu siswa dalm memahami konteks bahasa dan meningkatkan keterampilan berpikir kritis. Penelitian ini juga menemukan bahwa penggunaan video Ghibli Animation berkontribusi pada pengembangan keterampilan menulis siswa. Kemudian temuan lain adalah keterampilan menyimak dan berbicara siswa juga mengalami penguatan setelah berpartisipasi dalam kegiatan pembelajaran. Berdasarkan hasil pengamatan dan wawancara siswa yang terlibat dalam pembelajaran menggunakan video Ghibli Animation mengungkapkan bahwa mereka lebih senang dan bersemangat untuk belajar. Meskipun video Ghibli animation terbukti untuk meningkatkan keterampilan literasi bahasa, penelitian ini juga mengidentifikasi beberapa tantangan yang dihadapi dalam penerapannya. Salah satu tantangan utama adalah keterbatasan waktu. Pembelajaran dengan video animasi memerlukan waktu tambahan untuk memutar video dan diskusi yang mendalam, yang dapat menyulitkan guru dalam menyesuaikan jadwal pelajaran. Selain itu, beberapa siswa mengalami kesulitan dalam memahami konsep-konsep budaya yang terkandung dalam video, yang memerlukan penjelasan lebih lanjut dari guru. Hal ini terutama terjadi pada siswa yang belum terbiasa dengan konteks budaya Jepang, yang sering menjadi tema dalam film-film Ghibli Animation.