Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Konsep Diri dalam Islam Azhari, Muhammad; Anwar; Pohan, Khairisa; Banurea, Sabarita; Darmila, Lilis
WATHAN: Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora Vol 1 No 2 (2024): WATHAN: Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora
Publisher : Fanshur Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71153/wathan.v1i2.52

Abstract

Konsep diri atau self-concept merupakan pandangan keseluruhan individu terhadap dirinya dan mencakup aspek-aspek seperti keyakinan, nilai, cita-cita, aspirasi, dan komitmen terhadap suatu filosofi hidup.  Artikel ini menggunakan penelitian kepustakaan untuk mengkaji model konsep diri dalam Islam. Konsep diri dalam Islam di sini dijelaskan sebagai cara seseorang memandang dirinya sebagai makhluk di muka bumi, hamba Tuhan, dan khalifah.  Dalam teori tasawuf, seseorang harus mampu melepaskan pandangannya terhadap diri sendiri. Sebab, hal ini dipandang sebagai tabir yang memisahkan kita dari Tuhan. Seseorang kemudian memusatkan pandangannya kepada Tuhan, sehingga terjalin kesatuan antara hamba dengan Tuhan, sehingga sampai pada insan kamil yang dalam psikologi sufi disebut sebagai manusia sempurna.
Rumah Tahfidz: Pembentukan Sistem Pembelajaran Islam Berbasis Hafalan dan Dampak Psikologis pada Anak Didik SH, Hendra; Darmila, Lilis; Banurea, Sabarita
Arini: Jurnal Ilmiah dan Karya Inovasi Guru Vol. 1 No. 2 (2024): ARINI: Jurnal Ilmiah dan Karya Inovasi Guru
Publisher : Fanshur Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71153/arini.v1i2.159

Abstract

Rumah Tahfidz saat ini semakin banyak di Indonesia, pembelajaran Alquran berdasarkan pada hafalan Alquran yang dilengkapi dengan penjelasan mendalam pada dasar-dasar keilmuan Islam. Banyak kritik yang mengarah pada wacana ini dengan menyebut bahwa metode menghafal tidak cocok untuk anak-anak. Namun, secara psikologis metode menghafal yang konsisten umumnya berdampak positif pada peningkatan rasa percaya diri, fokus, disipilin dan melatih konsentrasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi sistem pembelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) berbasis hafalan Alquran yang diterapkan di Rumah Tahfidz dan dampaknya terhadap psikologis anak didik. Metode penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan mengumpulkan data melalui wawancara mendalam, observasi, dan studi literatur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa metode hafalan yang diterapkan di Rumah Tahfidz efektif dalam meningkatkan kemampuan menghafal Al-Qur'an di kalangan anak didik. Namun, penelitian ini juga melihat kritik terhadapnya dengan mengidentifikasi beberapa tantangan, seperti tekanan mental akibat tuntutan hafalan dan kurangnya variasi dalam metode pengajaran. Oleh karena itu, penting untuk mengembangkan strategi pembelajaran yang lebih seimbang dan komprehensif guna mendukung perkembangan akademis dan psikologis anak didik secara holistik. Kesimpulannya, Rumah Tahfidz memiliki peran signifikan dalam pembentukan karakter dan pengembangan spiritual anak didik, namun perlu adanya upaya peningkatan dalam metode pengajaran agar hasil yang dicapai lebih optimal.