Claim Missing Document
Check
Articles

Found 8 Documents
Search

Pilihan Orang Tua dan Peran Pasar Islamic Boarding Schools: Perspektif Neoliberal di Sumatera Barat Sandra, Ika; Luthfi, Zaky Farid; Amran, Sri Oktika; Bhakti, Novran Juliandri; Revitasari, Revitasari; Rintia, Rintia
SOCIUS Vol 11 No 2 (2024): Jurnal Socius: Journal of Sociology Research and Education, Universitas Negeri P
Publisher : Labor Jurusan Sosiologi Fakultas Ilmu Sosial Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/scs.v11i2.717

Abstract

Pondok pesantren telah menjadi bagian sistem pendidikan Indonesia sejak abad ke-17 dengan fokus pada pemahaman agama. Seiring perkembangan zaman, pesantren mengalami modernisasi menjadi Islamic Boarding School dengan pengaruh neoliberalisme dalam pendidikan. Penelitian ini bertujuan menganalisis hubungan parental choice dan konsep neoliberal dalam pelaksanaan boarding school di Sumatera Barat. Penelitian ini dianalis dengan teori pilihan rasional J. Coleman dan konsep parental choice Shiferaw dan Kenea. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan melakukan observasi, wawancara, dan analisis dokumen dengan teknik purposive sampling dengan jumlah informan sebanyak 10 orang. Informan penelitian terdiri dari orang tua, ketua yayasan, kepala sekolah (madrasah), ustadz dan ustadzah. Hasil penelitian menunjukkan meningkatnya minat terhadap Islamic Boarding School dipengaruhi oleh ekonomi yang lebih baik dan kesibukan orang tua. Analisis ini berkontribusi pada pemahaman teori dan praktik penerapan neoliberalisme serta pemetaan segmentasi kelas sosial di Islamic Boarding School untuk mendukung kebijakan pendidikan yang lebih inklusif.
Kearifan lokal Sebagai Upaya Pelestarian Taman Nasional Kerinci Seblat (TNKS) di Kabupaten Kerinci Rintia, Rintia; Firza, Firza
Citizen : Jurnal Ilmiah Multidisiplin Indonesia Vol. 5 No. 1 (2025): CITIZEN: Jurnal Ilmiah Multidisiplin Indonesia
Publisher : DAS Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53866/jimi.v5i1.736

Abstract

Forest destruction will have a major impact on accelerating climate change. The groups most vulnerable to environmental impacts are indigenous communities, who grow and live by relying on forest products. As a country that is implementing the Sustainable Development Goals (SDGs) concept, forest degradation is a crucial problem, especially in part 15 of the SDGs goals, namely protecting land ecosystems. The parties responsible for this issue are of course every level of society which should strive to preserve nature and become conservation agents. Therefore, there is a need for further discussion regarding the application of local culture in preserving the Kerinci Seblat Park in Kerinci Regency. This research was conducted using qualitative methods relying on primary and secondary data. With data collection techniques such as observation, interviews and document analysis. The research results show that the preservation of the Kerinci Seblat National Park Forest (TNKS) is triggered by local wisdom regarding the myth of prohibiting disturbing the forest which is believed by the local community. People living in mountain forests are an ethnic minority group, possessing a wealth of local knowledge and skills in forest management. By maintaining forests through the help of local wisdom, this helps realize the 15th SDGs goal, namely the balance of terrestrial ecosystems.
Orientasi Nilai Islam dalam Penerapan Kurikulum: Adaptasi Pendidikan Sosiologi di Eco Pesantren Daarut Tauhid Firza, Firza; Rintia, Rintia; Hufad, Achmad
Jurnal Riset dan Inovasi Pembelajaran Vol. 5 No. 1 (2025): Januari-April 2025
Publisher : Education and Talent Development Center Indonesia (ETDC Indonesia)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51574/jrip.v5i1.2905

