Articles
EDUKASI MENGENAI ASPEK KEAMANAN INFORMASI DATA PASIEN PADA PENERAPAN RME DI RSI SULTAN AGUNG
Rani, Destri Maya;
Bajeng Nurul Widyaningrum;
Lutfiyah Rizqulloh
PAKDEMAS : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 4 No 1 (2024): Desember
Publisher : Fakultas Pertanian
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.58222/pakdemas.v4i1.328
Rekam medis adalah catatan kesehatan yang memenuhi persyaratan peraturan perundang-undangan yang berlaku, dan informasi pasien harus dirahasiakan oleh petugas pelayanan kesehatan. Berkembangnya teknologi informasi di bidang kesehatan, Rekam Medis Elektronik (RME) menjadi solusi penting. Namun, penggunaan RME harus mematuhi prinsip keamanan data, termasuk kerahasiaan, integritas, dan ketersediaan, untuk melindungi data dari akses ilegal. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk memperkuat pemahaman petugas rekam medis dan tim IT di RSI Sultan Agung mengenai pentingnya aspek keamanan informasi dalam penerapan RME. Kegiatan dilakukan pada bulan Juli 2024 dengan melibatkan 10 peserta, terdiri dari petugas rekam medis dan tim IT, melalui metode Focus Group Discussion (FGD). Diskusi dan edukasi terkait analisis enam prinsip keamanan informasi disampaikan untuk meningkatkan pengetahuan peserta. Hasil dari kegiatan ini menunjukkan bahwa peserta memiliki pemahaman yang lebih baik tentang prinsip keamanan informasi, serta meningkatkan kesadaran mereka akan pentingnya menjaga kerahasiaan dan integritas data pasien dalam sistem RME. Kegiatan pengabdian ini berhasil mencapai tujuannya dengan meningkatkan pemahaman dan komitmen petugas dalam menerapkan prinsip-prinsip keamanan informasi. Dengan demikian, diharapkan penerapan RME di RSI Sultan Agung dapat berlangsung dengan lebih aman dan efisien. Kata Kunci: keamanan informasi, RME, data
Information Security Evaluation of the Electronic Medical Records System at Sultan Agung Islamic Hospital
Rani, Destri Maya;
Nurul Widyaningrum, Bajeng
Jurnal Manajemen Informasi Kesehatan (Health Information Management) Vol. 10 No. 1 (2025): Health Information and Management
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Sapta Bakti
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.51851/jmis.v10i1.636
In the digital era, the use of Electronic Medical Records (EMR) is crucial for improving the effectiveness and accuracy of healthcare services. However, this advancement also brings new challenges related to the security and privacy of patient data. This study aims to evaluate the information security aspects of the EMR at Sultan Agung Islamic Hospital (RSI) Semarang using a Gap Analysis model based on the ISO 27001 standard. The study was conducted using a case study and concurrent mixed methods, involving five key informants, including the head of IT, the head of medical records, and the medical records officer. Data were analyzed using a Gap Analysis checklist and in-depth interviews. The results showed that only 40% of the 108 clauses of the ISO 27001 requirements were met, indicating the need for significant improvements in information security. The implementation of encryption technology, multi-factor authentication, and data security regulations are proposed to provide stronger protection for patient data. This study is expected to increase patient confidence in the privacy of their data and provide a benchmark for other healthcare facilities in managing data securely and efficiently.
