Iftitah Amanah Bachtiar
Unknown Affiliation

Published : 5 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

ANALISIS PENERAPAN TEKNOLOGI YANG MENGGUNAKAN PRINSIP SYARIAH PADA RANTAI PASOK BISNIS WARALABA Iftitah Amanah Bachtiar; Askari Zakariah; Novita , Novita
Jurnal Ekonomi Manajemen Dan Bisnis (JEMB) Vol. 2 No. 1 (2024): September
Publisher : Publikasi Inspirasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62017/jemb.v2i1.2259

Abstract

Penelitian ini mengkaji penerapan teknologi berbasis prinsip syariah dalam manajemen rantai pasok bisnis waralaba. Dalam konteks globalisasi dan perkembangan teknologi yang pesat, integrasi prinsip syariah dalam operasional bisnis waralaba menjadi penting untuk memastikan kepatuhan terhadap nilai-nilai etika dan hukum Islam. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus untuk mengeksplorasi bagaimana teknologi dapat diadaptasi dalam rantai pasok sambil mematuhi prinsip syariah, termasuk aspek kehalalan produk, keadilan transaksi, dan transparansi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan teknologi seperti sistem informasi terintegrasi dan blockchain dapat mendukung transparansi dan akuntabilitas, serta meminimalkan risiko ketidakpatuhan syariah. Studi ini juga mengidentifikasi tantangan yang dihadapi dalam integrasi teknologi dan prinsip syariah, serta memberikan rekomendasi untuk pengembangan lebih lanjut dalam mengoptimalkan rantai pasok bisnis waralaba dengan tetap menjaga integritas syariah. Penelitian ini berkontribusi pada pemahaman tentang sinergi antara teknologi modern dan prinsip syariah dalam konteks manajemen rantai pasok, serta memberikan panduan praktis bagi pelaku bisnis waralaba yang ingin mematuhi norma-norma syariah.
Penerapan Hadis-hadis Dan Ayat-ayat Ekonomi Dalam Transaksi Keuangan Di Badan Amil Zakat Kolaka (BAZNAS) Amil Malik; Agista Afrilia; Muatabsyirah; Umi Ulhusna; Iftitah Amanah Bachtiar; Nur Asisah
Jurnal Ekonomi Manajemen Dan Bisnis (JEMB) Vol. 2 No. 3 (2025): Januari
Publisher : Publikasi Inspirasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62017/jemb.v2i3.3905

Abstract

Penelitian ini menganalisis penerapan prinsip-prinsip ekonomi Islam yang bersumber dari hadis dan ayat-ayat Al-Qur'an di BAZNAS(Badan amil zakat nasional) Kolaka. Dengan pendekatan kualitatif, penelitian ini mengeksplorasi bagaimana BAZNAS Kolaka mengelola zakat, infak, dan sedekah dengan fokus pada kejujuran, larangan riba, keadilan dalam distribusi, dan transparansi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa BAZNAS Kolaka telah berhasil menerapkan prinsip-prinsip tersebut melalui pengelolaan dana yang akuntabel dan program pemberdayaan ekonomi yang dirancang khusus untuk mustahik. Meskipun demikian, tantangan seperti minimnya edukasi masyarakat mengenai pentingnya zakat, keterbatasan sumber daya manusia yang kompeten, dan kendala administratif dalam menjangkau semua mustahik perlu diatasi dengan strategi yang komprehensif dan fokus. Dengan demikian, penerapan hadis-hadis dan ayat-ayat ekonomi dalam transaksi keuangan di BAZNAS Kolaka memiliki potensi yang sangat besar untuk mewujudkan kesejahteraan umat secara berkelanjutan dan memberikan dampak sosial yang positif.
PERAN ASURANSI SYARIAH DALAM MENGHADAPI RISIKO EKONOMI DI INDONESIA Iftitah Amanah Bachtiar; Anggun Pratiwi; Abd. Rizal
Jurnal Ekonomi Manajemen Dan Bisnis (JEMB) Vol. 3 No. 1 (2025): September
Publisher : Publikasi Inspirasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62017/jemb.v3i1.5724

