Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

DAMPAK TIPE KEPRIBADIAN TERHADAP KEMAMPUAN MENULIS MAHASISWA: STUDI REPLIKASI Andi Sri Wahyuni; Asdalifa; Harlines Destari Bato; Nur Isnayanti
Integrative Perspectives of Social and Science Journal Vol. 2 No. 2 Mei (2025): Integrative Perspectives of Social and Science Journal
Publisher : PT Wahana Global Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh tipe kepribadian terhadap kemampuan menulis mahasiswa, dengan mereplikasi studi terdahulu dalam konteks mahasiswa program pascasarjana. Desain penelitian yang digunakan adalah kuasi-eksperimen dengan pembagian partisipan ke dalam kelompok kontrol dan kelompok eksperimen. Sebanyak 32 mahasiswa terlibat sebagai partisipan penelitian dan diklasifikasikan ke dalam dua tipe kepribadian, yaitu introvert dan ekstrovert, berdasarkan hasil pengukuran menggunakan Introvert and Extrovert Personality Inventory (IPEI). Instrumen lainnya berupa tes menulis narasi yang digunakan untuk mengukur kemampuan menulis partisipan. Data dianalisis menggunakan uji normalitas, uji homogenitas, dan independent samples t-test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tidak terdapat perbedaan yang signifikan antara kemampuan menulis mahasiswa dengan tipe kepribadian introvert dan ekstrovert, baik pada kelompok kontrol maupun eksperimen. Selain itu, tidak ditemukan perbedaan signifikan antara kemampuan menulis mahasiswa pada kelompok eksperimen dan kelompok kontrol secara umum. Temuan ini menunjukkan bahwa tipe kepribadian bukan merupakan faktor yang dominan dalam memengaruhi kemampuan menulis mahasiswa. Faktor lain seperti motivasi, pengalaman, dan penguasaan kebahasaan diduga memiliki pengaruh yang lebih besar. Hasil penelitian ini diharapkan dapat menjadi pertimbangan bagi pendidik dalam merancang strategi pembelajaran menulis yang lebih efektif, tanpa bergantung secara khusus pada karakteristik kepribadian mahasiswa.
Implementation of QRIS: A Case Study of SMEs in Indonesia Mohammad Mirza Munthaha; Ibnu Aqil; Syaikhu Ramadhan Maulana; Andi Sri Wahyuni; Arinal Muna
Dinasti International Journal of Economics, Finance & Accounting Vol. 5 No. 3 (2024): Dinasti International Journal of Economics, Finance & Accounting (July - August
Publisher : Dinasti Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38035/dijefa.v5i3.2780

Abstract

After COVID-19, one of the most widely used payment methods for online purchases is the Indonesian Standard Quick Response Code (QRIS), particularly since Bank Indonesia has accepted it. Utilizing the Innovation Resistance Theory (IRT) approach, which includes two primary components—psychological and functional—this study aimed to uncover impediments to the adoption of QRIS through the use of usage, value, risk, tradition, and image barriers. SMEs in the food and beverage industry that have implemented QRIS serve as the research’s unit of analysis. Ten Majalengka-based food and beverage SMEs participated in in-depth interviews as part of this case study-based qualitative research technique. The study’s findings demonstrate that QRIS has benefits that outweight its minor drawbacks for both SMEs and consumers. Large-scale QRIS socialization, optimization, and equitable use are also under the purview of the government.
Peran Dukungan Keluarga dalam Mengurangi Kesepian pada Lansia: Kajian Literatur Andi Sri Wahyuni; Haerani Nur
Jurnal Pendidikan dan Humaniora Vol 2, No 4 (2025): Oktober 2025
Publisher : STKIP Harapan Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56842/jpk.v2i4.492

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan peran dukungan keluarga dalam mengurangi tingkat kesepian pada lansia, mengidentifikasi bentuk-bentuk dukungan keluarga yang paling efektif, serta menganalisis pengaruh dukungan keluarga terhadap kondisi psikologis lansia. Metode yang digunakan adalah literature review dengan menelaah 30 artikel penelitian dari 10 tahun terakhir. Tahapan penelitian meliputi pemilihan topik, pencarian artikel relevan, analisis tematik, serta sintesis hasil penelitian. Hasil analisis menunjukkan bahwa kehadiran keluarga yang aktif melalui komunikasi, perhatian, dan keterlibatan emosional mampu membangun rasa keterhubungan dan memperkecil perasaan terisolasi pada lansia. Bentuk-bentuk dukungan keluarga yang paling efektif mencakup dukungan emosional berupa perhatian dan kasih sayang, dukungan praktis dalam membantu kegiatan sehari-hari, kehadiran fisik melalui waktu bersama, serta dukungan sosial dengan melibatkan lansia dalam aktivitas komunitas. Semua bentuk dukungan ini memberikan kontribusi besar dalam memenuhi kebutuhan emosional dan sosial lansia, sehingga mereka merasa lebih dihargai dan dicintai. Selain itu, dukungan keluarga berpengaruh signifikan terhadap kondisi psikologis lansia. Oleh karena itu kesimpulannya, dukungan keluarga menjadi faktor kunci dalam mengurangi kesepian dan menjaga kesehatan mental lansia, sehingga peran keluarga perlu diperkuat dalam upaya meningkatkan kualitas hidup pada masa lanjut usia.