Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Pertumbuhan Wilayah Kabupaten Bojonegoro Tahun 2014-2024 Rendra, mrabawani insan; Fernandita Pamungka, Muhammad Rizal; Putri, Aulia Rahmadina
Technologia : Jurnal Ilmiah Vol 15, No 3 (2024): Technologia (Juli)
Publisher : Universitas Islam Kalimantan Muhammad Arsyad Al Banjari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31602/tji.v15i3.15789

Abstract

Tujuan Penelitian ini untuk meninjau pertumbuhan wilayah Kabupaten Bojonegoro selama satu dekade, yaitu tahun 2014 hingga 2024. Metode yang digunakan penginderaan jauh dengan teknik klasifikasi citra satelit untuk melihat tran pertumbuhan wilayah selama satu dekade di Kabupaten Bojoengro. Data yang digunakan yaitu citra landsat 8 OLI tahun 2014,2019 dan 2024 dengan menngkombinasi band 7,6,4 untuk mendeteksi pola tutupan lahan. Hasil analisis menunjukkan selama satu dekade dari tahun 2014 hingga tahun 2024 terjadi alih fungsi tutupan lahan menjadi lahan terbangun. Sehingga selama tahun 2014 hingga tahun 2024 terjadi pertambahan luasan lahan terbangun sebanyak 16002,9 hektar.  Fenomena Perubahan lahan non terbangun menjadi lahan terbangun berdampak kepada kesejahteraan dan sosial ekonomi di Kabupaten Bojonegoro
Penyusunan Peta Potensi Desa dengan Pemetaan Partisipatif di Desa Kedungsari Kecamatan Temayang Kebupaten Bojonegoro Rendra, Insan; Ramadhani, Kafi Cahyo; Putri, Aulia Rahmadina; Dewi, Diah Kumala; Aini, Lusi Nur; Ismanto, Ikko Bagus; Zainuddin, Zainuddin
Jurnal SOLMA Vol. 14 No. 2 (2025)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. DR. Hamka (UHAMKA Press)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22236/solma.v14i2.18337

Abstract

Background: Upaya pembangunan desa yang berorientasi pada keberlanjutan memerlukan dukungan data spasial yang tidak hanya akurat tetapi juga inklusif. Desa Kedungsari, yang hingga kini masih mengandalkan peta manual, menjadi lokasi kajian dalam pengembangan peta potensi wilayah melalui pendekatan pemetaan partisipatif berbasis Public Participation Geographic Information System (PPGIS). Metode: Penelitian ini menerapkan serangkaian tahapan yang mencakup sosialisasi kepada warga, penyusunan peta dasar dari citra drone, diskusi terfokus (focus group discussion), survei lapangan, serta digitalisasi data spasial menggunakan perangkat lunak QGIS. Keterlibatan warga terlihat melalui proses identifikasi dan penandaan elemen spasial seperti batas RT, jaringan jalan, permukiman, serta jenis penggunaan lahan. Hasil:Pemetaan partisipatif menghasilkan informasi spasial yang cukup valid, termasuk pemetaan 719 rumah yang sesuai dengan hasil verifikasi lapangan. Selain itu, klasifikasi tutupan lahan yang diperoleh meliputi sawah, hutan, tubuh air, dan semak belukar. Namun demikian, studi ini juga menemukan kendala, seperti keterbatasan kemampuan teknis warga dalam pengelolaan data spasial serta belum tersambungnya hasil pemetaan dengan basis data resmi pemerintah. Kesimpulan: Dibutuhkan strategi keberlanjutan melalui pelatihan teknologi spasial di tingkat desa serta integrasi hasil ke dalam sistem perencanaan resmi.
Rembug Inspiratif tentang Desa (Rindang) sebagai Langkah Awal Revitalisasi Geosite Sendang Gong Desa Gunungsari Sholahuddin, Moh.; Insani, Iva Choirul; Dewi, Diah Kumala; Putri, Aulia Rahmadina; Adhim, M. Syabba Ansori Fauzan
Bima Abdi: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 3 (2025): Bima Abdi: Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Yayasan Pendidikan Bima Berilmu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53299/bajpm.v5i3.2521

Abstract

Geosite Sendang Gong terletak di Desa Gunungsari, Kecamatan Baureno, Kabupaten Bojonegoro, merupakan destinasi wisata dengan daya tarik utama air yang tidak pernah kering sepanjang tahun serta keberadaan batu berbentuk gong di tengah sendang. Air di sendang ini digunakan warga setempat untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari seperti mandi dan irigasi. Namun, sejak sepuluh tahun terakhir, sendang ini mengalami kekeringan yang cukup parah, karena kurangnya perawatan dan minimnya fasilitas pendukung. Sebagai wujud nyata kontribusi perguruan tinggi dalam pengabdian kepada masyarakat, Kuliah Kerja Nyata Tematik Kolaboratif (KKN-TK) Kelompok 01 Universitas Bojonegoro hadir untuk mewujudkan revitalisasi Geosite Sendang Gong melalui program Rembug Inspiratif tentang Desa (Rindang). Program ini dirancang berbasis pendekatan partisipatif dengan metode diskusi sarasehan yang mencakup koordinasi awal, penyampaian materi, tanya jawab, serta perumusan solusi bersama. Program ini berhasil mengidentifikasi dua permasalahan utama, yaitu keringnya sumber air Sendang Gong dan keberadaan kandang ayam di sekitar kawasan wisata, lalu menghasilkan kesepakatan tindak lanjut secara nyata, yaitu pembangunan pagar bambu sepanjang jalur setapak menuju goa. Pembangunan pagar ini tidak hanya menjadi simbol komitmen, tetapi juga menjadi langkah awal masyarakat bersama mahasiswa dalam mempersiapkan Geosite Sendang Gong untuk program revitalisasi yang lebih luas di masa depan.