Penyuluhan Peran Remaja Dalam Pencegahan Stunting
Rani, Destri Maya;
Rina Puspita;
Diah Kari Artati
ENGAGEMENT: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 2 No. 3 (2023): Community Empowerment and Services
Publisher : Perkumpulan Dosen Fakultas Agama Islam Indramayu
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.58355/engagement.v2i3.33
Kegagalan pertumbuhan pada anak-anak merupakan bentuk kekurangan gizi yang paling umum secara global yang dikenal dengan stunting. Stunting merupakan salah satu target Sustainable Development Goal (SDGs) yang termasuk pada tujuan pembangunan berkelanjutan ke-2. Berbagai pendekatan multi-aspek yang melibatkan berbagai sektor. Melalui sektor Pendidikan, dapat berkontribusi dengan memberikan informasi dan mempromosikan perubahan perilaku untuk memperbaiki praktik gizi (Latifa, 2018). Penyebaran informasi utamanya melibatkan generasi muda/ remaja, karena memiliki peran yang sangat penting untuk keberlangsungan masa depan suatu bangsa. Setelah dilakukan penyuluhan diharapkan kepada remaja siswa/siswi SMA perwakilaan dari PMR Wira di Kota Semarang agar bisa meningkatkan pengetahuan tentang stunting dan mampu berperan aktif dalam pencegahan stunting. Dengan begitu, diharapkan dapat meningkatkan kualitas kesehatan dan kesejahteraan anak-anak Indonesia di masa depan, serta membantu mencapai tujuan pembangunan berkelanjutan di bidang kesehatan. Pelaksanaan pengabdian kepada masyarakat yang dilakukan dengan metode Community Based Participatory Research berupa edukasi atau penyuluhan tentang peran remaja dalam pencegahan stunting yang dilaksanakan pada pada 03 Juli 2023. Pengabdian masyarakat ini dihadiri oleh 24 siswa/siswi SMA perwakilaan dari PMR Wira di Kota Semarang, dengan tahapan melakukan perencanaan, pelaksanaan, evaluasi dan monitoring. Kegiatan ini dilakukan oleh Dosen Politeknik Bina Trada Semarang berjalan sesuai rencana, terlihat dari antusias peserta.
RANCANG BANGUN ALAT LAMPU INFRA MERAH YANG DAPAT MENYESUAIKAN INTENSITAS CAHAYA DENGAN JARAK BERBASIS ARDUINO UNO
Didik Iswanto, Pradipta;
haris Kuspranoto, Abdul;
Rani, Destri Maya
MEDIKA TRADA : Jurnal Teknik Elektomedik Polbitrada Vol 2 No 1 (2021): MEDIKA TRADA (JTEMP) VOL 2 NO. 1
Publisher : LPPM POLBITRADA
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.59485/jtemp.v2i1.17
Terapi infra merah adalah salah satu jenis terapi dalam bidang fisioterapi yang menggunakan gelombang elektromagnetik infra merah dengan rentang panjang gelombang 750 nm-100 μm, dan frekuensi 400 THz-3 THz. Alat terapi infra merah yang ada saat ini masih dioperasikan secara manual, tidak terdapat jarak aman penyinaran. Lama waktu penyinaran adalah 10 – 30 menit, untuk jarak penyinaran 45 – 60 cm. Untuk itu penelitian ini bertujuan untuk membuat dan merancang alat yang dapat menyesuaikan tingkat cahaya infra merah berdasarkan jarak, dengan menggunakan sensor ultrasonic HC-SR04 sebagai sensor jaraknya, modul AC Light Dimmer sebagai control intensitas infra merah dan Arduino akan memproses data. Pengambilan data pada penelitian ini berdasarkan 10 kali pengujian alat. Pengujian dilakukan dengan menggunakan penggaris dan multimeter untuk melihat jarak dan tegangan pada alat. Hasil dari penelitian ini adalah pengukuran jarak 45 cm dihasilkan simpangan error sebesar 0, untuk waktu terapi 30 menit dihasilkan error sebesar 0,014%.
