Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search
Journal : Medika Trada

Aspek Hukum Penggunaan Ultrasonografi (USG) oleh Bidan dalam Praktik Kebidanan di Indonesia: Sebuah Kajian Literatur Rani, Destri Maya
MEDIKA TRADA : Jurnal Teknik Elektomedik Polbitrada Vol 5 No 1 (2024): MEDIKA TRADA (JTEMP) Vol 5 No 1 (2024)
Publisher : LPPM POLBITRADA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59485/jtemp.v5i1.66

Abstract

The use of Ultrasound (USG) by midwives in midwifery practice in Indonesia has become an important issue in relation to legal aspects, especially due to the absence of clear regulations governing the authority of midwives in using this technology. This study aims to review the literature on regulations, authority, and potential legal risks associated with the use of USG by midwives. The research method employed is a normative legal approach with an analysis of relevant secondary literature. The results of the study indicate that although midwives play a crucial role in maternal and child health management, the use of USG by midwives is not yet clearly regulated in the current legislation. This creates a regulatory gap that could potentially lead to legal risks for midwives. The study suggests the need for strengthening regulations, training, and clear national certification to ensure that midwives can use USG safely and in accordance with applicable legal standards in Indonesia. Keywords: ultrasound, midwife, legal aspects, regulations
EVALUASI SISTEM INFORMASI MANAJEMEN KLINIK NARENDRA MEDIKA Florentina Nadira Saniman; Nurul Widyaningrum, Bajeng; Rani, Destri Maya
MEDIKA TRADA : Jurnal Teknik Elektomedik Polbitrada Vol 5 No 2 (2024): MEDIKA TRADA (JTEMP) Vol 5 No 2 (2024)
Publisher : LPPM POLBITRADA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59485/jtemp.v5i2.84

Abstract

Clinic Management Information System (Clinic MIS) is a technology-based system that manages administrative data, medical records, and health services in clinics, which aims to improve operational efficiency and service quality through integrated information management. Considering the importance of the Minister of Health Regulation Number 24 of 2022 for the electronic medical record (EMR) system, this research using the Technology Acceptance Model (TAM) method aims to evaluate the extent to which the Narendra Medika Clinic SIM is accepted by users and to find potential obstacles in daily implementation. This study measures four dimensions of TAM: Perceived Usefulness, Perceived Ease of Use, Attitude Toward Using, and Behavioral Intention to Use. This research method was descriptive qualitative research, where data was obtained through interviews with health workers at Narendra Medika Clinic who have used the Clinic MIS for more than 6 months. The study results indicate that Clinic MIS has provided significant benefits, especially in supporting health services in the digitalization era. However, there are several obstacles, especially related to the stability of the internet network that need to be improved to ensure smooth operations. Although the accuracy of the information in Clinic MIS is good, several improvements to the features and appearance of the system, such as grouping drug stocks and updating ICD codes, are needed to improve the accuracy and convenience of use by health workers. This study recommends improving network infrastructure and developing additional features in Clinic MIS to support more optimal clinic performance.
RANCANG BANGUN ALAT LAMPU INFRA MERAH YANG DAPAT MENYESUAIKAN INTENSITAS CAHAYA DENGAN JARAK BERBASIS ARDUINO UNO Didik Iswanto, Pradipta; haris Kuspranoto, Abdul; Rani, Destri Maya
MEDIKA TRADA : Jurnal Teknik Elektomedik Polbitrada Vol 2 No 1 (2021): MEDIKA TRADA (JTEMP) VOL 2 NO. 1
Publisher : LPPM POLBITRADA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59485/jtemp.v2i1.17

Abstract

Terapi infra merah adalah salah satu jenis terapi dalam bidang fisioterapi yang menggunakan gelombang elektromagnetik infra merah dengan rentang panjang gelombang 750 nm-100 μm, dan frekuensi 400 THz-3 THz. Alat terapi infra merah yang ada saat ini masih dioperasikan secara manual, tidak terdapat jarak aman penyinaran. Lama waktu penyinaran adalah 10 – 30 menit, untuk jarak penyinaran 45 – 60 cm. Untuk itu penelitian ini bertujuan untuk membuat dan merancang alat yang dapat menyesuaikan tingkat cahaya infra merah berdasarkan jarak, dengan menggunakan sensor ultrasonic HC-SR04 sebagai sensor jaraknya, modul AC Light Dimmer sebagai control intensitas infra merah dan Arduino akan memproses data. Pengambilan data pada penelitian ini berdasarkan 10 kali pengujian alat. Pengujian dilakukan dengan menggunakan penggaris dan multimeter untuk melihat jarak dan tegangan pada alat. Hasil dari penelitian ini adalah pengukuran jarak 45 cm dihasilkan simpangan error sebesar 0, untuk waktu terapi 30 menit dihasilkan error sebesar 0,014%.
EVALUASI PENERAPAN SISTEM INFORMASI MANAJEMEN PUSKESMAS (SIMPUS) DENGAN MENGGUNAKAN METODE HOT FIT DI PUSKESMAS KEDUNGMUNDU SEMARANG Rani, Destri Maya; Widyaningrum, Bajeng Nurul; Puspita, Rina
MEDIKA TRADA : Jurnal Teknik Elektomedik Polbitrada Vol 2 No 1 (2021): MEDIKA TRADA (JTEMP) VOL 2 NO. 1
Publisher : LPPM POLBITRADA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59485/jtemp.v2i1.16

Abstract

Penerapan Sistem Informasi Manajemen Puskesmas di Puskesmas Kedungmundu Semarang dimulai pada tahun lalu yaitu tahun 2019. Evaluasi sebagai sebuah proses menentukan hasil yang telah dicapai dari beberapa kegiatan yang direncanakan untuk mendukung tercapainya tujuan, yang artinya dalam penerapan SIMPUS selama ini di Puskesmas Kedungmundu cukup untuk melakukan evaluasi selama penerapan dan proses menentukan hasil yang telah dicapai dari beberapa kegiatan yang direncanakan untuk mendukung tercapainya tujuan Puskesmas selama satu tahun penerapannya. Tujuan penelitian untuk mengevaluasi penerapan SIMPUS di Puskesmas Kedungmundu Semarang dengan metode HOT Fit yang meliputi karakteristik manusia, organisasi, dan Teknologi yang mempengaruhi penggunaan SIMPUS. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif yang dilakukan dengan wawancara dan Studi Dokumen. Subjek penelitian adalah 7 pengguna SIMPUS di Puskesmas Kedungmundu Semarang. Karakteristik manusia dan organisasi sudah sesuai dan sudah didukung sepenuhnya oleh organisasi, hanya saja dalam penerapannya teknologi kualitas jaringan sedikit mengganggu dalam proses pelayanan di Puskesmas Kedungmundu karena jika jaringan sedang bermasalah semua akan terhambat dan aksesnya akan menjadi lama. Selain itu, kondisi fasilitas di Puskesmas Kedungmundu Semarang sudah cukup memadai kecuali fasilitas yang ada di PKD/Pustu. Penerapan SIMPUS pada karakteristik teknologi secara umum sudah baik. Akan tetapi, penambahan daya untuk kelancaran koneksi harus ditambah karena dapat mengganggu kelancaran akses SIMPUS.