Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

SOSIALISASI PERLINDUNGAN HUKUM TERHADAP KELOMPOK WANITA TANI DALAM MENGHADAPI ANCAMAN SUMBER DAYA ALAM Zulfikar Jayakusuma; Andi Hijrah Uswatoen Khasanah; Ariq Febrian; Ferdi Juniawan Erga; Fitria Yolanda Sofni; Ghaitsa Rahma; Ivan Marcelino Barus; Muthiya; Puti Jasmine; Raka Wahyudi Abdurrohim; Rahmi Putri
Kreativitas Pada Pengabdian Masyarakat (Krepa) Vol. 3 No. 2 (2024): Kreativitas Pada Pengabdian Masyarakat (Krepa)
Publisher : CV SWA Anugerah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.8765/krepa.v3i2.5754

Abstract

Kelompok wanita tani merupakan kelompok yang rentan disimpangi hak-haknya dalam melaksanakan kegiatan. Di Desa Kumantan kesadaran hukum kelompok wanita tani masih tergolong rendah. Maka dari itu, perlu dilakukan kegiatan sosialisasi kesadaran hukum yang bertujuan untuk memberdayakan masyarakat desa agar social development goals (SDGS) atau pembangunan berkelanjutan berjalan dengan semestinya demi kesejahteraan rakyat. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kuantitatif dan kualitatif yang dilakukan secara diskusi dan pengisian survei. Hasil dari sosialisasi ini adalah bertambahnya kesadaran hukum bagi kelompok wanita tani di Desa Kumantan Kata Kunci: Perlindungan Hukum, Kelompok Wanita Tani
ACTIO PAULIANA PADA AKAD PEMBIAYAAN MURABAHAH ANTARA PT BANK PEMBIAYAAN RAKYAT SYARIAH HAJI MISKIN KC PAYAKUMBUH DENGAN PEMILIK RUKO DI NAGARI SIMALANGGANG KECAMATAN PAYAKUMBUH Ghaitsa Rahma; Maryati Bachtiar; Mumaddun Khaerudin Salami
Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan Vol 12 No 9.C (2026): Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan
Publisher : Peneliti.net

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Lembaga perbankan syariah dalam menyalurkan pembiayaan rentan menghadapi risiko wanprestasi dari nasabah. Salah satu tindakan yang merugikan kreditur adalah ketika debitur secara itikad buruk mengalihkan atau memindahtangankan aset pelunasan utang kepada pihak ketiga. Dalam hukum perdata, upaya hukum yang dapat dilakukan kreditur untuk membatalkan perbuatan hukum debitur yang merugikan dikenal dengan actio pauliana sebagaimana diatur dalam Pasal 1341 KUHPerdata. Penelitian ini mengkaji pelaksanaan akad pembiayaan murabahah antara PT Bank Pembiayaan Rakyat Syariah Haji Miskin KC Payakumbuh dengan Pemilik Ruko di Nagari Simalanggang serta penerapan prinsip actio pauliana dalam penyelesaian sengketa. Metode penelitian hukum empiris digunakan dengan data primer diperoleh melalui wawancara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nasabah melakukan wanprestasi ganda yaitu menunggak pembayaran dan menyewakan agunan tanpa izin bank, sehingga seluruh unsur actio pauliana pada Pasal 1341 KUHPerdata terpenuhi. Bank memilih tidak mengajukan gugatan formal dan menggunakan ancaman eksekusi lelang sebagai posisi tawar yang berhasil menciptakan penyelesaian win-win solution