Edukasi Pentingnya Donor Darah Bagi Masyarakat
aba, Muhammad Ulin Nuha;
Kuspranoto, Abdul Haris;
Muslihun, Muslihun;
Puspita, Rina;
Rani, Destri Maya
Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara Vol. 6 No. 1 (2025): Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara Edisi Januari - Maret
Publisher : Lembaga Dongan Dosen
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.55338/jpkmn.v6i1.5298
Masyarakat mempunyai peran yang sangat penting untuk memenuhi stok darah di Indonesia. Semakin banyak masyarakat yang mendonor darahnya, maka kebutuhan stok darah akan tercukupi. Namun, kesadaran masyarakat tentang manfaat dan pentingnya donor darah masih kurang. Tingginya kebutuhan darah di Indonesia dan kurangnya kesadaran masyarakat terhadap pentingnya donor darah mendorong civitas akademik Politeknik Bina Trada Semarang melakukan sosialisasi kepada masyarakat tentang pentingnya donor darah dengan tujuan sebagai bakti sosial kepada masyarakat, mewujudkan sikap peduli dan sukarela kita dalam membantu sesama, mengedukasi pentingnya donor darah bagi masyarakat, memperbaiki kesalahfahaman masyarakat terhadap donor darah dan transfusi darah, dan memberikan pengecekan kesehatan gratis bagi masyarakat. Kegiatan ini dilaksanakan di Aula Kelurahan Tembalang Semarang dengan sasaran peserta anggota kelompok PKK Kelurahan Tembalang, pemerintah Kelurahan Tembalang, dan masyarakat umum. Secara umum acara berjalan dengan baik dan lancar.
Peran Jaksa dalam Penegakan Hukum terhadap Kasus Korupsi dengan Tindak Pidana Pencucian Uang di Indonesia
Jannah, Raudhotul;
Rani, Destri Maya;
Rudianto, Pandef
Indonesian Research Journal on Education Vol. 5 No. 1 (2025): Irje 2025
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/irje.v5i1.2100
Korupsi merupakan masalah fundamental yang menghambat pertumbuhan ekonomi, memperburuk ketimpangan sosial, dan menggerus kepercayaan masyarakat terhadap lembaga negara. Jaksa memiliki peran vital dalam penegakan hukum terhadap kasus korupsi yang sering kali dikaitkan dengan tindak pidana pencucian uang (TPPU). Artikel ini bertujuan untuk menganalisis peran jaksa dalam upaya pemberantasan korupsi dengan pendekatan normatif. Berdasarkan kajian terhadap peraturan perundang-undangan yang berlaku di Indonesia, jaksa diharapkan mampu menjalankan tugas secara efektif dan transparan. Artikel ini menyajikan hasil penelitian normatif, tinjauan pustaka, serta analisis terhadap kasus-kasus korupsi dan TPPU yang ditangani oleh kejaksaan.
EVALUASI PENERAPAN SISTEM INFORMASI MANAJEMEN PUSKESMAS (SIMPUS) DENGAN MENGGUNAKAN METODE HOT FIT DI PUSKESMAS KEDUNGMUNDU SEMARANG
Rani, Destri Maya;
Widyaningrum, Bajeng Nurul;
Puspita, Rina
MEDIKA TRADA : Jurnal Teknik Elektomedik Polbitrada Vol 2 No 1 (2021): MEDIKA TRADA (JTEMP) VOL 2 NO. 1
Publisher : LPPM POLBITRADA
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.59485/jtemp.v2i1.16
Penerapan Sistem Informasi Manajemen Puskesmas di Puskesmas Kedungmundu Semarang dimulai pada tahun lalu yaitu tahun 2019. Evaluasi sebagai sebuah proses menentukan hasil yang telah dicapai dari beberapa kegiatan yang direncanakan untuk mendukung tercapainya tujuan, yang artinya dalam penerapan SIMPUS selama ini di Puskesmas Kedungmundu cukup untuk melakukan evaluasi selama penerapan dan proses menentukan hasil yang telah dicapai dari beberapa kegiatan yang direncanakan untuk mendukung tercapainya tujuan Puskesmas selama satu tahun penerapannya. Tujuan penelitian untuk mengevaluasi penerapan SIMPUS di Puskesmas Kedungmundu Semarang dengan metode HOT Fit yang meliputi karakteristik manusia, organisasi, dan Teknologi yang mempengaruhi penggunaan SIMPUS. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif yang dilakukan dengan wawancara dan Studi Dokumen. Subjek penelitian adalah 7 pengguna SIMPUS di Puskesmas Kedungmundu Semarang. Karakteristik manusia dan organisasi sudah sesuai dan sudah didukung sepenuhnya oleh organisasi, hanya saja dalam penerapannya teknologi kualitas jaringan sedikit mengganggu dalam proses pelayanan di Puskesmas Kedungmundu karena jika jaringan sedang bermasalah semua akan terhambat dan aksesnya akan menjadi lama. Selain itu, kondisi fasilitas di Puskesmas Kedungmundu Semarang sudah cukup memadai kecuali fasilitas yang ada di PKD/Pustu. Penerapan SIMPUS pada karakteristik teknologi secara umum sudah baik. Akan tetapi, penambahan daya untuk kelancaran koneksi harus ditambah karena dapat mengganggu kelancaran akses SIMPUS.
