Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

CLEAN AND HEALTHY LIVING BEHAVIOUR TO ELEMENTARY SCHOOL STUDENTS IN WORI VILLAGE, NORTH MINAHASA REGENCY Lalangpuling, Indra Elisabet; Tumbol, Michael V.L.; Pinontoan, Sabrina P.M
JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT KOMUNITAS KESEHATAN Vol 1 No 1 (2023): DESEMBER
Publisher : Poltekkes Kemenkes Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47718/jb.v1i1.1519

Abstract

Penyakit covid-19 merupakan sindrom pernapasan akut berat penyakit yang disebabkan oleh coronavirus 2 (SARS-CoV-2) dan anak merupakan kelompok rentan terhadap infeksi virus. Normal baru adalah suatu cara hidup baru dalam menjalankan aktivitas hidup ditengah pandemic covid-19 yang belum selesai. Normal baru dibutuhkan untuk menjaga kita tetap aman terhadap infeksi virus dan patogen lainnya sehingga menghindarkan kita dari keadaan sakit. Salah satu kebiasaan dalam penerapan normal baru adalah penerapan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS). Solusi : Dalam meminimalisir transmisi infeksi nematoda usus dan infeksi Covid-19 adalah melalui edukasi dan menyiapkan fasilitas yang menunjang menerapan PHBS. Metode : Dikarenakan adanya penerapan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM), Pengabdian masyarakat dilaksanakan dengan pendekatan pemeriksaan feses siswa untuk mengetahui infeksi cacing usus dan donasi. Hasil : Pemeriksaan sampel feses menunjukkan semua sampel yang terkumpul negatif infeksi cacing usus. Pemberian edukasi tentang infeksi cacing usus kepada siswa dilaksanakan melalui donasi buku tentang infeksi cacing untuk melengkapi koleksi buku pada perpustakaan SD GMIM Wori. Untuk mencegah transmisi infeksi cacing dilakukan pembangunan satu unit fasilitas toilet umum karena toilet yang dimiliki oleh SD GMIM Wori tidak layak lagi untuk digunakan. Dalam rangka pencegahan penularan infeksi covid-19 di lingkungan SD GMIM Wori, diberikan donasi sabun cuci tangan dan hand sanitizer kepada pihak sekolah untuk digunakan dalam menunjang kegiatan di SD GMIM Wori. Kesimpulan : Pelaksanaan kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat tidak maksimal karena adanya Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) namun kegiatan yang bisa dilakukan merupakan kegiatan yang menjawab kebutuhan para siswa dan guru di SD GMIM Wori dalam upaya mencegah infeksi dacing usus dan Covid-19. Saran : Kegiatan ini dapat dilakukan berkelanjutan karena masih menjadi kebutuhan bagi SD GMIM Wori untuk pencegahan trasmisi infeksi cacing usus dan Covid-19.
Intestinal Parasitic Infections and their Relationship with Healthy Living Behavior and Nutritional Status in Children Lalangpuling, Indra Elisabet; Sunati, Nurmila; Tumbol, Michael V.L.; Pascoal, Kevin G.; Jasman, Jasman
Jurnal Kesehatan Masyarakat Vol. 20 No. 3 (2025)
Publisher : Universitas Negeri Semarang in collaboration with Ikatan Ahli Kesehatan Masyarakat Indonesia (IAKMI Tingkat Pusat) and Jejaring Nasional Pendidikan Kesehatan (JNPK)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/kemas.v20i3.21227

Abstract

Intestinal parasitic infection is an infectious disease still found in tropical countries with inadequate implementation of Clean and Healthy Living Behavior (PHBS). Parasites that generally infect the intestines are soil-borne worms and protozoa. The worms that infect a lot are Soil Transmitted Helminths (STH), namely Ascaris lumbricoides, Trichuris trichiura, and Hookworm. Cryptosporidiosis is an infectious disease caused by infection with the protozoan Cryptosporidium sp. that causes watery diarrhea. Nutritional status is an important factor in the immune system. The purpose of this study was to identify STH and Cryptosporidium sp infections and link them with the application of PHBS and nutritional status in elementary school students in Wori District, North Minahasa Regency. This type of research is descriptive-analytic with a cross-sectional design. The sample amounted to 160 respondents from six elementary schools taken by purposive sampling. STH examination using the native method and Cryptosporidium sp examination using Zn modification staining, nutritional status measurement was carried out based on BMI / U. This study concluded that 100% of respondents were not infected with cryptosporidium sp parasites, 8% of respondents were infected with Soil-Transmitted Helminth and there was no relationship with nutritional status respondents where 87% of respondents have normal nutritional status, 5% undernourished, 6% well-nourished and 2% obese.
CLEAN AND HEALTHY LIVING BEHAVIOUR TO ELEMENTARY SCHOOL STUDENTS IN WORI VILLAGE, NORTH MINAHASA REGENCY Lalangpuling, Indra Elisabet; Tumbol, Michael V.L.; Pinontoan, Sabrina P.M
JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT KOMUNITAS KESEHATAN Vol 1 No 1 (2023): DESEMBER
Publisher : Poltekkes Kemenkes Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47718/jb.v1i1.1519

Abstract

Penyakit covid-19 merupakan sindrom pernapasan akut berat penyakit yang disebabkan oleh coronavirus 2 (SARS-CoV-2) dan anak merupakan kelompok rentan terhadap infeksi virus. Normal baru adalah suatu cara hidup baru dalam menjalankan aktivitas hidup ditengah pandemic covid-19 yang belum selesai. Normal baru dibutuhkan untuk menjaga kita tetap aman terhadap infeksi virus dan patogen lainnya sehingga menghindarkan kita dari keadaan sakit. Salah satu kebiasaan dalam penerapan normal baru adalah penerapan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS). Solusi : Dalam meminimalisir transmisi infeksi nematoda usus dan infeksi Covid-19 adalah melalui edukasi dan menyiapkan fasilitas yang menunjang menerapan PHBS. Metode : Dikarenakan adanya penerapan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM), Pengabdian masyarakat dilaksanakan dengan pendekatan pemeriksaan feses siswa untuk mengetahui infeksi cacing usus dan donasi. Hasil : Pemeriksaan sampel feses menunjukkan semua sampel yang terkumpul negatif infeksi cacing usus. Pemberian edukasi tentang infeksi cacing usus kepada siswa dilaksanakan melalui donasi buku tentang infeksi cacing untuk melengkapi koleksi buku pada perpustakaan SD GMIM Wori. Untuk mencegah transmisi infeksi cacing dilakukan pembangunan satu unit fasilitas toilet umum karena toilet yang dimiliki oleh SD GMIM Wori tidak layak lagi untuk digunakan. Dalam rangka pencegahan penularan infeksi covid-19 di lingkungan SD GMIM Wori, diberikan donasi sabun cuci tangan dan hand sanitizer kepada pihak sekolah untuk digunakan dalam menunjang kegiatan di SD GMIM Wori. Kesimpulan : Pelaksanaan kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat tidak maksimal karena adanya Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) namun kegiatan yang bisa dilakukan merupakan kegiatan yang menjawab kebutuhan para siswa dan guru di SD GMIM Wori dalam upaya mencegah infeksi dacing usus dan Covid-19. Saran : Kegiatan ini dapat dilakukan berkelanjutan karena masih menjadi kebutuhan bagi SD GMIM Wori untuk pencegahan trasmisi infeksi cacing usus dan Covid-19.