Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

PROGRAM PENGEMBANGAN SOFT SKILL MAHASISWA “LITERASI DIGITAL BAGI KAUM MILENIAL” Darmayanti, Putu Sri; Arianty, Anak Agung Ayu Arun Suwi; Susanti, Luh Eka; Aprinica, Ni Putu Isha; Paramitha, Made Widya; Rahayu, Ni Made Sri; Saputra, I Putu David Adi
Ekalaya: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Indonesia Vol. 2 No. 2 (2023): Ekalaya Journal
Publisher : Nindikayla Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57254/eka.v2i2.47

Abstract

This article provides an overview of the soft skill development program for students about digital literacy organized by the Diploma 3 Hospitality Study Program at Institut Pariwisata dan Bisnis Internasional on April 22 2022. The webinar carried out online via Zoom and aimed to provide knowledge in utilizing and using social media properly and wisely. This training program was attended by 148 Diploma 3 students. Several topics were conveyed by the speakers about digital literacy for millennials, namely the importance of digital literacy for millennials, especially students, the pros and cons and how to prevent the bad effect for Digital Literacy in millennials. The results of this activity were the students have more insight about digital literacy, be careful in voicing ideas or opinions before sharing them on social media, choose the right information, especially in finding learning resources and can directly interact with the speaker
Peluang dan Tantangan Kewirausahaan UMKM di Kabupaten Tabanan: Studi Kasus Stan UMKM dan Pasar Malam pada Tanah Lot Art and Food Festival 2024 Utami, Ni Made Satya; Rahayu, Ni Made Sri; Sudiana, I Wayan; Wangi, Ni Made Galih Sekar; Patimolan, Jerri
Jurnal Kewirausahaan dan Multi Talenta Vol. 3 No. 3 (2025): Jurnal Kewirausahan dan Multi Talenta (Juli - September 2025)
Publisher : Siber Nusantara Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38035/jkmt.v3i3.393

Abstract

Penelitian ini membahas peluang dan tantangan kewirausahaan yang dihadapi oleh pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah di Kabupaten Tabanan melalui partisipasi dalam Tanah Lot Art and Food Festival tahun 2024. Kegiatan festival ini melibatkan sebanyak 77 stan usaha, yang terdiri atas 51 stan kuliner dan usaha kecil menengah, serta 26 stan pasar malam, yang mencerminkan dinamika wirausaha lokal dalam mendukung pertumbuhan ekonomi daerah. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi faktor-faktor pendukung dan penghambat pengembangan wirausaha lokal dalam konteks kegiatan festival. Metode yang digunakan adalah pendekatan deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa festival ini membuka peluang strategis bagi pelaku usaha untuk meningkatkan eksistensi produk, memperluas jaringan pasar, serta mengembangkan inovasi layanan. Namun demikian, para pelaku UMKM menghadapi tantangan dalam hal keterbatasan modal, daya saing produk, serta keterampilan pemasaran digital. Kesimpulan dari penelitian ini menekankan pentingnya dukungan pemerintah daerah dan lembaga terkait untuk memberdayakan UMKM secara berkelanjutan melalui integrasi dengan program pariwisata dan penguatan kapasitas kewirausahaan.
PENGEMBANGAN MATERI PEMBELAJARAN BAHASA INGGRIS DIII PERHOTELAN BERBASIS EOP DI INSTITUT PARIWISATA DAN BISNIS INTERNASIONAL Rahayu, Ni Made Sri; Darmayanti, Putu Sri
Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran Vol. 7 No. 4 (2024): Vol. 7 No. 4 Tahun 2024
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jrpp.v7i4.35767

Abstract

Pengembangan materi pembelajaran Bahasa Inggris Diploma III Perhotelan berbasis English for Occupational Purposes (EOP) di Institut Pariwisata dan Bisnis Internasional bertujuan untuk meningkatkan keterampilan komunikasi mahasiswa dalam konteks industri pariwisata. Tahapan metode penelitian ini akan menggunakan desain penelitian dan pengembangan (Research and Development) yang dilaksanakan dengan tiga tahapan sebagaimana dikutip dari Sukmadinata (2008), yaitu (1) Tahap explorasi yang mencakup melakukan analisis kebutuhan terhadap materi ajar; (2) Tahap pengembangan prototype model yang meliputi mendisain model dan mengujicobakan model tersebut; (3) tahap validasi yang memuat validasi ahli. untuk mengembangkan materi yang relevan dengan kebutuhan profesional mahasiswa.Materi yang dikembangkan meliputi keterampilan berbicara, membaca, menulis, dan mendengar dalam konteks perhotelan, dengan fokus pada tema pariwisata. Instrumen penelitian yang digunakan dalam penelitian ini, yaitu kuesioner, wawancara, dan analisis dokumen..Hasil penelitian menunjukkan bahwa materi yang dikembangkan efektif dalam meningkatkan kompetensi Bahasa Inggris mahasiswa, terutama dalam konteks profesional.Penelitian ini juga menekankan pentingnya analisis kebutuhan pembelajaran sebelum pengembangan materi, serta evaluasi yang sistematis untuk memastikan kualitas materi. Dengan demikian, penelitian ini dapat menjadi acuan bagi pengembangan program pendidikan Bahasa Inggris yang berbasis EOP di institusi pendidikan tinggi lainnya.
Penerapan Standard Operating Procedure Dalam Meningkatkan Kualitas Makanan Kitchen Octagon Montage Palmetto Bluff South Carolina US Yoga, I Ketut Agus Krisna; Rahayu, Ni Made Sri
Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis Vol. 4 No. 12 (2025): Jurnal Pariwisata dan Bisnis Internasional
Publisher : Institut Pariwisata dan Bisnis Internasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22334/paris.v4i12.1160