Pengembanganan Desain Map Rekam Medis di Klinik PMI Kota Semarang
Rani, Destri Maya;
Sumarno, Ofa
Jurnal Rekam Medis & Manajemen Infomasi Kesehatan Vol. 1 No. 2 (2021): Desember 2021
Publisher : Universitas Nasional Karangturi
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (458.928 KB)
|
DOI: 10.53416/jurmik.v1i2.39
Map rekam medis digunakan untuk memelihara keutuhan formulir rekam medis dan mencegah terlepas atau robek akibat sering dibolak-balik. Klinik PMI Kota Semarang menggunakan map rekam medis dalam melindungi formular rekam medis. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan desain map rekam medis di Klinik Pratama Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Semarang. Penelitian ini menggunakan penelitian deskriptif, dengan pendekatan studi kasus. Lokasi penelitian ini di Klinik PMI Kota Semarang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perancangan ulang map rekam medis berdasarkan aspek fisik dengan penambahan tab tambahan untuk nomor rekam medis dengan posisi landscape berukuran Panjang 35cm dengan lebar 23,5 cm dengan bahan kertas Artcarton 310 gsm, serta posisi punggung map ada dibawah. Penambahan kode atau label warna untuk penomoran rekam medis. Dari aspek anatomi, ditambahkan Nomor Kode dan Revisi. Sedangkan Sebaiknya Aspek isi pada map rekam medis dengan penggunaan aspek “kelengkapan item”, perancangan ulang map rekam medis untuk diterapkan dalam pelaksanaan pelayanan di Klinik PMI Kota Semarang, maka penggunaan Singkatan dan Istilah. Agar dapat memperbaiki kualitas map rekam medis di Klinik PMI Kota Semarang, maka hasil perancangan ulang map rekam medis ini dapat menjadi pertimbangan untuk dapat diterapkan di Klinik PMI Kota Semarang. Kata Kunci: Desain Formulir; Pengembangan Map; Rekam Medis
Analisis Penggunaan Tracer di Klinik Pratama PMI Kabupaten Pati
Wiansah, Rizal Andina;
Rani, Destri Maya;
Widyaningrum, Bajeng Nurul
Jurnal Rekam Medis & Manajemen Infomasi Kesehatan Vol. 2 No. 2 (2022): Desember 2022
Publisher : Universitas Nasional Karangturi
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.53416/jurmik.v2i2.108
Rekam medis adalah berkas yang berisikan catatan tentang identitas pasien, pemeriksa, pengobatan,tindakan, dan pelayanan kesehatan lainnya yang telah di berikan kepada pasien. Rekam medis bersifat rahasiasehingga perlu di jaga keamanannya, maka dari itu rekam medis yang keluar dari ruang filing seharusnyadisisipi tracer agar diketahui keberadaan dan penggunaannya. Tracer merupakan alat pengganti dokumenrekam medis. Tracer berfungsi sebagai kartu pelacak dokumen rekam medis yang keluar dari ruang filingdan dapat meminimalisir terjadinya missfile pada dokumen rekam medis. Penggunaan tracer bertujuansebagai penunjang tercapainya tertib administrasi dalam rangka upaya peningkatan mutu pelayanankesehatan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui analisis penggunaan tracer pada pengambilandokumen rekam medis di Klinik Pratama Kabupaten Pati tahun 2022. Jenis penelitian ini merupakanpenelitian