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji peran asuransi syariah dalam menghadapi risiko ekonomi di Indonesia, baik pada tingkat individu, rumah tangga, maupun sektor usaha kecil dan menengah (UMKM). Metode penelitian yang digunakan adalah studi kepustakaan dengan pendekatan kualitatif melalui analisis berbagai literatur, jurnal, dan laporan lembaga keuangan syariah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa asuransi syariah memiliki fungsi utama sebagai instrumen perlindungan finansial terhadap kejadian tak terduga, sekaligus mendorong stabilitas ekonomi melalui pengelolaan dana peserta yang diinvestasikan pada sektor-sektor produktif sesuai prinsip syariah. Bagi UMKM, asuransi syariah berperan penting dalam menjaga kesinambungan usaha dan memberikan rasa aman dalam menjalankan aktivitas ekonomi. Meski demikian, perkembangannya masih menghadapi kendala berupa rendahnya literasi keuangan syariah, kurangnya inovasi produk, serta terbatasnya distribusi layanan di berbagai wilayah. Oleh karena itu, diperlukan upaya sinergis antara pemerintah, regulator, dan pelaku industri untuk meningkatkan literasi masyarakat, memperluas akses layanan, dan menciptakan inovasi produk agar asuransi syariah dapat berkembang lebih optimal dan berkontribusi signifikan terhadap pembangunan ekonomi nasional.
ANALISIS PERAN UMKM DALAM PENINGKATAN EKONOMI RUMAH TANGGA DI ERA DIGITAL Iftitah Amanah Bachtiar; Karmilah; Jumasrah
Jurnal Ekonomi Manajemen Dan Bisnis (JEMB) Vol. 3 No. 3 (2026): Januari
Publisher : Publikasi Inspirasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62017/jemb.v3i3.6634

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) dalam peningkatan ekonomi rumah tangga di era digital. Metode penelitian yang digunakan adalah studi literatur dengan pendekatan kualitatif deskriptif melalui analisis data sekunder dari berbagai sumber jurnal, laporan pemerintah, dan publikasi ilmiah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa UMKM memiliki peran strategis dalam meningkatkan pendapatan, kesejahteraan, dan ketahanan ekonomi rumah tangga melalui pemanfaatan teknologi digital seperti e-commerce, media sosial, dan aplikasi pembayaran digital. Transformasi digital membuka peluang UMKM untuk memperluas pasar, meningkatkan efisiensi bisnis, dan membangun daya saing. Namun, tantangan seperti literasi digital yang rendah, keterbatasan modal, infrastruktur teknologi yang belum merata, dan minimnya program pendampingan berkelanjutan masih menghambat proses digitalisasi UMKM. Kesimpulannya, UMKM digital berperan sebagai motor penggerak ekonomi rumah tangga yang mandiri dan adaptif, dengan dukungan kebijakan pemerintah yang tepat sasaran menjadi kunci keberhasilan dalam mewujudkan kesejahteraan ekonomi berkelanjutan.
URGENSI FATWA DSN-MUI TENTANG DIGITAL GOLD TRADING: SEBUAH KAJIAN MASLAHAH MASA DEPAN Iftitah Amanah Bachtiar; Umi Ulhusna; Abd. Rizal
Jurnal Ekonomi Manajemen Dan Bisnis (JEMB) Vol. 3 No. 3 (2026): Januari
Publisher : Publikasi Inspirasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62017/jemb.v3i3.7013

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis urgensi Fatwa Dewan Syariah Nasional Majelis Ulama Indonesia (DSN-MUI) Nomor 77/DSN-MUI/V/2010 tentang jual beli emas secara tidak tunai dalam konteks praktik digital gold trading ditinjau dari perspektif maṣlaḥah masa depan. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kualitatif dengan pendekatan normatif-yuridis, melalui kajian terhadap fatwa DSN-MUI, literatur fikih muamalah, serta konsep maṣlaḥah dan maqāṣid al-syarī‘ah. Data dianalisis secara deskriptif-analitis untuk memahami relevansi fatwa terhadap perkembangan transaksi emas berbasis digital. Hasil penelitian menunjukkan bahwa fatwa DSN-MUI memiliki urgensi yang tinggi dalam memberikan kepastian hukum syariah terhadap praktik digital gold trading. Kebolehan jual beli emas secara tidak tunai didasarkan pada perubahan fungsi emas yang tidak lagi berperan sebagai alat tukar resmi, melainkan sebagai komoditas. Ditinjau dari perspektif maṣlaḥah, fatwa ini mampu mewujudkan kemudahan muamalah, melindungi harta, serta mendorong kesejahteraan umat di tengah perkembangan ekonomi digital. Penelitian ini menyimpulkan bahwa fatwa DSN-MUI relevan dan adaptif dalam merespons tantangan ekonomi modern. Oleh karena itu, disarankan agar lembaga keuangan syariah dan penyedia platform digital gold trading menerapkan fatwa ini secara konsisten dengan memperhatikan prinsip transparansi, kejelasan akad, dan pengawasan syariah yang berkelanjutan.