Abstract

Artikel ini bertujuan untuk mendeskripsikan, dan menganalisis Implementasi kurikulum dan pembelajaran sosiologi di SMA Eco Pesantren Daarut Tauhiid. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kualitatif dengan pendekatan metode studi kasus. Data dikumpulkan dengan tiga teknik yaitu, observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan dengan bantuan Nvivo melaui empat tahap menurut Huberman dan Miles, yaitu, pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Serta keabsahan data digunakan triangulasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pesantren sebagai lembaga pendidikan tradisional Islam telah mampu menyesuaikan diri dengan kebutuhan pendidikan masyarakat di era globalisasi tanpa mengorbankan nilai-nilai inti yang menjadi landasan mereka. Pembelajaran sosiologi di SMA ECO Pesantren Daarut Tauhiid memiliki pendekatan yang berbeda dari praktik yang biasa ditemukan di sekolah reguler. Mata pelajaran sosiologi mampu mengembangkan model pembelajaran yang tidak hanya melibatkan siswa dalam pemecahan masalah tetapi juga membimbing mereka untuk menjawab tantangan sosial dengan solusi yang sesuai dengan ajaran Islam.
PENGUATAN PEMAHAMAN NILAI TEPA SELIRA DALAM PEMBELAJARAN SOSIOLOGI SEBAGAI UPAYA PREVENTIF PERILAKU BULLYING Rintia, Rintia; Febrianita, Tresa; Novianti, Novianti; Taqiyah, Raihana Hisan; Suryadi, Karim; Tanzil, Sri Wahyuni
JURNAL EDUCATION AND DEVELOPMENT Vol 13 No 1 (2025): Vol 13 No 2 Mei 2025
Publisher : Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37081/ed.v13i1.6851

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk memperkuat pemahaman nilai tepa selira dalam pembelajaran sosiologi sebagai upaya preventif terhadap perilaku bullying di kalangan siswa. Metode yang digunakan adalah pre-experimental design dengan desain one-group pretest-posttest design. Instrumen penelitian terdiri dari tes pemahaman nilai tepa selira yang diberikan sebelum dan sesudah intervensi pembelajaran. Data yang terkumpul dianalisis menggunakan uji normalitas untuk memastikan kesesuaian dengan asumsi statistik parametrik, dilanjutkan dengan uji paired sample t-test untuk membandingkan hasil pretest dan posttest. Hasil analisis menunjukkan nilai p-value sebesar 0,0002, yang mengindikasikan perubahan signifikan antara hasil pretest dan posttest. Temuan ini menunjukkan bahwa intervensi pembelajaran yang dilakukan berhasil meningkatkan pemahaman siswa terhadap nilai tepa selira, yang berpotensi berkontribusi pada pencegahan perilaku bullying. Penelitian ini menegaskan pentingnya integrasi nilai-nilai budaya lokal dalam pembelajaran untuk membangun karakter siswa yang inklusif dan empatik.
Evaluation of the Ministry of Social Affairs Policy on Social Protection Programs in Indonesia Rintia, Rintia; Sentosa, Ilham; Yudithia, Yudithia
Journal Governance Society Vol. 2 No. 1 (2025): May, 2025
Publisher : CV. Austronesia Akademika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69812/jgs.v2i1.101

