Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

MBKM Membangun Desa: Peningkatan Kualitas Hidup Bersih Terhadap Kondisi Psikologis Kelurahan Sumur Batu Kecamatan Bantar Gebang Alifianto, Muhammad Farid; Saputra, Ardian Firdaus; Prastiwi, Difani Cahya; Arrazi, Rahma Meilina; Oktavira, Adelia Chika; Ramadhayanti, Novializa; Pramesti, Regita Khairani; Abdillah, Rijal
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bangsa Vol. 2 No. 5 (2024): Juli
Publisher : Amirul Bangun Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59837/jpmba.v2i5.1008

Abstract

Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) Membangun Desa adalah salah satu rangkaian pendidikan dengan model memberikan pengalaman atau pemahaman belajar kepada mahasiswa untuk hidup di masyarakat di luar kampus, yang secara langsung bersama masyarakat mengidentifikasi kemampuan dan membenahi masalah hingga diharapkan mampu mengembangkan kemampuan desa/daerah dan menciptakan caran untuk menyelesaikan solusi dari masalah yang ada di desa. MBKM Membangun Desa yang kelompok kami lakukan bertepatan di Kelurahan Sumur Batu, Kecamatan Bantar Gebang, Kota Bekasi. Metode yang kami gunakan dalam pelaksanaan MBKM Membangun Desa adalah sosialisasi, psikoedukasi, penyuluhan, dan pengambilan sampel penelitian. Hasil dari kegiatan MBKM Membangun Desa kali ini adalah beberapa program seperti sosialisasi dengan tema meningkatkan kualitas lingkungan dan kondisi psikologis yang sehat, psikoedukasi mengenai anak yang tantrum, penyuluhan dengan tema kesadaran lingkungan, dan pengambilan sampel penelitian. 
Pengaruh Kesadaran Lingkungan Terhadap Subjective Well Being Dalam Pengelolaan Sampah Di Dalam Kelas Pada Siswa Sekolah Menengah Ramadhayanti, Novializa; Pramesti, Regita Khairani; Oktavira, Adelia Chika; Saputra, Ardian Firdaus; Prastiwi, Difani Cahya; Alifianto, Muhammad Farid; Arrazi, Rahma Meilina; Abdillah, Rijal
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 4 No. 5 (2024): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/innovative.v4i5.13058

Abstract

To preserve the environment, action must be taken by all members of society. Awareness of the importance of a healthy, clean environment, and is known as environmental awareness. Environmental awareness is a psychological state where a person is aware of problems that must be overcome in interacting with the environment. Be useful in environmental conservation. Individual involvement in creating a sustainable environment through environmental awareness can provide benefits to individual subjective well-being. This research method uses a quantitative approach, using the SPSS data analysis program and a Likert scale as criteria for subjective well-being and environmental awareness among students. The goal is to understand how to manage waste, and each statement on this site has its own challenges. And stated. This is in accordance with the research objective to understand the impact of environmental factors on subjective well-being in student assessments. Validity tests are carried out to ensure that the tools used meet the standards required to obtain accurate data. Data was obtained from a questionnaire with 113 respondents. The results of this research are that environment-based variables have no effect on waste management maintenance variables, but variables based on subjective experience have a significant effect on waste management maintenance variables.
Gambaran Tingkat Stress Akademik Pada Siswa Yang Menghadapi Project Bassed Learning Pramesti, Regita Khairani; Sarasati, Budi; Viena, Yomima
Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan Vol 12 No 2.C (2026): Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan
Publisher : Peneliti.net

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan tingkat stres akademik pada siswa yang menghadapi pembelajaran berbasis proyek (Project Based Learning/PJBL) di SMKN 2 Kota Bekasi. Latar belakang penelitian didasarkan pada perubahan sistem pendidikan di Indonesia yang kini menekankan pembelajaran berbasis proyek sebagai bagian dari Kurikulum Merdeka. Metode yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif, dengan pengumpulan data melalui kuesioner. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mayoritas siswa (98,5%) berada pada kategori stres akademik rendah, sementara 1,5% berada pada kategori sedang. Tidak ditemukan perbedaan signifikan tingkat stres akademik berdasarkan jenis kelamin, usia, maupun jenjang kelas. Temuan ini mengindikasikan bahwa meskipun siswa menghadapi tekanan akademik selama pengerjaan proyek, mereka mampu mengelola stres dengan baik. Faktor pendukung rendahnya stres akademik antara lain kemampuan adaptasi, dukungan lingkungan belajar, dan keyakinan diri siswa. Penelitian ini merekomendasikan agar sekolah dan guru terus memberikan dukungan psikologis dan bimbingan yang efektif selama pelaksanaan pembelajaran berbasis proyek, serta mendorong siswa untuk mengembangkan keterampilan manajemen stres dan adaptasi diri