Abstract

Penerapan standard operating procedure (SOP) dalam dapur profesional menjadi elemen krusial dalam menjamin kualitas dan konsistensi makanan, terutama di tengah tuntutan industri kuliner internasional. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi bagaimana penerapan dan kendala SOP dalam meningkatkan kualitas makanan di Kitchen  Octagon Montage Palmetto Bluff, South  Carolina, Amerika Serikat. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan teknik observasi, wawancara, dan dokumentasi sebagai metode pengumpulan data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara umum SOP telah diterapkan dengan baik, terutama dalam aspek pelatihan, briefing rutin, serta prosedur kebersihan seperti penggunaan pakaian kerja, sanitasi tangan, pengolahan, dan penyimpanan bahan makanan. Namun, beberapa kendala masih ditemukan saat jam sibuk (peak hour), antara lain kurangnya pemisahan bahan mentah dan matang serta penurunan kebersihan area kerja. Hal ini dipengaruhi oleh ketidakdisiplinan staf, ketidakhadiran dalam briefing, dan lemahnya pengawasan terutama pada shift malam. Penelitian ini menyimpulkan bahwa penerapan SOP memiliki peran penting dalam meningkatkan kualitas makanan, namun diperlukan penguatan manajemen operasional dan sistem pengawasan lintas shift guna memastikan SOP dapat dijalankan secara konsisten dalam berbagai kondisi kerja.   The implementation of Standard Operating Procedures (SOP) in a professional kitchen is a crucial element in ensuring the quality and consistency of food, especially amid the demands of the international culinary industry. This study aims to evaluate the implementation and challenges of SOP in improving food quality at the Octagon Kitchen, Montage Palmetto Bluff, South Carolina, United States. The research adopts a qualitative approach using observation, interviews, and documentation as data collection methods. The findings reveal that, in general, SOPs have been well implemented, particularly in aspects such as staff training, routine briefings, and hygiene procedures including the use of work attire, hand sanitation, food processing, and storage. However, several challenges were observed during peak hours, such as inadequate separation of raw and cooked ingredients and a decline in workspace cleanliness. These issues were influenced by staff indiscipline, absence from briefings, and weak supervision, especially during night shifts. The study concludes that SOP implementation plays a significant role in enhancing food quality, but strengthening operational management and cross-shift supervision systems is necessary to ensure consistent adherence to SOPs under various working conditions.
Sosialisasi penggunaan Permainan Edukatif dalam Meningkatkan Penguasaan Kosakata Bahasa Inggris Siswa Kelas 2 Sekolah Dasar 01 Pandak Bandung, Tabanan Suadnyana, I Wayan; Koeswiryono, Dika Pranadwipa; Darmayanti, Putu Sri; Rahayu, Ni Made Sri; Kuntariati, Utik
Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Radisi Vol 6 No 1 (2026)
Publisher : Yayasan Kajian Riset dan Pengembangan RADISI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55266/pkmradisi.v6i1.655

Abstract

English language learning at the elementary school level, particularly in vocabulary acquisition, still faces several challenges, including low student motivation and the use of conventional, less interactive teaching methods. This community service program aims to improve the English vocabulary mastery of second-grade elementary school students through the implementation of educational game-based learning. The method was carried out through five stages: preparation, socialization, instructional implementation, monitoring and evaluation, and reflection and follow-up. The core activities involved vocabulary instruction using visual media and educational games such as bingo, flashcard games, and guessing games. The results indicate a significant improvement in students’ vocabulary mastery, increasing from an average of 5–10 words to 15–20 words used actively. Additionally, there was an increase in student engagement and learning motivation, as well as improved teacher competence in applying interactive teaching methods. Therefore, educational game-based learning is proven to be effective in enhancing the quality of English vocabulary instruction at the elementary school level.