Abstract

This study evaluates the effectiveness of Indonesia's social protection policies, focusing on two key programs: Program Keluarga Harapan (PKH) and Bantuan Sosial Pangan (BSP). The research addresses the broader issue of poverty and social inequality in Indonesia, with particular attention to the challenges faced by vulnerable populations, including low-income families, the elderly, and people with disabilities. The study's purpose is to assess how well these social protection programs are achieving their intended outcomes of poverty alleviation and social inclusion. A qualitative research design was employed, utilizing secondary data from government reports, program evaluations, and relevant academic literature. The study analyzes the policy formulation, implementation, and evaluation processes of these programs through the lens of Dunn’s Circular Policy Evaluation Model, which emphasizes problem identification, policy formulation, implementation, and evaluation. The findings indicate that while PKH and BSP have contributed to immediate poverty relief and food security, they have not addressed the underlying structural causes of poverty, such as limited access to education and healthcare. The research concludes that although the programs provide significant short-term benefits, their long-term effectiveness is limited due to logistical challenges in program delivery and the failure to integrate broader development goals. The study suggests that future social protection strategies should focus on sustainable poverty reduction by addressing the root causes of inequality and improving service delivery mechanisms.
Tinjauan Filsafat Politik terhadap Pemikiran Madilog Tan Malaka Bhakti, Novran Juliandri; Rintia, Rintia
Citizen : Jurnal Ilmiah Multidisiplin Indonesia Vol. 5 No. 5 (2025): CITIZEN: Jurnal Ilmiah Multidisiplin Indonesia
Publisher : DAS Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53866/jimi.v5i5.760

Abstract

Tan Malaka's thought, encapsulated in Materialism Dialectics Logic (Madilog), presents a critical philosophical approach to colonialism and the Indonesian liberation struggle. This article examines Madilog's concept within the context of political philosophy, exploring the application of dialectical materialism in interpreting Indonesia’s colonial socio-political reality. Utilizing a literature review method, this article focuses on three principal elements in Madilog materialism, dialectics, and logic as intellectual and political strategies against colonial injustice. The study concludes that Tan Malaka’s approach in Madilog is a foundational influence on Indonesia's political movement history, with potential applications in modern political studies. This foundational influence not only shaped the early resistance against colonial rule but also continues to resonate in contemporary political discourse. By revisiting Madilog, scholars and activists alike can draw valuable lessons on the importance of critical thought and collective action in the ongoing struggle for justice and equity.
Validitas Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD) Sosiologi Menggunakan Model Problem Based Learning (PBL) Materi Perubahan Sosial Rintia, Rintia; Sylvia, Ike
Naradidik: Journal of Education and Pedagogy Vol. 3 No. 2 (2024): Naradidik: Journal of Education & Pedagogy (June 2024)
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/nara.v3i2.206

Abstract

Pengembangan Lembar kerja peserta Didik (LKPD) sosiologi dilatar belakangi oleh kebutuhan pembelajaran yang dapat meningkatkan kemampuan peserta didik dalam pemecahan masalah, kemampuan dalam berfikir kritis serta menumbuhkan rasa ingin tahu. Tujuan penelitian untuk melakukan validasi LKPD Sosiologi pada materi Globalisasi Kelas XII. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif deskriptif. Validator dalam penelitian ini dilakukan oleh 3 (tiga) dosen sosiologi Fakultas Ilmu Sosial Universitas Negeri Padang dan 1 (satu) guru mata pelajaran sosiologi SMA. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara dan angket validasi. Hasil penelitian dan analisis data validasi yaitu 86,25% dengan kriteria “sangat valid”. Nilai validasi tersebut merupakan akumulasi dari aspek kesesuaian kelayakan isi, penyajian dan kebahasaan. Adapun validasi LKPD dari aspek kelayakan media diperoleh nilai sebesar 85,55% dengan kriteria “sangat valid”. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa pengembangan LKPD berbasis Problem Based Learning (PBL) pada materi perubahan sosial sudah tervalidasi layak dari aspek konten maupun medianya. Selanjutnya LKPD sudah bisa diujicobakan pada siswa kelas XII IIS dalam proses pembelajaran.
KAJIAN SYSTEMATIC LITERATURE REVIEW SOCIOLOGICAL THINKING DALAM PEMBELAJARAN Rintia, Rintia; Aryanti, Tutin
Habitus : Jurnal Pendidikan, Sosiologi, dan Antropologi Vol 9, No 1 (2025): Habitus: Jurnal Pendidikan, Sosiologi, dan Antropologi
Publisher : Program Studi Pendidikan Soiologi Antropologi, FKIP-UNS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/habitus.v9i1.103071