kualitatif dengan metode pengumpulan data observasi dan wawancara kepada Informan Inti yangterdiri dari karyawan Klinik dan Informan Triangulasi yang terdiri dari Penanggung Jawab Klinik dan KepalaBagian Pelayanan Klinik Pratama PMI Kabupaten Pati dengan menggunakan teori fungsi manajemen POAC(Planning, Organizing, Actuating, Controlling) dalam menganalisis penggunaan tracer pada pengambilandokumen rekam medis. Hasil Penelitian yang diperoleh yaitu kurangnya SDM menjadi faktor utamapermasalahan penanganan rekam medis di klinik, selain itu belum ada SOP yang mengatur tentang rekammedis, program kerja klinik, serta sarana dan prasarana yang belum memadai menjadi salah satu permasanlahyang dialami klinik. Pengetahuan SDM tentang tracer juga masih kurang, sehingga di Klinik Pratama PMIPati belum menerapkan sistem tracer dalam rekam medis, hal ini merupakan faktor utama dalampermasalahan terjadinya missfile di klinik.
TRANSFORMASI PRASANGKA DENGAN LAW OF ATTRACTION: MEMBANGUN PIKIRAN POSITIF DI LINGKUNGAN KERJA
Widyaningrum, Bajeng Nurul;
Rani, Destri Maya;
Rizqulloh, Lutfiyah;
Nadiah, Salma;
Prabowo, Hendro
Jurnal Pengabdian Multidisiplin dan Pemberdayaan Masyarakat Vol 1 No 1 (2024): ABDIKES TRADA : JURNAL PENGABDIAN MULTIDISIPLIN DAN PEMBERDAYAAN MASYARAKAT
Publisher : LPPM POLBITRADA
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.59485/abdikestrada.v1i1.55
Transformasi prasangka negatif di lingkungan kerja merupakan tantangan yang signifikan bagi banyak organisasi. Prasangka yang tidak berdasar dan stereotip negatif dapat menghambat produktivitas serta merusak harmoni antar karyawan. Law of Attraction merupakan konsep untuk menarik pengalaman dan kejadian serupa dalam hidup kita dengan menawarkan pendekatan yang inovatif. Law of Attraction dapat membantu mengubah prasangka negatif menjadi prasangka positif. Kegiatan bertujuan untuk memperkenalkan dan mengimplementasikan prinsip-prinsip Law of Attraction sebagai alat untuk mentransformasi prasangka negatif di lingkungan kerja. Serangkaian kegiatan interaktif melibatkan 115 peserta dari PMI Kota Semarang. Metode pelaksanaan meliputi identifikasi dan analisis kebutuhan melalui survei dan Focus Group Discussion (FGD), pengembangan materi, pelaksanaan, evaluasi dan publikasi. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa memberikan edukasi Transformasi Prasangka Dengan Law Of Attraction: “Membangun Pikiran Positif di Lingkungan Kerja” memberikan dampak pada pegawai dengan rata-rata peningkatan pengetahuan yang diperoleh -2,261. Hasil Paired Samples Test diperoleh 0,002 (p-value ≤ 0,05) yang bermakna ada perbedaan yang signifikan secara statistik antara sebelum dan sesudah dilakukanya penyuluhan. Membangun pikiran positif di lingkungan kerja melalui penerapan Law of Attraction diharapkan dapat tercipta budaya organisasi yang lebih inklusif, saling menghargai, dan produktif. Transformasi ini memberikan manfaat yang signifikan bagi individu karyawan, dinamika tim, dan keberhasilan organisasi secara keseluruhan.