Abstract

Kemampuan sociological thinking merupakan kompetensi kunci dalam pendidikan sosiologi yang berperan penting dalam membentuk kesadaran kritis peserta didik terhadap realitas sosial. Namun demikian, belum banyak studi yang secara sistematis mengkaji bagaimana konsep ini diintegrasikan dalam pembelajaran sosiologi di tingkat Sekolah Menengah Atas (SMA). Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi konsep, dimensi, dan indikator sociological thinking, serta mengevaluasi strategi implementasinya dalam pembelajaran sosiologi berdasarkan studi literatur yang relevan. Penelitian ini menggunakan pendekatan Systematic Literature Review (SLR) dengan menganalisis 20 artikel ilmiah yang dipublikasikan dalam rentang waktu tertentu. Proses penyaringan dilakukan melalui tahapan title and abstract screening hingga full-text analysis, dengan mempertimbangkan kesesuaian tema terhadap pendidikan sosiologi dan sociological thinking. Data dianalisis dengan mengelompokkan temuan ke dalam tiga klaster tematik: (1) urgensi sociological thinking dalam pendidikan, (2) posisi pembelajaran sosiologi sebagai wadah pengembangannya, dan (3) strategi serta tantangan implementasi sociological thinking dalam konteks kelas. Hasil kajian menunjukkan bahwa sociological thinking tidak hanya relevan dalam konteks pembelajaran sosiologi, tetapi juga sebagai kerangka berpikir lintas disiplin. Pembelajaran sosiologi ideal yang berbasis refleksi, proyek, studi kasus, serta integrasi nilai dan teknologi terbukti efektif dalam membentuk pola pikir sosiologis siswa. Namun demikian, masih ditemukan kesenjangan antara tujuan kurikulum nasional dengan praktik pengajaran di lapangan, terutama dalam hal strategi eksplisit dan evaluasi berpikir sosiologis. Penelitian ini merekomendasikan pentingnya pengembangan model pembelajaran sosiologi yang secara sistematis mengintegrasikan sociological thinking dalam sintaks pembelajaran. Temuan ini diharapkan dapat memberikan kontribusi dalam pengembangan kurikulum, pelatihan guru, serta perumusan kebijakan pendidikan yang lebih responsif terhadap tuntutan sosial abad ke-21. Kata Kunci: Sociological Thinking, Pendidikan Sosiologi, Sekolah dan Pembelajaran.ABSTRACTSociological thinking is a key competency in sociology education, serving as a strategic foundation for developing students’ critical awareness of social realities. However, few studies have systematically examined how this concept is integrated into sociology learning at the senior high school level. This study aims to identify the concepts, dimensions, and indicators of sociological thinking, and to evaluate its implementation strategies in sociology education based on relevant academic literature. Using a Systematic Literature Review (SLR) approach, this study analyzes 20 peer-reviewed articles. The screening process involved title and abstract evaluation, followed by full-text analysis, with a focus on articles relevant to sociology education and sociological thinking. The findings are categorized into three thematic clusters: (1) the urgency of sociological thinking in education, (2) the role of sociology subjects as a platform for cultivating it, and (3) strategies and challenges in implementing sociological thinking in classroom settings. The review reveals that sociological thinking is not only essential in sociology learning but also serves as a cross-disciplinary cognitive framework. Ideal sociology learning integrating reflection, project-based learning, case studies, and digital literacy proves effective in fostering students’ structural and critical thinking skills. Nevertheless, there is a gap between curricular goals and classroom practices, particularly in terms of explicit strategies and assessment of sociological thinking. This study recommends the development of instructional models that systematically embed sociological thinking into each phase of the learning process. These findings are expected to contribute to curriculum development, teacher training, and educational policy formulation responsive to 21st-century social demands. Keywords: Learning, Schools, Sociological Education and Sociological Thought.